Lolos ke 16 Besar, Liverpool Paling Diunggulkan Juara Liga Champions

Opta memprediksi Liverpool sebagai kandidat teratas kampiun Liga Champions. Arne Slot melarang timnya mengendurkan performa di dua laga pamungkas.

11 Des 2024 14:09 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

GIRONA, RABU — Liverpool telah memastikan diri sebagai tim pertama yang lolos ke fase 16 besar Liga Champions 2024-2025. Kemenangan 1-0 atas Girona melalui eksekusi penalti Mohamed Salah, Rabu (11/12/2024), di Stadion Montilivi, Spanyol, memastikan ”Si Merah” masih sempurna dan tak terusik lagi menyegel satu tempat di zona delapan besar.

Enam kemenangan dalam enam laga sudah membuktikan Liverpool tak tertandingi pada paruh pertama musim ini. Perjalanan tanpa sekali pun kehilangan poin di fase awal Liga Champions semakin menegaskan Arne Slot telah mengantarkan Liverpool ke dimensi lain. Dimensi superioritas yang sulit ditandingi di Inggris, sekaligus Eropa.

Sebelum menaklukkan Girona, Liverpool lebih dulu menaklukkan dua tim finalis kompetisi antarklub Eropa musim lalu di Stadion Anfield. Mereka adalah Leverkusen yang dibenamkan 4-0, lalu Real Madrid, juara Liga Champions, pulang dengan kekalahan 2-0.

Liverpool juga mampu mengatasi hadangan tim-tim yang berpeluang menghadirkan kejutan, seperti AC Milan, Bologna, dan RB Leipzig. Konsistensi raihan tripoin itu menjadi penegas langkah Liverpool mulus menuju fase gugur.

Dengan koleksi 18 poin, secara matematis tidak ada tim lain di luar zona delapan besar yang bisa melampaui perolehan poin Liverpool. Atalanta yang duduk di peringkat kesembilan hanya maksimal mengemas 17 poin di sisa dua laga pamungkas.

Penyerang Liverpool Mohamed Salah melakukan tendangan penalti saat laga Liga Champions melawan Girona di Stadion Montilivi, Girona, Rabu (11/12/2024) dini hari WIB. Gol penalti Salah menjadi penentu kemenangan Liverpool, 1-0.

Tim lain di dalam zona delapan besar, yaitu Borussia Dortmund dan Barcelona, akan bertarung pada Kamis (12/12/2024) dini hari WIB. Begitu pun duo tim di peringkat ke-10 dan ke-11, yaitu Arsenal dan AS Monaco, juga bakal saling mengalahkan di laga kelima, Kamis WIB. Kondisi itu kian menegaskan langkah Liverpool untuk menjadi tim pertama menembus fase gugur.

Manajer Liverpool Arne Slot mengaku puas dengan hasil akhir di semua enam laga yang telah dilalui. Namun, lanjut juru taktik asal Belanda itu, dirinya kecewa dengan performa anak asuhannya di pertandingan melawan Girona.

Walaupun mampu menjaga gawang yang dikawal Alisson Becker nirbobol, lini serang Liverpool tampil melempem. Mereka tidak mampu menaklukkan pertahanan Girona, tim debutan Liga Champions, meski mengkreasi 15 tembakan dengan 1,89 expected goals.

”Kami kurang intens untuk menekan Girona. Kami juga tidak cukup agresif ketika kehilangan bola,” kata Slot tentang hal yang tidak membuatnya puas dengan permainan anak asuhannya di Montilivi.

Slot pun mengingatkan anak asuhannya untuk menjaga performa di laga-laga selanjutnya. Ia ingin Salah dan kawan-kawan tidak mengendurkan penampilan pada dua laga tersisa di fase liga, Januari 2025. ”Si Merah” akan menjamu Lille di Anfield, kemudian bertandang ke markas PSV Eindhoven.

Gelandang Girona Donny van de Beek menginjak kaki penyerang Liverpool Luis Diaz di kotak penalti pada laga Liga Champions di Stadion Montilivi, Girona, Rabu (11/12/2024) dini hari WIB. Pelanggaran ini berbuah penalti bagi Liverpool.

"Kami mungkin menganggap sebuah pujian dengan apa yang telah kami lakukan dan kualitas pemain kami, jika menyaksikan setiap lawan bermain berbeda setiap menghadapi kami. Tentu mustahil mengontrol penuh pertandingan, tetapi kami seharusnya bisa tampil lebih baik,” ucapnya.

Dengan ambisi besar itu, tak salah jika Opta menganggap Liverpool sebagai satu-satunya tim yang bisa menutup fase awal Liga Champions musim ini dengan koleksi poin sempurna alias 24 poin. Menurut Opta, probabilitas Liverpool tak kehilangan poin dalam delapan laga mencapai 18,8 persen.

Meningkat pesat

Melalui simulasi superkomputer, Opta juga menghitung peningkatan signifikan kans juara Liverpool di Liga Champions. Sebelum laga pertama musim ini dimulai, peluang kampiun Liverpool hanya 4,6 persen.

Kini, Opta menilai Liverpool sebagai kandidat terbesar juara Liga Champions. Probabilitas mereka mengangkat trofi ”Si Kuping Lebar” pada pengujung musim ini mencapai 20,7 persen. Adapun kans mereka menembus semifinal juga yang paling tinggi dengan 51,3 persen.

Rio Ferdinand, mantan pemain Manchester United dan tim nasional Inggris, menilai amat bijaksana jika banyak pihak memfavoritkan Liverpool sebagai calon kuat juara Liga Champions edisi 2024-2025. Ferdinand sepakat dengan peringatan yang disampaikan Slot agar anak asuhannya tidak mengalami penurunan performa.

Pelatih Liverpool Arne Slot memeluk bek Joe Gomez selepas pertandingan melawan Girona pada laga Liga Champions di Stadion Montilivi, Rabu (11/12/2024) dini hari WIB.

”Dengan menyaksikan penampilan mereka, saat ini mereka adalah favorit terbaik juara. Namun, trofi belum akan diserahkan saat ini,” ucap Ferdinand, yang menjadi bagian skuad MU ketika juara Liga Champions 2007-2008, kepada TNT Sports.

Ferdinand menambahkan, Liverpool perlu memberikan istirahat kepada dua bintang mereka, Virgil van Dijk dan Salah, pada dua pertandingan pamungkas di fase liga. Hal itu demi menyegarkan kondisi dua pemain itu menjelang fase gugur yang dimulai Maret 2025.

Selain itu, lanjutnya, Slot butuh menemukan pemain baru yang dibutuhkan untuk menambah alternatif permainan Liverpool pada periode penting musim ini.

Eks bek sayap Liverpool periode 2000-an, Stephen Warnock, menganggap Liverpool telah menjelma menjadi tim yang menakutkan bagi siapa pun di Liga Inggris dan Liga Champions. ”Liverpool memberikan pertandingan yang sangat sulit bagi tim mana pun musim ini,” ucap Warnock kepada BBC.

Dengan lolos langsung ke babak 16 besar, Liverpool akan menunggu lawan dari pemenang duel playoff 16 besar. Babak playoff itu akan mempertemukan tim-tim yang menghuni peringkat kesembilan hingga ke-24. Laga itu akan digelar dalam dua leg pada Februari mendatang.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto