Man United Vs Southampton, Saatnya Publik Old Trafford Menikmati Kebangkitan ”Setan Merah”

Manchester United ingin memulai laga kandang perdana di Old Trafford dengan hasil positif. Meskipun diunggulkan, MU kerap tersandung oleh Southampton.

15 Jan 2025 18:15 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

MANCHESTER, RABU — Memasuki tahun 2025, Manchester United perlahan menerbitkan performa membaik dan telah menyesuaikan diri dengan keinginan Manajer Ruben Amorim. Setelah tampil gemilang di kandang Liverpool dan Arsenal, saatnya ”Setan Merah” memberikan kebahagiaan untuk suporter sendiri di Stadion Old Trafford.

MU akan memainkan laga pertama di Old Trafford pada 2025 ketika menjamu Southampton, tim juru kunci, pada laga Liga Inggris, Jumat (17/1/2025) pukul 03.00 WIB. Dengan hasil imbang melawan Liverpool, lalu menyingkirkan Arsenal melalui drama adu penalti dengan 10 pemain, ekspektasi besar memayungi Bruno Fernandes dan kawan-kawan.

Pendukung setia MU mendamba kemenangan kembali menghampiri mereka di Old Trafford. Lebih dari 70.000 pasang mata berharap performa membanggakan di Stadion Anfield dan Stadion Emirates bukanlah sekadar kebetulan.

Meskipun Southampton berstatus tim terburuk di Liga Inggris, minimal hingga pekan ke-20, bukan perkara mudah bagi Setan Merah untuk meraup tiga poin. Alasannya, skuad MU masih dibalut perangkap psikologis karena menelan kekalahan pada tiga laga kandang terakhir pada 2024.

Nottingham Forest, Bournemouth, dan Newcastle United telah membuktikan ”Teater Impian”, sebutan Old Trafford, bukan lagi stadion yang menakutkan bagi tim tamu. Bahkan, MU telah menelan lebih banyak hasil negatif di kandang pada liga musim ini dibandingkan ketika bermain di luar rumah.

Para pemain Manchester United merayakan kemenangan atas Arsenal pada laga putaran ketiga Piala FA Inggris di Stadion Emirates, London, Minggu (12/1/2025). MU menang lewat adu penalti 5-3 setelah kedua tim bermain imbang, 1-1, di waktu normal.

Setan Merah sudah menelan lima kekalahan di Old Trafford, tiga di antaranya, tercipta pada rezim Amorim. Adapun ketika tampil di markas lawan, mereka baru empat kali pulang dengan tangan hampa.

Bek tengah MU, Harry Maguire, menuturkan, perjalanan awal 2025 berlangsung dengan cukup baik. Keberhasilan melangkah ke babak keempat di Piala FA, katanya, mendorong keyakinan dan kepercayaan diri seluruh pemain.

Quote

Saya pikir ide (permainan) itu masih butuh waktu untuk benar-benar paripurna, tetapi sudah ada spirit untuk menderita dan untuk memahami permainan. Kami terus berkembang. (Ruben Amorim, MU)

Namun, Maguire mengakui, mereka masih harus menebus performa buruk di Old Trafford pada pengujung tahun lalu. Menurut bek timnas Inggris itu, pemain MU wajib membalas kesetiaan suporter yang menemani mereka di kala suka dan duka dengan kemenangan.

”Mereka akan terus mendukung kami tanpa harus diminta. Pendukung kami adalah fans terbaik dunia. Kami berharap bisa memberikan mereka lebih banyak kebahagiaan di tahun ini,” ujar Maguire, dilansir majalah United Inside edisi Februari 2025.

Demi memberikan kebahagiaan kepada pendukung, MU tentu tidak boleh lagi kalah di kandang. Apalagi, menghadapi Southampton, mereka kerap tersandung oleh semangat juang Southampton.

Perkiraan susunan pemain Manchester United versus Southampton pada laga Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Jumat (17/1/2025) dini hari WIB.

MU terakhir kali menderita kekalahan di Old Trafford dari Southampton adalah nyaris sedekade lalu, tepatnya Januari 2016. Kala itu, Southampton membawa pulang kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal Charlie Austin. Laga itu adalah kemenangan kedua Southampton di Old Trafford dari 30 duel di Liga Primer Inggris.

MU juga mengemas kemenangan terbesar di liga saat menumbangkan Southampton, 9-0, pada 2021. Tetapi, keunggulan mutlak itu hanya bagian dari empat kemenangan mereka dalam delapan laga kandang menjamu Southampton sejak kekalahan pada Januari 2016. Empat laga mereka lainnya berakhir sama kuat alias imbang.

Ide mulai berjalan

Amorim mengakui hasil baik melawan Liverpool dan Arsenal adalah sinyal ide permainan yang digagasnya sudah mulai dipahami pemain. Juru taktik asal Portugal itu senang dengan perkembangan anak asuhannya secara taktik dan mental.

Ia menyebut pemain-pemain sayap, seperti Alejandro Garnacho dan Amad Diallo, telah menjalankan perannya dengan baik. Untuk para pemain sayap, Amorim menuntut mereka tidak hanya piawai melakukan tusukan di zona pertahanan lawan, tetapi juga bergerak melebar untuk membantu hadirkan ruang bagi rekan setimnya.

”Saya pikir ide (permainan) itu masih butuh waktu untuk benar-benar paripurna, tetapi sudah ada spirit untuk menderita dan untuk memahami permainan. Kami terus berkembang,” kata Amorim terkait performa anak asuhannya di awal 2025 dilansir Sky Sports.

Klasemen Liga Inggris hingga Rabu (15/1/2025) sore.

Di tengah situasi moral tim yang membaik, Amorim perlu mencari pengganti Diogo Dalot yang absen akibat menerima kartu merah melawan Arsenal. Tyrell Malacia adalah kandidat terkuat untuk mengisi pos bek sayap kiri.

Southampton datang ke Old Trafford juga dengan modal positif. Mereka baru saja meraih kemenangan kedua sepanjang musim ini ketika melibas Swansea 3-0 pada putaran ketiga Piala FA, akhir pekan lalu. Hasil itu juga merupakan sumbangan hasil positif perdana manajer baru, Ivan Juric.

Juric, yang berasal dari Kroasia, menggantikan posisi Russel Martin yang telah membantu Southampton meraih tiket promosi pada musim lalu. Pengalaman selama 10 tahun melatih di Italia adalah bekal Juric untuk membangkitkan performa tim keduanya di musim ini. Sebelumnya, Juric hanya bertahan selama dua bulan melatih AS Roma.

”Kami sudah semakin membaik dalam empat pertandingan bersama. Intensitas permainan tim sudah meningkat, tetapi saya yakin tim ini bisa jauh lebih baik,” ujar Juric, yang mengincar poin perdana di Liga Inggris ketika mendatangi Old Trafford, dilansir laman klub.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono