Mengapa Kebakaran di Los Angeles Begitu Parah?

Kebakaran lahan kerap terjadi di California, Nevada, dan Arizona. Kali ini masif akibat embusan kencang angin tahunan Santa Ana. Tata kota LA turut jadi faktor.

12 Jan 2025 11:33 WIB · Internasional

Oleh Luki Aulia

Apa yang bisa Anda pelajari dari artikel ini?

  1. Apa perbedaan kebakaran Los Angeles dengan kebakaran di kota lain di Negara Bagian California baik sekarang maupun sebelumnya?
  2. Apa penyebab kebakarannya dan mengapa bisa menyebar hingga sampai ke kawasan permukiman?
  3. Apa saja upaya pemadam?
  4. Siapa saja selebritas yang rumahnya ikut terbakar?
  5. Apa yang terjadi pada para pengungsi dan tempat tinggal mereka yang hangus dilalap api?

Apa perbedaan kebakaran tahun ini di Los Angeles?

Sampai Sabtu (11/1/12025) malam waktu Los Angeles atau Minggu pagi WIB, kebakaran di Los Angeles, California, Amerika Serikat, merenggut 16 nyawa. Lebih dari 20.000 bangunan hangus dan 13 orang dinyatakan hilang.

Angin Santa Ana, angin yang berembus dari Gurun Lembah Besar menuju pesisir Samudra Pasifik, adalah penyebab kebakaran lahan musiman di kawasan ini. Angin kering yang mengandung partikel pasir dan debu bergesekan dengan tanaman gersang sehingga memunculkan percikan api.

Kebakaran besar terjadi di Palisade di utara Santa Monica, Sunset Fire di pusat Hollywood, Eaton di Pasadena, dan Hurst di utara Los Angeles. Luas kebakaran Los Angeles di Pacific Palisades, Eaton, dan Hurst mencapai 3.127 hektar. Wilayah yang terbakar itu 40 kali lapangan Monas yang luasnya 80 hektar atau setara 70 persen wilayah kota Jakarta Pusat.

Kebakaran melandapemukiman di Palisade, Los Angeles di tengah angin kencang, Selasa, 7 Januari 2025. AP/Ethan Swope

Selain persoalan krisis iklim yang kian meningkatkan suhu Bumi, ada pula persoalan tata kota di LA, LA County, San Diego, dan Ventura yang membuat kebakaran sukar ditangani. Wilayah hutan dan hijau lainnya kini 41 persen lebih rentan terpapar bahaya kebakaran. Semakin panas dan keringnya cuaca akibat perubahan iklim membuat fenomena tahunan angin Santa Ana sangat berbahaya.

Turut menyumbang masalah ialah ciri tata kota LA yang merupakan kawasan penyebaran (urban sprawl). Wilayah-wilayah perbukitan yang selama ini menjadi zona penyangga kebakaran berubah menjadi permukiman. Walhasil, pohon-pohon ditebangi. Tanaman yang tersisa umumnya adalah tanaman hias berupa perdu dan semak yang tidak bisa menahan api.

Mayoritas rumah yang terbakar juga dibangun sebelum tahun 1990. Artinya, dibangun tidak memakai bahan-bahan yang tahan api ataupun mengikuti standar pencegahan kebakaran modern. Warga pun tidak patuh pada aturan 2 meter area pertahanan dari api.

Padahal, jika tinggal di daerah rawan kebakaran, aturan ini sangat penting. Ini aturan yang memerintahkan area 2 meter di sekeliling rumah harus bersih dari pagar kayu ataupun tanaman hias, perdu, dan semak. Tujuannya, jika ada kebakaran, pada radius 2 meter dari rumah warga tidak ada benda-benda yang bisa terbakar.

Penyebab kebakaran

Musim kebakaran California terjadi lebih cepat tahun ini sebagai dampak perubahan iklim global. Curah hujan menurun sehingga faktor pengendali api semakin berkurang. Selain itu, terjadi fenomena alam angin Santa Ana yang berembus kencang dari pedalaman selatan California.

Kebakaran lahan adalah fenomena yang umum di AS, terutama di negara-negara bagian California, Nevada, dan Arizona. Akan tetapi, tahun ini kebakarannya begitu besar laksana api neraka. Penyebab utama penyebaran api yang begitu masif adalah embusan kencang angin tahunan Santa Ana.

