Liverpool tak diragukan tim paling boros di bursa transfer musim panas liga Eropa. Adapun Bayer Leverkusen dan Strasbourg mendobrak dominasi klub adidaya Jerman dan Perancis.
02 Sep 2025 07:28 WIB · Olahraga
Bursa transfer awal musim 2025-2026 sudah resmi ditutup, Selasa (2/9/2025) dini hari WIB. Sirkulasi uang pembelian pemain paling besar masih terjadi di Liga Inggris. Bahkan, Nottingham Forest dan Sunderland mampu mengeluarkan dana transfer lebih besar dari klub sepak bola terkaya saat ini, Real Madrid.
Tak ayal, Forest dan Sunderland mencatatkan pengeluaran transfer terbesar dalam sejarah mereka. Forest, misalnya, merogoh dana hingga lebih dari 201 juta euro atau sekitar Rp 3,87 triliun. Dana itu membuat mereka menjadi salah satu dari tujuh tim Liga Inggris yang menghabiskan minimal 200 juta euro pada musim panas 2025.
Dana besar itu digunakan Forest untuk mendatangkan 10 pemain baru demi memperkuat kualitas skuad asuhan Nuno Espirito Santo. Omari Hutchinson merupakan pembelian termahal Forest. Ia ditebus 43 juta euro (Rp 829 miliar) dari Ipswich Town.
Secara keseluruhan, Forest mengeluarkan 45 juta euro (Rp 867 miliar) khusus untuk klub Brasil, Botafogo. Nilai transfer itu untuk menebus empat pemain Brasil milik Botafogo, yakni Igor Jesus (penyerang), Jair Cunha (bek tengah), Cuiabano (bek kiri), dan John Victor (kiper).
”Klub telah melakukan usaha besar untuk menyempurnakan skuad. Saya sangat jujur bahwa (Evangelos) Marikanis (pemilik Forest) mungkin salah satu orang yang mengenal dengan sangat baik,” ujar Espirito Santo tentang aktivitas transfer timnya di awal musim ini dilansir Sky Sports.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/24/ddaa3a6fb1ce5eeb6bc5f87dd4f56887-Britain_Soccer_Premier_League_126163429.jpg)
Adapun Sunderland, salah satu tim promosi di Liga Primer Inggris, tidak tanggung-tanggung mengeluarkan uang sebesar 185 juta euro (Rp 3,57 triliun). Nilai itu untuk mendatangkan 10 pemain dengan biaya transfer.
Pengeluaran terbesar Sunderland diperuntukkan merekrut gelandang Strasbourg, Habib Diarra, sebesar 31,5 juta euro (Rp 607 miliar). Salah satu pembelian Sunderland yang menyita perhatian ialah Granit Xhaka yang didatangkan dari Bayer Leverkusen.
Aktivitas transfer itu memberikan dampak positif pada awal musim ini bagi Sunderland. Anak asuhan Regis Le Bris itu mengemas enam poin dari tiga pertandingan perdana pada musim ini.
Nilai pengeluaran dua tim menengah Inggris itu melampaui dana transfer yang dihabiskan Real Madrid. Raksasa Spanyol itu ”hanya” mengeluarkan 167,5 juta euro (Rp 3,23 triliun). ”Los Blancos” mendatangkan empat pemain, yaitu Dean Huijsen, Alvaro Carreras, Franco Mastantuono, dan Trent Alexander-Arnold.
Liga Inggris mencatatkan rekor pengeluaran transfer terbesar dalam jendela transfer musim panas dengan nilai total 3,5 miliar euro (Rp 67,5 triliun) untuk pembelian 344 pemain.
Bagi Real, uang transfer itu bukan nilai yang signifikan untuk neraca keuangan mereka. Alasannya, angka pengeluaran pada musim panas 2025 itu sekadar 16 persen dari nominal pendapatan mereka pada 2024. Merujuk Money League 2025, Real adalah tim sepak bola termakmur dengan pendapatan mencapai 1,045 triliun euro (Rp 20,15 triliun).
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/09/02/7696e2d8-c4ee-47f7-9bb1-868fa5322ee8_png.png)
Di luar Inggris, dua tim yang secara mengejutkan rela membongkar brankas keuangan mereka untuk pemain baru ialah Leverkusen di Jerman dan Strasbourg di Perancis. Kedua klub itu mengakhiri dominasi klub-klub adidaya di negaranya masing-masing.
Leverkusen yang menghabiskan 198 juta euro (Rp 3,8 triliun) melewati pengeluaran Bayern Muenchen sebesar 88 juta euro (Rp 1,69 triliun). Tak heran, kesabaran manajemen Leverkusen setipis tisu akibat hasil nirmenang pada dua laga awal Liga Jerman musim ini.
Leverkusen menjadi tim pertama yang memecat pelatih dengan mengakhiri kerja sama secara dini dengan Erik ten Hag.
