Musim Haji 2025, Jemaah Diminta Waspadai Cuaca Panas di Tanah Suci

Jemaah haji embarkasi Surabaya mulai bertolak ke Tanah Suci. Agar seluruh peribadatan bisa dilalui dengan baik, jemaah diingatkan untuk menjaga kesehatan.

02 Mei 2025 17:05 WIB · Nusantara

Oleh Runik Sri Astuti

SURABAYA, KOMPAS - Memasuki musim haji tahun 2025, jemaah haji embarkasi Surabaya, Jawa Timur, mulai bertolak ke Tanah Suci. Mereka kembali mendapat layanan khusus jalur cepat atau Makkah Route. Namun, agar seluruh prosesi peribadatan bisa dilalui dengan baik, jemaah diingatkan untuk menjaga kesehatan dan mewaspadai cuaca panas.

Lantunan kalimat talbiyah mengiringi keberangkatan jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Surabaya Tahun 1446 H/2025 dari Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jumat (2/5/2025) dini hari atau sekitar pukul 00.40 WIB. Rombongan bertolak menggunakan bus menuju Bandar Udara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jatim.

Waktu menunjukkan pukul 05.00 WIB saat mereka tiba di Bandara Juanda Surabaya. Wajah para jemaah haji tampak berseri sebab harapan untuk menunaikan rukun Islam kelima dengan naik haji hampir terlaksana. Ini peristiwa yang istimewa karena harus dilalui dengan menunggu belasan hingga puluhan tahun.

Sejak memasuki area keberangkatan, petugas bandara telah siap melayani jemaah. Kursi roda disiapkan bagi jemaah yang kesusahan berjalan, baik karena kelelahan, sakit, maupun sudah tua.

Calon jemaah haji Kloter 1 Jawa Timur melakukan perekaman sidik jari di ruang Imigrasi Arab Saudi di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jumat (2/5/2025). Tahun ini merupakan tahun kedua penerapan layanan fast track atau Makkah route sehingga pemeriksaan dokumen dilakukan langsung Imigrasi Arab Saudi di Bandara Juanda. Bandara Juanda dijadwalkan memberangkatkan sebanayak 36.645 jemaah dalam 97 kloter dari Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara Timur. Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

Satu per satu jemaah yang kesulitan berjalan dilayani. Selesai dengan satu jemaah, petugas kembali menjemput jemaah lain yang memerlukan bantuan untuk menuju ruang imigrasi Arab Saudi.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengatakan, tahun ini merupakan tahun kedua dilakukan fast track atau Makkah Route. Fasilitas ini membuat pemeriksaan dokumen haji dilakukan langsung oleh Pemerintah Arab Saudi di Bandara Juanda.

“Fast track atau Makkah Route ini merupakan program pemerintah untuk memudahkan para jemaah haji Indonesia. Layanan Makkah Route di Bandara Internasional Juanda memanfaatkan ruang tunggu Gate 13-15 pada Terminal 1 sebagai area layanan fast track oleh Pemerintah Arab Saudi,” ujar Tohir.

Area tersebut sudah direnovasi menjadi area yang terpisah dengan gerbang lainnya. Ada penambahan dan peningkatan fasilitas di Makkah Route ini, seperti perluasan ruang tunggu, penambahan pendingin ruangan, serta adanya eskalator dan lift guna memudahkan para jemaah menuju area Makkah Route.

Di dalam ruang imigrasi, petugas dari Arab Saudi dengan ramah memberikan pelayanan. Mereka memeriksa dokumen, melakukan perekaman wajah, dan perekaman sidik jari. Selesai pemeriksaan, jemaah langsung menuju pesawat.

Calon jemaah haji Kloter 1 Jawa Timur tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jumat (2/5/2025). Tahun ini merupakan tahun kedua penerapan layanan fast track atau Makkah route sehingga pemeriksaan dokumen dilakukan langsung Imigrasi Arab Saudi di Bandara Juanda. Bandara Juanda dijadwalkan memberangkatkan sebanayak 36.645 jemaah dalam 97 kloter dari Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara Timur. Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

Calon jemaah haji berangkat menggunakan pesawat Saudi Arabia Airlines dengan nomor penerbangan SV 5165 pada pukul 07.40 WIB. Mereka terbang menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad Bin Abdul Aziz, Madinah. 