California memiliki dua musim kebakaran. Pertama, pada Juni-September yang disebabkan cuaca panas dan udara kering dari arah barat. Kedua, pada Oktober-April yang dipicu angin Santa Ana. Kebakaran lahan oleh angin Santa Ana jauh lebih parah dan menjadi penyebab 80 persen kerugian ekonomi California dalam 20 tahun terakhir.

Di tengah upaya pemadaman api, krisis air menjadi sasaran kritik. Sistem air yang digunakan untuk memadamkan kebakaran Palisade kewalahan. Beberapa hidran mengering karena tidak mendapat bantuan dari pesawat pemadam kebakaran selama berjam-jam.

Departemen Air dan Tenaga Los Angeles memompa air dari saluran air dan air tanah sebagai pengganti. Akan tetapi, dengan kebutuhan sangat tinggi, air yang tersedia tidak cukup untuk mengisi ulang tiga tangki berkapasitas 1 juta galon di daerah perbukitan Pacific Palisades. Di lingkungan itu, ribuan bangunan dilalap api.

Ada empat faktor pemicu kebakaran tahunan di Los Angeles dan California, yakni iklim California yang secara alami memiliki masa kering yang lama. Sedikit saja terjadi percikan api di lahan yang sangat kering berkepanjangan, akan langsung memicu api besar. Banyak kebakaran diawali dengan gangguan pasokan listrik.

Kasus lain adalah kebakaran akibat percikan api yang ditimbulkan dari gesekan tubuh kendaraan dengan permukaan aspal yang memicu kebakaran. Pernah pula terjadi kebakaran besar gara-gara pesta perayaan akil balig di timur kota Los Angeles. Faktor lain adalah manusia kini bermukim di dekat hutan dan semak belukar yang secara tradisional sering terkena bencana kebakaran akibat percikan api di alam liar.

Upaya pemadaman

Memadamkan api sebesar dan seluas ini tidak bisa mengandalkan truk-truk pemadam kebakaran. Jika hanya menggunakan hidran-hidran, air tidak cukup dialirkan untuk mematikan api dengan cepat. Selang juga tidak bisa menjangkau api yang jauh. Pilihan jatuh dengan menggunakan pesawat pengebom air.

Pesawat ini mengangkut air dalam jumlah banyak yang dicampur dengan zat pemadam api sehingga airnya berwarna merah muda. Pesawat terbang ke pusat titik api ataupun wilayah kebakaran yang paling parah dan menjatuhkan air ke atasnya. Akan tetapi, metode ini juga memiliki tantangan apabila asap terlalu tebal sehingga terlalu berbahaya bagi pilot untuk terbang.

A helicopter drops water on smoke and flames from the Palisades Fire burning behind Mulholland drive towards the Encino neighborhood in Los Angeles, California, January 10, 2025. Massive wildfires that engulfed whole neighborhoods and displaced thousands in Los Angeles have killed at least 10 people, authorities said, as California's National Guard soldiers readied to hit the streets to help quell disorder.
News of the growing toll, announced late Thursday January 9 by the Los Angeles County Medical Examiner, came as swaths of the United States' second-largest city lay in ruins. (Photo by Patrick T. Fallon / AFP)

Pemerintah menerjunkan tentara untuk membantu. Negara tetangga, Kanada, juga mengirim satu kompi pemadam kebakaran dan alat-alat pemadam api. Mereka memanfaatkan sebaik-baik mungkin situasi embusan angin yang sedang tidak begitu kencang.

Pemadam kebakaran tidak mengangkut air dari Samudra Pasifik yang letaknya persis di sebelah lokasi kebakaran karena air laut bersifat merusak lingkungan darat untuk jangka panjang. Air laut justru akan mencemari tanah sehingga tanaman tidak bisa tumbuh. Kandungan garamnya akan mengakibatkan karat pada struktur bangunan.

Untuk pemadaman, dikerahkan setidaknya 7.500 personel pemadam kebakaran. Selain itu, sedikitnya 50 pesawat dan helikopter dipakai untuk memadamkan dari udara. Selain milik lembaga sipil, pesawat dan helikopter juga milik tentara. Pesawat dan helikopter itu membawa air yang dicampur zat pemadam api. Zat itu berwarna fucshia.

Bagi kebanyakan orang, warna itu lebih kerap disebut sebagai merah jambu, kadang pink. Zat itu sekental bubur. Biasanya dipakai untuk mencegah api menyebar dalam kebakaran di kawasan hutan atau alam liar tak berpenghuni. Zat itu mengandung amonium fosfat yang dirancang untuk melapisi tumbuhan dan bahan bakar lain. Zat itu menghilangkan oksigen dari api yang sedang bergerak. Tanpa oksigen, pembakaran terhenti.