”Perpisahan di awal musim menyakitkan, tetapi kami merasa hal itu harus diakukan. Kami tetap berkomitmen meraih tujuan di musim ini sehingga kami butuh kondisi terbaik di semua level dan seluruh elemen tim utama,” ucap CEO Leverkusen Fernando Carro terkait pemecatan Ten Hag dilansir laman klub.
Adapun Strasbourg memberikan sinyal sebagai tim yang berambisi mengganggu hegemoni Paris Saint-Germain di Liga Perancis. Mereka menghabiskan 127,5 juta euro (Rp 2,46 triliun), lebih besar dari 103 juta euro (Rp 1,98 triliun) yang dikeluarkan PSG.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/09/03/5535b2f1-0229-4b32-ac49-eb468201524c_png.png)
Strasbourg tidak memiliki kendala keuangan sebab mereka telah sepenuhnya dimiliki oleh BlueCo per Juni 2023. BlueCo adalah konsorsium investasi olahraga yang juga memiliki saham penuh Chelsea.
Sementara Liga Inggris mencatatkan rekor pengeluaran transfer terbesar dalam jendela transfer musim panas. Sebanyak 20 tim terbaik di ”Negeri Pangeran Charles” secara akumulasi menghabiskan dana sekitar 3,5 miliar euro (Rp 67,5 triliun) untuk pembelian 344 pemain.
Hal itu menegaskan untuk pertama kali sebuah liga mengeluarkan uang pembelian pemain mencapai 3 miliar euro. Liga Inggris semakin menegaskan gap finansial dengan empat liga top Eropa lainnya.
Selain Liga Inggris, hanya Liga Italia yang mampu menyentuh pengeluaran akumulasi lebih dari 1 miliar euro. Di sisi lain, Liga Jerman hanya menghabiskan 847 juta euro untuk pembelian pemain, sedangkan Liga Spanyol dan Liga Perancis sekedar mengeluarkan dana untuk mendatangkan pemain masing-masing sekitar 600 juta euro.
Hal menarik lainnya, sirkulasi dana transfer yang berputar hanya di antara 20 klub Liga Primer juga mencapai rekor baru, yakni 1,19 miliar euro (Rp 22,95 triliun). Jika diakumulasikan dengan Liga Championship, kasta kedua Inggris, perputaran uang transfer di dua kompetisi teratas Inggris selama musim panas ini mencapai lebih dari 1,3 miliar euro (Rp 25,1 triliun).
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/08/13/68610c35-3278-4e02-8d57-f32cfd197194_png.png)
Dengan mencermati pengeluaran tim-tim Liga Inggris, terdapat 15 dari 20 kontestan dengan pengeluaran yang menyentuh lebih dari 100 juta euro. Bahkan, tujuh—berpotensi menjadi delapan—klub menghabiskan dana transfer lebih dari 200 juta euro.
Tujuh klub yang sudah menutup aktivitas transfer lebih dari 200 juta euro ialah Liverpool, Chelsea, Arsenal, Newcastle United, Manchester United, Tottenham Hotspur, serta Forest.
Satu klub lainnya yang berpotensi menyentuh angka fantastis itu ialah Manchester City. ”The Citizens” sudah mengeluarkan 176 juta euro (Rp 3,4 triliun). Dana pengeluaran itu bisa menembus 200 juta euro seandainya mereka tepat waktu merampungkan transfer kiper Gianluigi Donnarumma dari PSG dengan mahar sekitar 30 juta euro (Rp 578 miliar).
Liverpool menegaskan ambisi besar mereka untuk berjaya di Inggris dan Eropa dengan pengeluaran terbesar. Dana mencapai 483 juta euro (Rp 9,3 triliun) dikeluarkan tim asuhan Arne Slot demi memperkuat tim dengan enam pemain baru, termasuk Alexander Isak dari Newcastle.
Hal itu adalah pertama kali sebuah klub mengeluarkan dana pembelian pemain lebih dari 400 juta euro dalam satu jendela transfer. Bahkan, ”Si Merah” hampir saja menghabiskan setengah miliar euro seandainya Crystal Palace tidak membatalkan kesepakatan 35 juta euro (Rp 674 miliar) untuk bek tengah, Marc Guehi.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/05/26/517d811b36215728bd7f7b64d77507ca-wires_photo_2025_05_26T185223.296.jpg)
”Saya pikir Liverpool masih menjadi tim paling favorit (juara) Liga Inggris musim ini dengan penguatan tim setelah mendominasi musim lalu. Kedatangan Isak akan berdampak positif bagi skuad,” kata Stephen Warnock, mantan pemain Liverpool, kepada BBC.
Tak hanya di Inggris, Liverpool pun kini mendominasi bursa jagoan untuk menjadi juara Liga Champions 2025-2026.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Yulvianus HarjonoPenyelaras Bahasa:
Galih Rudanto