Pakar Kartu Merah, Perubahan Drastis Sikap Bruno Fernandes

Bruno Fernandes berubah dari sosok yang tenang dan penuh percaya diri menjadi pesepak bola brutal. Kartu merah ketiganya musim ini jadi bukti.

27 Des 2024 10:00 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

Manchester United menerima kado natal terpahit saat takluk 0-2 dari tuan rumah Wolverhampton Wanderers pada laga boxing day di Stadion Molineux, Jumat (27/12/2024) dini hari WIB. Petaka ”Setan Merah” bermula dari kartu merah Bruno Fernandes. Kartu merah itu merupakan penanda perubahan drastis sikap sang kapten.

Insiden kartu merah Fernandes terjadi saat babak kedua baru berjalan 85 detik. Fernandes berduel memperebutkan bola dengan Nelson Semedo tetapi kalah cepat. Alih-alih mendapatkan bola, kaki Fernandes justru mengenai bagian tulang kering Semedo. Wasit Tony Harrington tanpa ragu mengganjar Fernandes dengan kartu kuning.

Itu adalah kartu kuning kedua Fernandes di laga ini. Pada babak pertama, dia juga sudah dihukum kartu kuning akibat melanggar bintang kemenangan Wolves, Matheus Cunha. Fernandes memprotes kartu merah tersebut. Namun, Harrington bergeming. Fernandes pun keluar lapangan dengan bersungut-sungut. Tidak jauh di hadapannya, Manajer MU Ruben Amorim tidak menunjukkan gestur respek terhadap Fernandes.

”Saya selalu frustrasi dengan kartu merah,” ujar Amorim.

Bermain dengan 10 orang, Wolves menjadi lebih leluasa mengacak-acak pertahanan MU. Wolves bahkan mencetak gol pembuka melalui sundulan penyerang Strand Larsen. Namun, wasit menganulir gol lantaran Larsen lebih dulu berada pada posisi offside.

Quote

Kami harus berjuang di saat-saat buruk ini karena ini adalah sepak bola.

Britain Soccer Premier League

Puncaknya adalah ketika Cunha mencetak gol indah melalui eksekusi sepak pojok. Bola melengkung tanpa bisa diantisipasi kiper Andre Onana. Penderitaan MU berlanjut pada pengujung laga. Para pemain MU menerapkan garis pertahan tinggi untuk mencetak gol penyeimbang. Namun, pilihan itu justru menjadi bumerang. Wolves mengoptimalkan skema serangan balik dan menjebol gawang MU untuk kedua kalinya melalui Hwang Hee-chan.

Dengan hasil ini, MU sudah empat kali kalah dari tujuh pertandingan Liga Inggris di bawah asuhan Amorim. Posisi mereka di klasemen sementara pun sementara melorot dari peringkat ke-13 ke peringkat ke-14 dengan koleksi 22 poin. Kekalahan ini sekaligus menjadi kado Natal terpahit Amorim yang baru menggantikan Erik ten Hag.

”Saat ini kami harus bertahan dan punya waktu untuk bekerja dalam tim. Anda memulai tim dengan ide baru dan tanpa pelatihan apa pun, hanya dalam permainan. Kami sudah mengetahuinya dan ini adalah perjalanan panjang seperti yang saya katakan di hari pertama. Kami harus terus maju. Kami harus berjuang di saat-saat buruk ini karena ini adalah sepak bola,” tutur Amorim.

Hasil akhir bisa saja berbeda bagi MU jika Fernandes tidak menerima kartu merah. Tanpa keberadaannya, keseimbangan lini tengah terganggu. Bukan kali ini saja Fernandes merugikan tim dengan kartu merah.

Total dia sudah mendapatkan tiga kartu merah musim ini di semua kompetisi. Sebelumnya, Fernandes juga menerima kartu merah saat menghadapi Porto di Liga Europa dan Tottenham Hotspur. Melalui proses banding, kartu merah Fernandes akhirnya dibatalkan. Fernandes kini memimpin daftar pemain penerima kartu merah terbanyak musim ini, bersanding dengan bek Southampton, Jack Stephens (dua kartu merah). Statistik ini membuat Fernandes layak mendapat julukan sebagai kapten kartu merah.

Britain Soccer Premier League

Tindakan ceroboh

Kartu merah Fernandes saat melawan Wolves tergolong tindakan ceroboh. Pasalnya, Fernandes melanggar Semedo di area pertahanan Wolves alias lawan sedang tidak mengancam gawang MU. Di samping itu, Fernandes melakukan pelanggaran konyol saat sedang menjabat kapten tim.

Reaksi pendukung MU pun bermunculan di media sosial. Mereka bahkan melabeli Fernandes sebagai kapten terburuk dalam sejarah MU. Pelabelan yang sangat wajar muncul karena Fernandes adalah pemain pertama yang menerima tiga kartu merah dalam satu musim semenjak Nemanja Vidic pada 2008.

Meski begitu, Fernandes hanya dihukum larangan bertanding satu laga. Artinya, dia hanya akan absen saat MU melawan Newcastle United. Fernandes bisa kembali diturunkan pada laga besar menghadapi Liverpool pada awal Januari 2025.

Kartu merah ini juga sekaligus menandakan ada perubahan drastis pada sikap Fernandes. Sebelumnya, Fernandes hanya pernah dua kali mendapatkan kartu merah. Keduanya ia dapat saat masih membela Sporting CP di Liga Portugal. Selama lima tahun berkarier di MU pun dia tidak pernah mendapatkan kartu merah. Namun, rekam jejak bersih Fernandes kini ternoda hanya dalam 27 laga musim ini.

Britain Soccer Premier League

Sebagai gelandang kreatif, Fernandes awalnya berperangai kalem, tenang, dan jauh dari sembrono. Namun, tidak dimungkiri juga Fernandes dikenal sebagai sosok yang suka berduel memperebutkan bola. Hal itu pernah diungkapkan oleh mantan Direktur Sporting CP Andre Geraldes.

Kegigihan Fernandes membuatnya sangat efektif dalam sepak bola menekan. Ia masuk 10 besar pemain dalam hal berlari menekan lawan. Sayangnya, musim ini Fernandes terkadang bertindak kurang waspada saat terlibat duel perebutan bola.

Nasi sudah menjadi bubur. Amorim harus segera memeras otak untuk mengakali lubang di lini tengah jelang menghadapi Newcastle. Meski begitu, dukungan kepada Fernandes tetap mengalir dari rekan setimnya.

”Dia (Fernandes) jelas pemain besar bagi kami dan dia akan kecewa. Dia akan menundukkan kepalanya dan dia akan siap bermain saat dia kembali dari skorsing sekarang,” kata bek Harry Maguire yang sempat menjabat kapten MU. (AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan