Manchester City Pantang Teperdaya Kejutan Nottingham Forest

Walau tengah inkonsisten, Nottingham Forest selalu menyimpan kejutan bersama Sean Dyche. Rekor tujuh kemenangan beruntun City berusaha disudahi di City Ground.

26 Des 2025 17:57 WIB · Olahraga

AFP

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

NOTTINGHAM, JUMAT — Bersama Manajer Sean Dyche, Nottingham Forest selalu tahu cara mengejutkan raksasa. Kemampuan itulah yang akan coba kembali dikeluarkan Forest saat menjamu Manchester City di Stadion City Ground, Nottingham, Sabtu (27/12/2025) pukul 19.30 WIB.

Setelah berpisah dengan Ange Postecoglou, Forest perlahan mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya meski tidak selalu berjalan mulus. Namun, ada satu hal positif semenjak Dyche mengambil alih posisi manajer, Forest senantiasa punya mentalitas bangkit setiap kali bertemu tim raksasa.

Manchester United, Liverpool, dan Tottenham Hotspur sudah merasakannya lebih dulu. Dalam tiga laga melawan tim besar itu, Dyche belum pernah merasakan kekalahan bersama Forest. Liverpool dan Spurs sama-sama mereka bekap tiga gol tanpa balas. Adapun MU harus bersusah payah memaksakan hasil imbang 2-2 hingga menit akhir pertandingan.

Kejutan dengan mengatasi tim raksasa itu berupaya kembali diciptakan Dyche di hadapan suporter Forest. Meski tengah mengalami inkonsistensi penampilan seusai kalah dari Fulham, Forest berupaya menghentikan City yang datang dengan membawa rekor tujuh kemenangan beruntun di seluruh kompetisi.

Quote

Kami perlu berupaya membangun kebersamaan dan menjadi Nottingham Forest yang solid dan penuh semangat seperti musim lalu, serta terus berkembang dan menjadi lebih baik lagi.

Dyche bisa menurunkan kekuatan terbaiknya pada laga nanti. Pos bek tengah diisi Murillo dan Nikola Milenkovic. Selain tangguh dalam bertahan, Murillo juga bisa diandalkan dalam melepaskan umpan-umpan progresif.

Bek Nottingham Forest, Nikola Milenkovic, memberikan instruksi kepada rekan setimnya saat pertandingan Liga Inggris antara Fulham dan Nottingham Forest di Stadion Craven Cottage, London, Inggris, Senin (22/12/2025). Nottingham Forest akan menghadapi Manchester City di Stadion City Ground, Nottingham, Sabtu (27/12/2025).

Di lini tengah, Elliot Anderson bertugas mengatur keseimbangan tim dengan kemampuannya sebagai gelandang box to box. Sementara itu, di belakang penyerang Igor Jesus, ada Morgan Gibbs-White yang dengan kreativitasnya sanggup menciptakan peluang berbahaya.

”Kami perlu berupaya membangun kebersamaan dan menjadi Nottingham Forest yang solid dan penuh semangat seperti musim lalu, serta terus berkembang dan menjadi lebih baik lagi. Saya rasa kita sedang menuju ke arah yang benar. Masih banyak yang harus kita capai, tetapi kita tahu kita memiliki tim yang mampu melakukannya,” kata penyerang Forest, Chris Wood.

Tuah Stadion City Ground diharapkan bisa meredam laju City. Pasalnya, di sana Forest membuat kejutan musim lalu dengan mengalahkan City, 1-0. Itulah kemenangan liga pertama Forest atas City sejak 1995. Dengan begitu, Forest berpeluang meraih dua kemenangan liga beruntun atas City untuk pertama kalinya dalam 30 tahun.

Hanya saja, Forest punya kecenderungan negatif dengan kerap kebobolan jelang akhir laga. Sepanjang musim ini mereka hanya kebobolan dua gol pada 15 menit awal. Jumlah kebobolan Forest lebih banyak jelang laga usai, yakni 10 gol. Ini menandakan Gibbs-White dan rekan-rekan perlu menjaga fokus lebih baik selama 90 menit.

City juga bisa mengoptimalkan kelemahan Forest dalam situasi bola mati. Forest total sudah kebobolan 26 gol di liga, sebanyak 14 gol bersumber dari kegagalan mengantisipasi eksekusi bola mati lawan. Situasi tendangan sudut dan tendangan bebas bisa menjadi solusi jika serangan-serangan City menemui jalan buntu.

Britain Premier League Soccer

Gelandang City, Tijjani Reijnders, begitu optimistis timnya bisa membekap Forest di hadapan pendukung mereka. City menemukan kembali ritme permainannya dengan selalu mencetak tiga gol tanpa kebobolan dalam tiga laga beruntun di Liga Inggris. City amat membutuhkan kemenangan untuk melampaui Arsenal yang kini menjadi pemuncak klasemen.

”Ini bagus. Kami sedang dalam performa yang sangat baik. Bagi kami, kami harus terus maju. Ini belum selesai. Kami harus terus memberikan tekanan kepada Arsenal,” kata Tijjani.

Meski musim lalu City tidak mampu berbuat banyak di Stadion City Ground, hasil akhirnya kemungkinan besar akan berbeda. Sebab, betapapun hebatnya Dyche dalam memoles tim semenjana, ia selalu tidak pernah bisa mengalahkan Pep Guardiola, Manajer City.

Dalam 18 pertemuan sebelumnya, Dyche menelan 16 kekalahan dan maksimal hanya mampu memetik dua kali hasil imbang.  


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Amin Iskandar