Apa yang bisa Anda pelajari dari artikel berikut ini?
- Bagaimana hasil pertandingan tim Indonesia?
- Apakah tim Indonesia bisa terus melaju?
- Apa yang harus dilakukan pemain muda pada penampilan mereka di Thomas-Uber?
- Apa kunci keberhasilan di Thomas-Uber?
Bagaimana hasil pertandingan tim Indonesia?
Kejuaraan beregu seperti Piala Thomas dan Uber memunculkan suasana yang bisa terasa berbeda bagi pesertanya. Kekompakan dan semangat juang tinggi demi tim bisa melahirkan hasil apa pun.
Atmosfer tersebut ada pada persaingan Grup D Piala Thomas 2026, salah satunya, dalam pertandingan Indonesia melawan Thailand yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Indonesia hampir kalah sebelum akhirnya menang 3-2.
Dalam laga penuh drama, ganda putra Indonesia dengan kombinasi baru, Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin, memperpanjang napas Indonesia ketika menyamakan skor menjadi 2-2. Mereka mengalahkan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dengan skor 19-21, 21-17, 25-23 setelah berjuang selama 1 jam 19 menit, durasi yang cukup lama untuk pertandingan ganda putra dengan tempo permainan cepat.
Fajar/Nikolaus seharusnya bisa menang lebih cepat karena unggul 18-11 dan mendapatkan match point pertama pada skor 20-18 di gim ketiga. Namun, lawan berbalik mendapat dua kali match point secara beruntun pada posisi 21-20 dan 22-21.
Apakah tim Indonesia bisa terus melaju?
Tim bulu tangkis putri Indonesia menang 5-0 atas Australia pada penyisihan Grup C Piala Uber. Putri Kusuma Wardani dan kawan-kawan masih punya satu pertandingan di grup, tetapi mereka telah memastikan lolos ke perempat final.
Kemenangan atas Australia di Forum Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026), dan Kanada, sehari sebelumnya, menempatkan Indonesia pada posisi teratas Grup C. Di bawah tim ”Merah Putih” ada Taiwan, Kanada, dan Australia pada peringkat kedua hingga keempat.
Dengan dua kemenangan yang juga sudah didapat Taiwan dan sisa satu pertandingan melawan Indonesia, yang akan berlangsung Selasa, kedua tim akan menjadi wakil Grup C di perempat final. Posisi mereka dalam peringkat dua besar, sebagai syarat lolos dari penyisihan, tak akan tergeser Kanada dan Australia. Indonesia dan Taiwan pun akan bersaing untuk menjadi juara grup.
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti dalam posisi bertahan saat bermain pada partai keempat Indonesia melawan Australia dalam penyisihan Grup C Piala Uber di Forum Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Amallia/Fadia membawa Indonesia unggul 4-0.
Indonesia memanfaatkan peluang dengan baik ketika melawan Australia yang kekuatannya di bawah Kanada. Lima pertandingan dimenangi, empat di antaranya dalam dua gim. Hanya Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang bermain tiga gim saat melawan Gronya Sommerville/Angela Yu.
Apa yang harus dilakukan pemain muda pada penampilan mereka di Thomas-Uber?
Peralihan generasi membuat Indonesia diperkuat atlet senior dan atlet-atlet muda dalam kejuaraan bulu tangkis Piala Thomas dan Uber 2026 di Horsens, Denmark, 24 April hingga 3 Mei. Maka, tercipta kombinasi skuad berisikan anak-anak muda dengan semangat tinggi dan kakak-kakak mereka yang bertugas mengontrol antusiasme tersebut.
Perbedaan generasi lebih nyata terlihat di tim putra yang dipimpin kapten tim, Fajar Alfian. Fajar, sebagai atlet paling senior, yaitu lahir pada 1995, berusia 12 tahun lebih tua dibandingkan dengan atlet termuda, Mohammad Zaki Ubaidillah.
Adapun di tim putri, selisih antara atlet paling senior dan termuda, Siti Fadia Silva Ramadhanti dengan Thalita Ramadhani Wiryawan, adalah tujuh tahun.
Namun, pengalaman terbanyak dalam kejuaraan Piala Thomas dan Uber di tim saat ini dipegang Jonatan Christie (lahir 1997) dan Anthony Sinisuka Ginting (1996). Mereka menjalani debut di Piala Thomas dan Uber di Kunshan, China, 2016. Adapun Fajar mengikuti Piala Thomas pertama pada 2018 di Bangkok, Thailand.
Apa kunci keberhasilan di Thomas-Uber?
Dalam kejuaraan beregu, ada satu faktor yang bisa menjadi modal berharga bagi tim, yaitu kekompakan. Ini akan menjadi bekal untuk kolaborasi atlet senior dan atlet muda Indonesia dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Thomas dan Uber.
Piala Thomas dan Uber di Horsens, Denmark, pada 24 April-3 Mei, menjadi agenda besar terdekat yang diikuti tim bulu tangkis Indonesia. Tim ”Merah Putih” akan berangkat pada Kamis (16/4/2026) untuk beradaptasi dengan lingkungan Denmark dan menyiapkan strategi untuk bersaing sejak hari pertama turnamen.
Seperti peserta lain, Indonesia akan memulai penampilan dari babak penyisihan grup. Tim Piala Thomas berada satu grup dengan Perancis, Thailand, dan Aljazair di Grup B. Adapun Tim Piala Uber akan bersaing dengan Taiwan, Kanada, dan Australia di Grup C. Sebanyak 16 tim putra dan 16 tim putri bersaing dengan format round robin untuk berebut dua posisi teratas di grup, sebagai syarat lolos ke perempat final.
Tim putra dan putri Indonesia diperkuat masing-masing 10 atlet, yang merupakan gabungan dari atlet senior dan atlet-atlet muda. Fajar Alfian, sebagai kapten tim Piala Thomas, Jonatan Christie, dan Anthony Sinisuka Ginting akan berbagi tugas dengan ”adik-adik” mereka, seperti Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, Raymond Indra, dan Nikolaus Joaquin.
Apa yang bisa Anda pelajari dari artikel berikut ini?
- Bagaimana hasil pertandingan tim Indonesia?
- Apakah tim Indonesia bisa terus melaju?
- Apa yang harus dilakukan pemain muda pada penampilan mereka di Thomas-Uber?
- Apa kunci keberhasilan di Thomas-Uber?
Bagaimana hasil pertandingan tim Indonesia?
Kejuaraan beregu seperti Piala Thomas dan Uber memunculkan suasana yang bisa terasa berbeda bagi pesertanya. Kekompakan dan semangat juang tinggi demi tim bisa melahirkan hasil apa pun.
Atmosfer tersebut ada pada persaingan Grup D Piala Thomas 2026, salah satunya, dalam pertandingan Indonesia melawan Thailand yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Indonesia hampir kalah sebelum akhirnya menang 3-2.
Dalam laga penuh drama, ganda putra Indonesia dengan kombinasi baru, Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin, memperpanjang napas Indonesia ketika menyamakan skor menjadi 2-2. Mereka mengalahkan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dengan skor 19-21, 21-17, 25-23 setelah berjuang selama 1 jam 19 menit, durasi yang cukup lama untuk pertandingan ganda putra dengan tempo permainan cepat.
Fajar/Nikolaus seharusnya bisa menang lebih cepat karena unggul 18-11 dan mendapatkan match point pertama pada skor 20-18 di gim ketiga. Namun, lawan berbalik mendapat dua kali match point secara beruntun pada posisi 21-20 dan 22-21.
Apakah tim Indonesia bisa terus melaju?
Tim bulu tangkis putri Indonesia menang 5-0 atas Australia pada penyisihan Grup C Piala Uber. Putri Kusuma Wardani dan kawan-kawan masih punya satu pertandingan di grup, tetapi mereka telah memastikan lolos ke perempat final.
Kemenangan atas Australia di Forum Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026), dan Kanada, sehari sebelumnya, menempatkan Indonesia pada posisi teratas Grup C. Di bawah tim ”Merah Putih” ada Taiwan, Kanada, dan Australia pada peringkat kedua hingga keempat.
Dengan dua kemenangan yang juga sudah didapat Taiwan dan sisa satu pertandingan melawan Indonesia, yang akan berlangsung Selasa, kedua tim akan menjadi wakil Grup C di perempat final. Posisi mereka dalam peringkat dua besar, sebagai syarat lolos dari penyisihan, tak akan tergeser Kanada dan Australia. Indonesia dan Taiwan pun akan bersaing untuk menjadi juara grup.
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti dalam posisi bertahan saat bermain pada partai keempat Indonesia melawan Australia dalam penyisihan Grup C Piala Uber di Forum Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Amallia/Fadia membawa Indonesia unggul 4-0.
Indonesia memanfaatkan peluang dengan baik ketika melawan Australia yang kekuatannya di bawah Kanada. Lima pertandingan dimenangi, empat di antaranya dalam dua gim. Hanya Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang bermain tiga gim saat melawan Gronya Sommerville/Angela Yu.
Apa yang harus dilakukan pemain muda pada penampilan mereka di Thomas-Uber?
Peralihan generasi membuat Indonesia diperkuat atlet senior dan atlet-atlet muda dalam kejuaraan bulu tangkis Piala Thomas dan Uber 2026 di Horsens, Denmark, 24 April hingga 3 Mei. Maka, tercipta kombinasi skuad berisikan anak-anak muda dengan semangat tinggi dan kakak-kakak mereka yang bertugas mengontrol antusiasme tersebut.
Perbedaan generasi lebih nyata terlihat di tim putra yang dipimpin kapten tim, Fajar Alfian. Fajar, sebagai atlet paling senior, yaitu lahir pada 1995, berusia 12 tahun lebih tua dibandingkan dengan atlet termuda, Mohammad Zaki Ubaidillah.
Adapun di tim putri, selisih antara atlet paling senior dan termuda, Siti Fadia Silva Ramadhanti dengan Thalita Ramadhani Wiryawan, adalah tujuh tahun.
Namun, pengalaman terbanyak dalam kejuaraan Piala Thomas dan Uber di tim saat ini dipegang Jonatan Christie (lahir 1997) dan Anthony Sinisuka Ginting (1996). Mereka menjalani debut di Piala Thomas dan Uber di Kunshan, China, 2016. Adapun Fajar mengikuti Piala Thomas pertama pada 2018 di Bangkok, Thailand.
Apa kunci keberhasilan di Thomas-Uber?
Dalam kejuaraan beregu, ada satu faktor yang bisa menjadi modal berharga bagi tim, yaitu kekompakan. Ini akan menjadi bekal untuk kolaborasi atlet senior dan atlet muda Indonesia dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Thomas dan Uber.
Piala Thomas dan Uber di Horsens, Denmark, pada 24 April-3 Mei, menjadi agenda besar terdekat yang diikuti tim bulu tangkis Indonesia. Tim ”Merah Putih” akan berangkat pada Kamis (16/4/2026) untuk beradaptasi dengan lingkungan Denmark dan menyiapkan strategi untuk bersaing sejak hari pertama turnamen.
Seperti peserta lain, Indonesia akan memulai penampilan dari babak penyisihan grup. Tim Piala Thomas berada satu grup dengan Perancis, Thailand, dan Aljazair di Grup B. Adapun Tim Piala Uber akan bersaing dengan Taiwan, Kanada, dan Australia di Grup C. Sebanyak 16 tim putra dan 16 tim putri bersaing dengan format round robin untuk berebut dua posisi teratas di grup, sebagai syarat lolos ke perempat final.
Tim putra dan putri Indonesia diperkuat masing-masing 10 atlet, yang merupakan gabungan dari atlet senior dan atlet-atlet muda. Fajar Alfian, sebagai kapten tim Piala Thomas, Jonatan Christie, dan Anthony Sinisuka Ginting akan berbagi tugas dengan ”adik-adik” mereka, seperti Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, Raymond Indra, dan Nikolaus Joaquin.