Penerapan ”one way” kemungkinan terus dilakukan hingga Gerbang Tol Kalikangkung jika kepadatan arus mudik semakin meningkat.
27 Mar 2025 15:34 WIB · Nusantara
PURWAKARTA, KOMPAS — Rekayasa lalu lintas satu arah atau one way di Tol Trans-Jawa dari Gerbang Tol Cikampek Kilometer 70 diperpanjang hingga Km 210 di daerah Kanci, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (27/3/2025) pukul 14.15. Kendaraan dari arah timur menuju Jakarta dialihkan keluar ke jalur arteri.
Pantauan Kompas pukul 14.30 di Gerbang Tol Cikampek Utama, cuaca masih hujan dengan intensitas sedang sejak pagi hari. Pemudik diimbau memperhatikan kecepatan dalam berkendara dan memastikan wiper berfungsi dengan baik.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/03/18/2961334c-4cb4-4d6b-931b-0be2ecabec21_jpeg.jpeg)
Di Simpang Jomin, Purwakarta, Jawa Barat, juga mulai terlihat kepadatan kendaraan yang didominasi truk, bus, dan mobil, serta sepeda motor yang mengarah ke Jakarta. Sejumlah petugas kepolisian bekerja sama dengan praja muda karana (Pramuka) mengatur lalu lintas agar kepadatan terurai.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, penerapan one way kemungkinan terus dilakukan hingga Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, jika arus mudik semakin padat. Warga yang menuju ke arah barat diharapkan untuk memaklumi hal tersebut.
”(Kendaraan dari timur) jadi kami alihkan ke arteri. Sudah disosialisasikan dan kami koordinasi dengan pihak Jasa Marga,” kata Agus dari Command Center Km 29 Korlantas Polri, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (27/3/2025) pukul 15.00 WIB.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/27/20ba0189d4e06671812bbd3fe4db5013-20250327_140457.jpg)
Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (PT JTT) Ria Marlinda Paallo mengimbau pengguna Jalan Tol Trans-Jawa untuk mengutamakan keselamatan. Mereka perlu mengikuti arahan petugas yang tengah mengatur kelancaran rekayasa lalu lintas one way di jalan tol.
”Pastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan kecukupan daya, bahan bakar minyak, saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan,” kata Ria saat ditemui di Pos Pantau Jasa Marga GT Cikampek, Purwakarta.
Jasa Marga mencatat dari pukul 06.00 hingga 11.00 terdapat 23.341 kendaraan yang masuk ke GT Cikampek Utama menuju ke arah timur atau Tol Cikopo-Palimanan. Semua pintu tol di GT Cikampek dibuka untuk mengurai kemacetan.
Sementara itu, Sustainability Management and Corporate Communications Departement Head Astra Infra Toll Cipali Ardam Rafif Trisilo mengungkapkan bahwa sudah ada sekitar 30.000 kendaraan yang melintas dari Jakarta menuju Cirebon hingga pagi ini. Angka ini meningkat 28 persen dibandingkan dengan volume lalu lintas pada jam yang sama.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/27/7cfaae9718800b34780ba0d9da75ef3b-FAK_7115.jpg)
”Kendaraan yang mengalami kendala dan berhenti di bahu jalan menjadi penyebab utama pelambatan lajur yang menyebabkan kepadatan. Kami mengimbau pengguna jalan untuk memeriksa kembali kendaraannya dan menjaga fisik agar tetap fokus berkendara,” kata Ardam.
Adapun diskon tarif tol masih berlaku untuk arus mudik dan arus balik. Diskon tol di masa arus mudik berlaku pada 24 Maret 2025-28 Maret 2025 mulaipukul 05.00 WIB. Sementara diskon tol untuk arus balik berlaku pada 4 April hingga 28 April 2025 mulai pukul 05.00 WIB.
Penulis:
Stephanus AranditioEditor:
Caecilia Mediana