Manchester City Vs Real Madrid, Anti-pertahanan Ceroboh

Catatan kemasukan buruk dan badai cedera bek tengah sama-sama dirasakan Manchester City dan Real Madrid. Merujuk performa terkini, ”Los Blancos” lebih diunggulkan.

10 Feb 2025 15:08 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

MANCHESTER, SENIN — Dua tim penguasa Liga Champions dalam tiga musim terakhir, Real Madrid dan Manchester City, sudah harus saling menaklukkan di playoff babak gugur akibat keteledoran pertahanan di fase penyisihan. Tim yang bakal merebut tiket ke babak 16 besar wajib meredam kecerobohan di lini belakang.

Pembenahan lini defensif City dan Real sudah harus tersaji pada laga pertama, Rabu (12/2/2025) pukul 03.00 WIB, di Stadion Etihad, Inggris. Pasalnya, kedua tim mencatatkan koleksi kebobolan yang sangat buruk sehingga mengempaskan mereka dari persaingan zona delapan besar.

City, yang lebih dulu menjadi tim tuan rumah di pertandingan pertama, selalu kemasukan di lima laga beruntun babak penyisihan. Padahal, ”The Citizens” mampu tampil kokoh dengan mengoleksi tiga laga perdana tanpa kemasukan gol.

Kehilangan Rodri menyebabkan City mengalami mimpi buruk yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Mereka kebobolan 14 kali dalam lima pertandingan sejak absennya pemain peraih Ballon d’Or 2024 itu. Artinya, pertahanan City nyaris kemasukan tiga gol per laga di Liga Champions.

Pemain Manchester City Abdukodir Khusanov (kiri) berebut bola dengan pemain Leyton Orient Darren Pratley pada laga putaran keempat Piala FA di Stadion Gaughan Group, London, Inggris, Sabtu (8/2/2025). City menang 2-1 pada laga itu.

Jumlah kemasukan itu sudah melampaui catatan 13 kemasukan pada perjalanan mereka di Liga Champions 2023-2024 ketika disingkirkan Real di perempat final. Padahal, pertahanan kokoh adalah resep City bisa menembus final pada edisi 2020-2021 dan 2022-2023. Dalam dua musim itu, City hanya kemasukan lima gol hingga tampil di partai puncak.

Sementara itu, catatan pertahanan City pada musim ini berada di peringkat ke-25 dari 36 kontestan babak awal Liga Champions 2024-2025. Kuantitas kemasukan itu pun sudah melampaui catatan 11,1 expected goals allowed (xGA) alias potensi kemasukan.

Angka xGA itu membuktikan pertahanan The Citizens amat rapuh. Dua kiper yang bergantian diandalkan Manajer City Pep Guardiola, Ederson dan Stefan Ortega, gagal memberikan jaminan catatan nirbobol di kompetisi antarklub Eropa.

Selain itu, krisis bek tengah juga menyebabkan pertahanan labil dan cenderung tampil ceroboh. Meskipun memiliki empat bek tengah yang bisa bermain, yakni Ruben Dias, John Stones, Manuel Akanji, serta pemain anyar asal Uzbekistan, Abdukodir Khusanov, hanya Akanji dan Khusanov yang memiliki kondisi fisik prima tampil selama 90 menit.

Pemain Manchester City John Stones (kiri) berebut bola dengan pemain Leyton Orient, Charlie Kelman, pada laga putaran keempat Piala FA di Stadion Gaughan Group, London, Inggris, Sabtu (8/2/2025). City menang 2-1 pada laga itu.

Dias dan Stones masih dibayangi cedera kambuhan yang menyebabkan mereka belum berada dalam kondisi kebugaran maksimal. Situasi itu membuat Guardiola hanya memainkan keduanya secara bergantian pada dua babak kontra Leyton Orient di putaran keempat Piala FA, Sabtu (8/2/2025).

”Stones sudah tiga bulan tidak bermain 90 menit, tetapi kondisi telah membaik karena tak merasakan sakit di dua laga terakhir. Ruben (Dias) sudah kembali. Kami akan mengamati kondisi mereka untuk menghadapi pertandingan melawan Real,” kata Guardiola dilansir laman klub, Senin (10/2/2025).

Guardiola juga berharap gelandang baru, Nico Gonzalez, yang diharapkan bisa mengisi peran Rodri, bisa bermain menghadapi Real. Gonzalez hanya bermain selama 22 menit di laga melawan Leyton. Ia tidak bisa melanjutkan pertandingan karena mengalami benturan.

Di sisi lain, Guardiola juga perlu menentukan pemain bertahan yang bisa menggantikan peran Kyle Walker. Dalam tiga musim terakhir duel kontra Real, Walker berperan baik untuk meredam Vinicius Junior. Kini, Walker telah hengkang ke AC Milan.

Bek Sporting Lisbon, Matheus Reis, menggiring bola untuk menjauh dari tekanan pemain sayap Manchester City, Savinho, pada gim Liga Champions, Rabu (6/11/2024), di Stadion Jose Alvalade. Sporting memenangkan gim itu 4-1.

Hati-hati

Savinho, penyerang sayap City, menekankan, saat melawan Real, City wajib bermain hati-hati. Ia mengatakan, City harus bisa mengonversi setiap peluang menjadi gol dan menjaga momentum positif selama pertandingan berlangsung.

”Saya belajar dari pengalaman di Girona, kami tidak cukup bermain bagus melawan mereka (Real). Kami juga harus mampu memaksimalkan setiap peluang. Jika tidak, mereka akan menghukum tim kami,” ucap Savinho kepada City TV.

”Saya juga memahami dari pengalaman kami sebelumnya melawan Real, keunggulan 2-0 atau 3-0 tidak akan memadamkan spirit Real. Di Liga Champions, mereka bisa mengubah keadaan hanya dalam lima menit,” kaya Savinho yang telah menjelma menjadi pemberi asis terbanyak City di musim ini dengan delapan umpan berbuah gol.

Real datang ke Etihad dengan situasi yang tidak stabil. Kehadiran Kylian Mbappe, Rodrygo, Vinicius, dan Jude Bellingham tentu membuat City wajib mencari cara untuk mengatasi mereka.

Real Madrid's Belgian goalkeeper #01 Thibaut Courtois makes a save from Dortmund's German forward #14 Niclas Fuellkrug's header during the UEFA Champions League final football match between Borussia Dortmund and Real Madrid, at Wembley stadium, in London, on June 1, 2024. (Photo by JUSTIN TALLIS / AFP)

Namun, Real juga dibayangi masalah pertahanan akut. Dari delapan pertandingan babak penyisihan Liga Champions, ”Los Blancos” hanya sekali mencatatkan laga nirbobol. Itu tercipta pada laga pamungkas fase awal ketika menghadapi Brest.

Real kebobolan 12 gol dari delapan pertandingan. Performa bertahan Real tertolong oleh performa baik kiper Thibaut Courtois.

Penjaga gawang asal Belgia itu melakukan 30 penyelamatan yang membantu Real hanya kemasukan 12 gol meski mengoleksi 14,9 xGA. Dari tim yang melaju ke babak playoff dan fase 16 besar, jumlah penyelamatan Courtois hanya kalah dari Mike Maignan (AC Milan) dengan 36 penyelamatan dan Emiliano Martinez (Aston Villa) yang melakukan 33 penyelamatan.

Di Etihad, Courtois akan kembali menjadi pemain Real paling sibuk. Sebab, Real tidak bisa menurunkan bek tengah terbaik mereka. Tandem bek tengah Aurelien Tchouameni dan Raul Asencio berpeluang turun sebagai pemain utama. Pelatih Real Carlo Ancelotti hanya memiliki Jesus Vallejo sebagai pelapis bek tengah.

Pemain Real Madrid Aurelien Tchouameni (kanan) berebut bola dengan pemain Atletico Madrid Antoine Griezmann (tengah) pada laga Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Sabtu (8/2/2025).

Ancelotti juga harus berpikir lebih keras untuk meramu susunan pemain defensif. Sebab, bek sayap kanan Lucas Vazquez dipastikan menderita cedera otot seusai laga derbi Madrid kontra Atletico Madrid, akhir pekan lalu.

Situasi Vazquez adalah insiden cedera ke-36 Real di musim ini. Dari jumlah itu, 26 kasus cedera berkaitan dengan masalah otot pemain.

Ancelotti tidak khawatir dengan badai cedera yang dialami timnya jelang ke Manchester. Krisis pemain sudah menjadi ”menu” wajib yang harus diatasi Ancelotti dalam beberapa musim terakhir di Real.

”Saya melihat komitmen pemain sangat baik. Mereka berjuang dan mengorbankan diri satu sama lain di setiap pertandingan. Saya yakin hal itu akan membantu kami menjalani laga berat, Selasa ini (Rabu WIB),” tutur Ancelotti dilansir Marca.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey