Arne Slot akan merasakan perbedaan bagai bumi dan langit dalam jendela transfer musim panas ini. Liverpool tidak punya banyak waktu untuk terlarut dalam pesta juara.
26 Mei 2025 14:31 WIB · Olahraga
Setelah menanti selama 35 tahun, Liverpool kembali merasakan perayaan juara yang sempurna. Mohamed Salah dan rekan-rekan bisa mengangkat trofi Liga Inggris di depan para penggemar sendiri, di Stadion Anfield. Tidak seperti lima tahun lalu, dalam situasi pandemi Covid-19, saat pesta juara digelar di hadapan kursi kosong stadion.
Bagi Salah, gelar juara kali ini benar-benar klimaks. Mereka mendapatkan trofi itu untuk para penggemar, sudah seharusnya kejayaan dirayakan bersama. ”Terakhir kali kami menang saat pandemi dan rasanya tidak terlalu baik. Sekarang, Anda bisa lihat (betapa berarti trofi ini). Rasanya luar biasa, luar biasa,” ujarnya.
Ada sedikit catatan di balik pesta itu. Juergen Klopp, pelatih yang mengantar Liverpool juara pada musim 2019-2020, hanya menonton dari tribune. Tentu akan lebih ideal jika Klopp yang menebus perayaan tertunda tersebut sebelum pergi pada musim lalu. Faktanya, misi itu dituntaskan oleh pelatih baru Arne Slot.
Klopp tidak mampu mempertahankan gelar, termasuk kalah saing dengan Manchester City pada empat musim berikutnya. Salah satu masalahnya adalah investasi klub yang terbilang minim untuk mendatangkan pemain baru. Liverpool tidak seboros tim-tim pesaing. Mereka terus bertumpu dengan fondasi pemain yang sama setiap musim.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/05/26/a93d4118946f313abf60971eece7229e-Britain_Soccer_Premier_League_5.jpeg)
Kisah itu menjadi sedikit kekhawatiran untuk masa depan Liverpool di era baru Slot. Pertanyaan muncul, apakah Slot juga akan kehilangan momentum akibat para petinggi klub yang kurang berambisi? Beruntung, ”Si Merah” agaknya sudah belajar dari kesalahan di masa lalu. Transisi menuju musim baru terlihat positif.
Liverpool, lewat direktur olahraga Richard Hughes, bergerak proaktif dalam perburuan pemain setelah kepastian juara liga pada akhir April. Mereka tidak mau ketinggalan dalam jendela transfer mini yang akan dibuka pada 1-10 Juni untuk memfasilitasi tim-tim yang akan berlaga di Piala Dunia Antarklub.
Liverpool tidak ikut serta di turnamen tersebut. Namun, mereka harus memastikan para pemain incaran tidak direkrut tim lain. Menurut The Athletic, terdapat tiga pemain sekaligus yang sedang merapat ke Anfield, yaitu sepasang bek sayap Milos Kerkez dan Jeremie Frimpong serta gelandang serang Florian Wirtz.
Wirtz (22) merupakan nama yang paling mengejutkan. Bintang Bayer Leverkusen itu sempat dikabarkan akan pindah ke Bayern Muenchen, tetapi ternyata lebih memilih Liverpool. Si Merah bersedia memecahkan rekor transfer klub untuk memboyong pemain dengan nilai pasar 140 juta euro (Rp 2,4 triliun) tersebut.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/10/15/aa043e27-cab0-47e5-88d5-afa7f1c5f53d_jpg.jpg)
Pendekatan Liverpool sangat berbeda dibandingkan jendela transfer pertama di era Slot. Pada musim panas lalu, mereka praktis hanya menambahkan satu pemain ke dalam tim, yaitu Federico Chiesa. Transfer yang terbilang cukup murah itu, 12 juta euro (Rp 220 miliar), bahkan baru diresmikan pada akhir Agustus.
”Kami ingin lebih (pada musim depan) karena para pesaing telah berinvestasi besar sejak musim lalu. Beberapa di antara mereka juga melakukan itu di bursa musim dingin. Jika ingin bersaing, kami harus beradaptasi. Kami harus menjadi tim yang lebih baik dengan pemain saat ini dan tambahan pemain lain,” tutur Slot.
Tugas terbesar Si Merah adalah mencari pengganti bek sayap Trent Alexander-Arnold yang segera pergi pada musim panas. Itulah alasan mereka mendekati Frimpong dan Wirtz. Frimpong untuk mengisi posisi sayap kanan, sementara Wirtz untuk menambal lubang dari sisi kreativitas yang ditinggalkan Alexander-Arnold.
Kedatangan Kerkez juga sangat penting. Dia merupakan salah satu bek sayap kiri terbaik di Liga Inggris saat ini. Liverpool masih memiliki pemain veteran Andrew Robertson. Hanya saja, pemain 31 tahun itu tampak sudah melewati masa emasnya dan sering melakukan sejumlah kesalahan fatal pada musim ini.
Kerkez
Frimpong
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/21/6f20282447e897d016aa6ee26d6b74d7-Netherlands_Spain_Nations_League_Soccer_1_.jpg)
Menurut Slot, ambisi besar klub sudah terlihat beberapa pekan sebelum gelar juara dipastikan. Mereka berhasil memperpanjang kontrak Salah dan kapten tim Virgil van Dijk untuk dua musim ke depan. ”Itu adalah permulaan dari musim panas kami yang sibuk. Jika ada kemungkinan memperkuat skuad, kami akan melakukannya,” ujarnya.
Persaingan gelar pada musim depan akan jauh lebih berat. City akan segera kembali ke habitat awal sebagai kandidat juara. Selain gelandang andalan Rodri yang bisa tampil lagi musim depan, mereka juga sudah melakukan rejuvenasi pada jendela transfer Januari. Pemain baru, seperti Omar Marmoush dan Nico Gonzalez, siap bersinar.
Arsenal juga akan lebih ambisius musim depan setelah tiga kali beruntun finis di peringkat kedua. Tim asuhan Manajer Mikel Arteta itu sudah berburu penyerang tengah murni sebelum musim berakhir. Adapun sosok striker tajam merupakan kepingan terakhir yang hilang dalam skuad ”Si Meriam”.
Alhasil, Liverpool tidak punya pilihan selain berinvestasi besar pada musim panas kali ini. Jika tidak, Salah dan kawan-kawan mungkin harus menunggu lebih lama lagi untuk pesta juara selanjutnya. (AP/REUTERS)
Penulis:
Kelvin HianusaEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Priskilia Bintang Cornelia Sitompul