Kloter pertama Embarkasi Surabaya diikuti sebanyak 376 jemaah haji asal Kabupaten Tulungagung, Jatim. Rombongan ini terdiri dari 171 jemaah laki-laki dan 209 jemaah perempuan. Jemaah termuda, Muhammad Rendy Alfian, berusia 20 tahun, sedangkan jamaah tertua bernama Kasdi Tardi berusia 96 tahun. Kloter ini didampingi oleh 4 petugas yang akan membantu urusan para jemaah.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, saat melepas keberangkatan jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Surabaya, berpesan agar para jemaah haji mendoakan kedamaian, keamanan Indonesia dan dunia serta mendoakan Jatim tetap aman, bahagia, dan sejahtera.

"Saya mohon didoakan agar dunia aman, Indonesia aman, Jawa Timur aman, bahagia, sejahtera, terutama saat para jemaah haji berada di roudhoh dan juga saat di Arafah," kata Khofifah.

Menurut Khofifah, keberangkatan jemaah haji untuk menunaikan ibadah haji merupakan anugerah yang amat besar yang patut disyukuri. Oleh sebab itu, ia meminta agar anugerah ini benar-benar dapat dimanfaatkan dengan menjalankan ibadah sebaik-baiknya.

Petugs membantu calon jemaah haji Kloter 1 Jawa Timur di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jumat (2/5/2025). Tahun ini merupakan tahun kedua penerapan layanan fast track atau Makkah route sehingga pemeriksaan dokumen dilakukan langsung Imigrasi Arab Saudi di Bandara Juanda. Bandara Juanda dijadwalkan memberangkatkan sebanayak 36.645 jemaah dalam 97 kloter dari Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara Timur. Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

"Semoga para jemaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan sebaik-baiknya, dengan khusyuk dan melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan penuh kesungguhan," ucap Khofifah.

Di sisi lain, dia juga meminta agar para jemaah haji senantiasa menaati dan menghormati setiap peraturan dan ketertiban yang berlaku. Mereka juga diimbau tetap menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah.

"Ada prediksi cuaca 48 derajat Celcius, maka memang harus mengikuti arahan dari tim kloter, misalnya harus banyak minum air putih, mungkin vitamin C juga diperbanyak supaya tetap dalam keadaan prima," tutur Khofifah.

Pemprov Jatim berharap pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar dan para jemaah tetap sehat. Sesampainya di Tanah Suci, jemaah haji bisa beribadah dengan khusyuk dan pulang ke tanah air dalam kondisi sehat serta menjadi haji mabrur.

Khofifah menjelaskan, total jemaah haji embarkasi Surabaya tahun 2025 sebanyak 36.845 jemaah dengan petugas kloter sebanyak 388 orang. Total jemaah tersebut terbagi dalam 97 kloter dengan rincian Jatim sebanyak 35.168 jemaah, Bali sebanyak 673 jemaah, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 616 Jemaah.

Petugas mendokumentasikan penyerahan paspor ke Jemaah calon haji kloter 1 Jawa Timur asal Kabupaten Tulungagung antre di ruang Mina sesaat tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Jawa Timur, Kamis (1/5/2025). Kloter 1 terdiri dari 380 jemaah begitu juga dengan kloter 2. Setibanya asrama, para jemaah calon haji langsung menjalani pemeriksaan kesehatan dan menerima paspor untuk disimpan sendiri. Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggara Haji Indonesia Mochamad Irfan Yusuf berpesan agar seluruh jemaah haji dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji, baik rukun dan wajibnya. Selain itu, ia juga berpesan agar jemaah haji menjaga kesehatannya.

"Perkiraan dari teman-teman di Saudi, puncak haji nanti cuaca sekitar 48 sampai 49 Celsius, cukup panas. Jadi tolong jaga kesehatannya tidak perlu keluar selain ke masjid, sehingga kesehatan terjaga sampai dengan pada puncak hari Arafah nanti," katanya saat di Asrama Haji Sukolilo.

Quote

Ada prediksi cuaca 48 derajat Celcius, maka memang harus mengikuti arahan dari tim kloter, misalnya harus banyak minum air putih, mungkin vitamin C juga diperbanyak supaya tetap dalam keadaan prima


Kerabat Kerja

Penulis:

Runik Sri Astuti
 | 

Editor:

Haris Firdaus
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nanik Dwiastuti