Ademola Lookman, Kepingan ”Tridente” Impian Chivu di Inter Milan

Cristian Chivu menginginkan pemain serang Atalanta, Ademola Lookman, untuk menyempurnakan pola ”tridente” yang dinamis dengan lebih banyak dribel di Inter Milan.

18 Jul 2025 19:00 WIB · Olahraga

Oleh Agung Setyahadi

MILAN, JUMAT — Ademola Lookman menjadi topik hangat pekan ini menyusul kabar Inter Milan telah mengajukan tawaran resmi untuk memboyong penyerang sayap Atalanta itu. Manuver klub berjuluk ”I Nerazzurri” ini cukup mengejutkan mengingat skuad asuhan Cristian Chivu itu sudah memiliki lima penyerang. Perburuan ini menjadi petunjuk awal dari pola permainan Inter di bawah Chivu musim ini dengan tiga predator gol yang fleksibel dan dinamis.

Lookman mendapatkan status sebagai salah satu penyerang sayap top berkat kiprahnya di Atalanta, yaitu sebagai motor serangan. Pemain asal Nigeria itu menyuntikkan energi, kecepatan, serta gedoran ke lini pertahanan lawan berkat kelincahan dan kemampuan menggiring bola melewati pemain lawan. Lookman juga mampu menyegarkan permainan dengan tusukan cepat dari sisi kiri ke jantung pertahanan lawan yang sering di luar dugaan.

Dinamika dan efek kejut dari Lookman itu sepertinya menjadi benang merah strategi yang akan diterapkan oleh Chivu di Inter Milan musim ini. Mantan pemain bertahan itu jelas akan mempertahankan pola 3-5-2 yang sebelumnya menjadi pakem Simone Inzaghi, pelatih Inter sebelumnya.

Namun, Chivu menerapkan pola itu dengan lebih fleksibel, seperti saat Inter menjalani Piala Dunia Antarklub 2025. Kelenturan pola permainan Inter langsung terlihat dalam laga perdana turnamen itu melawan Monterrey. Pola permainan itu menjadi wajah baru Inter dalam laga-laga berikutnya hingga Nerazzurri secara mengejutkan disingkirkan oleh Fluminense.

Atalanta's Nigerian forward #11 Ademola Lookman (R) fights for the ball with Napoli's Scottish midfielder #08 Scott Mc Tominay during the Italian Serie A football match betwwen Atalanta and Napoli at the Atleti Azzurri d'Italia stadium in Bergamo on January 18, 2025. (Photo by Alberto PIZZOLI / AFP)

Dalam ajang Piala Dunia Antarklub itu, Lautaro Martinez dan kawan-kawan tidak kaku dalam pola 3-5-2 dan dinamis menjalankan pola 3-4-1-2 atau 3-4-2-1. Dinamika pola permainan inilah yang akan menjadi lebih tajam dengan kehadiran Lookman. Pemain kelahiran London berusia 27 tahun itu akan menghidupkan aliran bola ke Lautaro Martinez dan Marcus Thuram dengan kemampuan dribel yang solid.

Inter saat ini tidak memiliki pemain serang yang memiliki karakter bermain seperti Lookman. Kondisi itulah yang membuat Inter kesulitan saat melawan Fluminense yang menerapkan pola low block atau menumpuk pemain di belakang untuk bertahan ketat. Dalam laga itu, Chivu bahkan sempat memainkan pola 4-4-2 yang merupakan eksperimen di tengah kebuntuan menembus pertahanan klub Brasil itu.

”Itu adalah ujian karena apa yang telah dilakukan hingga saat itu belum cukup. Kami membentur tiang gawang dan mistar, memiliki beberapa peluang. Peluangnya bisa saja berbeda, tetapi sayangnya tidak hari ini,” ujar Chivu di kanal Inter Milan seusai kalah 0-2 dari Fluminense.

Solusi

Sementara untuk menghadapi lawan yang menerapkan man to man marking sepeti yang diterapkan oleh River Plate dalam laga ketiga Grup E Piala Dunia Antarklub, Inter mampu menemukan solusi. Mereka mampu tampil solid di babak kedua dengan membangun serangan dari belakang. Kemudian, para pemain serang terkoneksi dan membuahkan dua gol tanpa balas.

Pelatih Kepala Inter Milan Christian Chivu menyaksikan penampilan timnya saat berhadapan dengan Fluminense dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 di Stadion Bank of America, Charlotte, Selasa (1/7/2025) WIB.

Lini serang Inter kini menjadi fokus polesan Chivu untuk menghadirkan variasi serangan serta kejutan. Lookman, dengan kemampuan dribel yang kuat, sepertinya menjadi kunci dari pola tiga penyerang fleksibel yang akan diterapkan oleh Chivu. Pola permainan dengan tridente ini jelas tidak seperti gaya Serie A lama di era 1980-an hingga 1990-an.

Jika Lookman berlabuh di Inter, mereka akan memiliki enam striker, jumlah yang terlalu banyak jika hanya menurunkan dua penyerang.

Lima pemain serang yang kini sudah dimiliki oleh Inter adalah Martinez, Thuram, Ange-Yoan Bonny yang diboyong dari Parma, penyerang 19 tahun Francesco Pio Esposito, serta Davide Frattesi yang dikabarkan memperpanjang kontrak dengan Inter. Sementara Joaquin Correa dan Marko Arnautovic dilepas oleh Inter.

Quote

Saya bisa salah, tetapi saat ini saya masih memegang Inter (yang terkuat). Lebih lagi jika Lookman datang. (Christian Vieri)

Namun, transfer Lookman belum final. Atalanta, dikabarkan oleh media-media Italia, belum sepakat dengan tawaran 40 juta euro dari Inter. Atalanta mematok 50 juta euro untuk penyerang sayapnya itu tanpa diskon. Saat ini, kedua tim masih dalam proses negosiasi. Atalanta sedang memainkan kartunya karena ada klub lain yang juga berminat merekrut Lookman, yaitu Atletico Madrid.

Penyerang Atalanta, Ademola Lookman (kiri), lolos dari pengawalan bek AS Roma, Gianluca Mancini, pada laga Liga Italia di Stadion Olimpico, Roma, Selasa (3/12/2024) dini hari WIB. Atalanta menang, 2-0.

Jika Inter mampu mendatangkan Lookman, skuad Nerazzurri dinilai akan menjadi sangat kuat. Hal itu disampaikan legenda hidup sepak bola Italia, Christian ”Bobo” Vieri. Dia juga menilai, saat ini Inter merupakan skuad terkuat di Serie A.

”Saya bisa salah, tetapi saat ini saya masih memegang Inter (yang terkuat). Lebih lagi jika Lookman datang,” ungkap mantan striker itu kepada La Gazzetta dello Sport pada Kamis.


Kerabat Kerja

Penulis:

Agung Setyahadi
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Amin Iskandar