Masyarakat Philadelphia punya hidangan khas: ”scrapple”, yaitu bungkahan padat tetelan daging dan tulang babi. Tiap tahun diadakan lomba mengukir ”scrapple”.
12 Okt 2025 14:07 WIB · Internasional
Di Philadelphia, Amerika Serikat, ada makanan khas yang dibawa imigran Jerman, yaitu scrapple. Kudapan ini adalah bahan makan padat campuran dari tetelan daging dan tulang babi, jagung, dan tepung. Scrapple biasa disantap untuk sarapan.
Bentuknya seperti bongkahan padat dan jadi salah satu menu khas Philadeplhia. Sebagai bentuk kecintaan pada scrapple, masyarakat setempat memiliki kontes unik, yakni mengukir scrapple.
Dilaporkan Associated Press pada Sabtu (11/10/2025) malam waktu Philadelphia atau Minggu dini hari WIB, kontes tahun ini digelar pada Jumat (10/10/2025). Peserta memilih bongkahan scrapple dari yang terkecil berukuran 5 pound (hampir 2,3 kilogram). Pemenang kontes tahun ini adalah Patrick Mosser, yang mengalahkan 11 peserta lainnya.
Mereka diberi waktu mengukir scrapple selama 90 menit dengan berbagai bentuk. Juri ahli adalah Sasha Suda, Direktur Eksekutif Museum Seni Philadelphia.
Mosser menceritakan, ukirannya menggambarkan benturan antara Pelatih Nick Siriani dari klub sepak bola AS, Philadephia Eagles, melawan Michelangelo Merisi da Caravaggio—pelukis Italia era Barok abad ke-15. Mereka bertumbukan dalam posisi mush push seperti di pertandingan sepak bola Amerika di liga NFL.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/10/12/aa52ed8b1f7fc693ea5aa720f1fbd5d7-Scrapple_Sculpting_133241580.jpg)
Scrapple, yang diukir, disiapkan berjam–jam hingga menjadi bongkahan padat. Marlin Dietrich, pemilik Dietrichs Meats and Country Store di Pennsylvania, mengatakan bisa menjual 140 kilogram scrapple tiap pekan.
Scrapple diolah dari potongan daging dan tulang. Mirip olahan Tengkleng Solo. Bumbunya, antara lain, garam, merica, dan coriander. Scrapple dari tempat Dietrich dibuat menggumpal dengan tepung dan buliran jagung panggang.
Setelah jadi, scrapple buatannya biasa disantap bersama saus apel. ”Saya biasa menyantap sepekan dua kali untuk sarapan. Kalau dijadikan bahan ukiran, sayang sekali, membuang–buang makanan,” kata Dietrich.
Tahun ini, pemenang mendapat hadiah berupa kupon belanja bernilai 100 dollar AS. Selain itu, hadiahnya berupa patung kecil berwujud babi. Masih mending dibandingkan pemenang 2024 yang mendapatkan telur ayam satu stoples.
Biasanya, selepas kontes, hasilnya akan dipamerkan. Selain lomba mengukir scrapple, diadakan juga acara mencicip scrapple panggang, sandwich scrapple, kue apel scrapple, dan kudapan scrapple. Bahkan, dihadikan pula steik keju scrapple! (AP)
Penulis:
Iwan SantosaEditor:
Kris MadaPenyelaras Bahasa:
FX Sukoto