Para korban

Sejumlah selebritas yang tempat tinggalnya hancur atau terdampak kebakaran adalah Paris Hilton, aktor Ben Affleck, Tom Hanks dan istrinya Rita Wilson, sutradara Steven Spielberg, Miley Cyrus, hingga Jamie Lee Curtis.

Selebritas yang tinggal di kawasan yang terbakar antara lain Jennifer Aniston, Bradley Cooper, Eugene Levy, Reese Witherspoon, Adam Sandler, Michael Keaton, Miles Teller, Michael Mann, Ann Sarnoff, Carol Lombardini, Alan Bergman, Kathleen Kennedy, Steve Guttenberg, dan James Woods.

Air dijatuhkan dengan helikopter untuk memadamkan lahan yang terbakar di bagian Hollywood Hills, Los Angeles, AS, Rabu (8/1/2025).

Paris Hilton kehilangan rumah senilai 8,4 juta dollar AS (Rp 140 miliar) di tepi pantai Malibu yang rata dilalap api. Pasangan aktor Spencer Pratt-Heidi Montag kehilangan rumah mereka yang terbakar habis.

Pemenang Piala Oscar, Anthony Hopkins, kehilangan rumahnya di Pacific Palisades yang menjadi salah satu pusat kebakaran terbesar kali ini. Hopkins tinggal di kawasan tersebut selama 25 tahun terakhir.

Aktris Mandy Moore berhasil menyelamatkan diri bersama anak-anak, anjing, dan kucing-kucingnya. Tidak diketahui apakah api menghancurkan rumah Moore yang bernilai 6 juta dollar AS (sekitar Rp 96 miliar) itu. Mantan istri aktor Arnold Schwarzenegger, Maria Shriver, juga mengungsi.

Nasib pengungsi

Lebih dari 180.000 warga terpaksa mengungsi. Bagi 200.000 warga yang tidak mengungsi, tetapi tinggal tidak jauh dari lokasi kebakaran, aliran listrik ke rumah mereka diputus.

Hotel-hotel yang berada di sekitar Hollywood dan jauh dari api penuh dengan warga yang mengungsi, antara lain dari wilayah permukiman Palisade, Brentwood, dan Laurel Canyon.

Untuk membantu para pengungsi, pengusaha-pengusaha perhotelan kelas atas yang berada di luar zona evakuasi menawarkan potongan harga per malam. Banyak warga Los Angeles kehilangan rumah atau harus melarikan diri setelah keluar perintah evakuasi. Mereka tidak sempat membawa apa-apa.

Nicole Perri looks for belongings in the ruins of her house destroyed by the Palisades Fire in the Pacific Palisades neighborhood of Los Angeles, California on January 10, 2025. When Kyle Kucharski and Nicole Perri moved into their dream home in the Pacific Palisades area of Los Angeles, they bought a crate of wine to mark the realization of a dream, and put it aside for a special day.
That day never came. 
Now after a raging fire destroyed almost the entire neighborhood, all they have left is the empty box with the brand name written across it: Purgatory. (Photo by Cecilia SANCHEZ / AFP)

Beredar kabar di media sosial yang menyatakan, perusahaan-perusahaan asuransi tidak mau menanggung biaya kerusakan akibat kebakaran. Apalagi, firma keuangan JP Morgan memperkirakan kisaran kerugian kebakaran kali ini adalah 10 miliar sampai dengan 50 miliar dollar AS. Sejumlah media arus utama, antara lain CNBC dan LAist, meluruskan persoalan ini.

Pada Juli 2024, sejumlah perusahaan asuransi swasta memang menolak melindungi properti yang berada di daerah rawan kebakaran, termasuk di Pacific Palisades, Calabasas, dan Brentwood, meskipun daerah-daerah itu adalah kawasan permukiman elite. Total ada 1.600 polis yang dibatalkan.

LAist melaporkan, para pemilik properti kemudian beralih ke California FAIR, yaitu asuransi milik pemerintah. Sebagai gambaran, satu dari tujuh rumah di LA dan sekitarnya kini ditanggung oleh California FAIR. Orang-orang yang rumahnya berada di daerah rawan kebakaran juga harus membayar premi tiga kali lipat.


Kerabat Kerja

Penulis:

Luki Aulia
 | 

Editor:

Kris Mada
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji