Megawati: PDI-P Harus Makin Besar, Jangan Malah Mengecil

Megawati meminta kader PDI-P menjaga soliditas, disiplin, dan gotong royong. Ia menegaskan, partai harus makin besar dengan mengutamakan kepentingan kolektif.

30 Jul 2025 20:33 WIB · Politik & Hukum

Oleh Nikolaus Harbowo

DENPASAR, KOMPAS — Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDI-P Megawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh kader untuk menjaga soliditas, disiplin organisasi, dan semangat gotong royong. Ia menekankan bahwa kader harus mematuhi keputusan partai serta mengutamakan kepentingan kolektif agar PDI-P semakin kuat dan besar.

Megawati hadir dan memberikan pengarahan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Fraksi PDI-P seluruh Indonesia di The Meru & Bali Beach Convention Center, Sanur, Denpasar, Rabu (30/7/2025). Ia didampingi Ketua DPP PDI-P Puan Maharani dan Ketua DPP PDI-P Prananda Prabowo.

Dalam pengarahannya, Megawati menegaskan bahwa perjuangan politik tidak akan pernah berhenti selama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdiri.

”Ini amanat besar, bukan hanya kepada saya pribadi, tetapi untuk seluruh jajaran partai. Sebagai orang partai, perjuangan kita tidak akan selesai sepanjang NKRI harus tetap ada,” ujarnya, disambut pekikan ”Merdeka!” dari peserta.

Ribuan anggota Fraksi PDI-P seluruh Indonesia mengikuti kegiatan bimbingan teknis di Bali Beach Convention Center, Sanur, Denpasar, Bali, Rabu (30/7/2025).

Sekitar 3.200 anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota dari Fraksi PDI-P seluruh Indonesia mengikuti bimtek yang berlangsung hingga Kamis (31/7/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi partai, dengan materi strategis mencakup penguatan fraksi, penyusunan rencana pembangunan daerah, evaluasi kinerja pemerintah daerah, dan strategi komunikasi politik di daerah.

Dalam kesempatan itu, Presiden ke-5 RI tersebut mengutip ajaran Bung Karno bahwa partai politik adalah tiang negara yang harus dijaga agar tetap kokoh. ”Kalau tiangnya rapuh, negara bisa runtuh. Kita pernah dijajah 3,5 abad, apa kita mau dijajah lagi? Jangan! Karena penjajahan itu sakit sekali,” kata Megawati.

Ia pun menegaskan kembali pentingnya soliditas dan gotong royong di tubuh partai. Ia meminta para kader untuk selalu mematuhi keputusan partai dan tidak terjebak pada kepentingan pribadi yang dapat melemahkan kekuatan kolektif.

”Partai ini harus makin besar, jangan malah mengecil. Kalian harus merasa sebagai satu keluarga, harus bergotong royong. Kalau bergotong royong begitu, rakyat akan ikut bersama kita,” ucap Megawati.

Ketua DPP PDI-P Puan Maharani memberikan pengarahan kepada anggota Fraksi PDI-P seluruh Indonesia dalam kegiatan bimbingan teknis di Bali Beach Convention Center, Sanur, Denpasar, Bali, Rabu (30/7/2025).
Quote

Partai ini harus makin besar, jangan malah mengecil. Kalian harus merasa sebagai satu keluarga, harus bergotong royong. Kalau bergotong royong begitu, rakyat akan ikut bersama kita.

Hal senada disampaikan Puan Maharani dalam sambutannya. Ia menekankan perjuangan politik PDI-P harus selalu berpihak pada kepentingan bersama.

”Bukan agenda masing-masing orang atau pengurus yang kita perjuangkan, melainkan menjadikan PDI Perjuangan sebagai alat mewujudkan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Ia juga mendorong kader melakukan otokritik dan memperkuat organisasi internal sebagai jembatan antara ideologi partai dan kenyataan rakyat. ”Internal yang solid akan membuat kerja politik bersama rakyat lebih baik,” ujarnya.

Puan mengajak seluruh kader untuk menjaga semangat gotong royong dan tetap satu barisan di bawah komando Megawati Soekarnoputri. ”Tidak boleh berbeda tujuan dan tidak boleh berbeda kepemimpinan ideologi. Kita harus solid dalam satu barisan yang dipimpin Ibu Ketua Umum,” imbuhnya.


Kerabat Kerja

Penulis:

Nikolaus Harbowo
 | 

Editor:

C. Wahyu Haryo P
 | 

Penyelaras Bahasa:

Retma Wati