Panjat Tebing Tak Cuma ”Speed”, ”Lead” Juga Siap Bersaing di Olimpiade

Disiplin ”lead” Indonesia memasuki fase baru tahun ini. Para atlet mulai berlatih agar bisa bersaing dalam kompetisi. Target utama mejadi finalis Olimpiade LA 2028.

07 Mar 2025 13:20 WIB · Olahraga

Oleh Rebiyyah Salasah

Dinding panjatnya setinggi 15 meter, sama seperti dinding speed. Namun, ada bagian dinding yang berkontur dengan kemiringan signifikan. Para pemanjat ditantang untuk mencapai titik tertinggi dengan waktu tercepat. Dalam satu kali kesempatan pemanjatan, mereka punya waktu enam menit.

Itulah lead, salah satu disiplin di panjat tebing yang menguji ketangkasan dan ketahanan pemanjat, alih-alih kecepatan. Jalur pemanjatan selalu berubah tergantung tingkat kesulitan. Apabila tidak ada pemanjat yang mencapai puncak, pemenang ditentukan dari siapa pemanjat yang mampu mencapai titik poin paling tinggi antara satu hingga 50.

Sebelum speed debut di Olimpiade Paris 2024, lead bersama boulder telah dilombakan lebih dulu di Olimpiade Tokyo 2020. Namun, di Indonesia, lead kalah pamor dari speed yang bisa berlangsung hanya dalam hitungan detik dalam setiap pemanjatan. Dari disiplin speed pula, Indonesia menorehkan sejarah dengan meraih medali emas lewat Veddriq Leonardo.

Namun, pada tahun ini, lead mulai memasuki fase kedua dalam persiapan jangka panjang menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Pelatih tim panjat tebing Indonesia, Hendra Basir, mengatakan, para atlet lead sudah mulai berlatih untuk bisa bersaing di kancah internasional.

Quote

Target tertingginya (lead) adalah finalis Olimpiade Los Angeles 2028. Ini target tertingginya. Berbeda dengan speed ya, target tertingginya adalah mempertahankan medali emas.

Infografik Panjat Tebing Kombinasi Asian Games 2022

Pada fase pertama tahun 2020-2024, letihan berfokus pada pengembangan dan pembangunan fondasi atlet. Dalam tahap ini, daya tahan jadi fokus utamanya. Setelah itu, tahun 2025-2028, atlet akan belajar berkompetisi, sehingga jam terbang untuk beradu dalam berbagai kompetisi akan bertambah.

Ketika fase itu berjalan dengan benar, fase terakhir adalah berlatih untuk menang. Tahap ini setara dengan speed saat ini. “Target tertingginya (lead) adalah finalis Olimpiade Los Angeles 2028. Ini target tertingginya. Berbeda dengan speed ya, target tertingginya adalah mempertahankan medali emas,” ucap Hendra, Jumat (7/3/2025).

Saat ini, ada delapan atlet lead yang berlatih di pemusatan latihan nasional panjat tebing di Hotel Santika Premier, Kota Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat. Mereka akan mengawali perjalanan tahun ini dengan mengikuti Piala Dunia Panjat Tebing di Wujiang, China, pada 25-27 April mendatang.

Pada pertengahan tahun, tim kepelatihan akan memilih beberapa atlet yang dianggap siap bersaing untuk meningkatkan kemampuan mereka di luar negeri. Mereka direncanakan untuk mengikuti pemusatan latihan di Eropa sembari mengikuti kompetisi-kompetisi di sana.

Aksi atlet panjat tebing putri Jabar Widia Fujiyanti ketika berlaga dalam final nomor lead perorangan putri cabang panjat tebing PON Papua 2021 di Arena Panjat Tebing Timika, Kota Mimika, Kabupaten Timika, Papua, Senin (4/10/2021). Widia meraih medali emas setelah unggul dengan mengantongi poin tertinggi yaitu 1,87. Medali perak diraih juga oleh atlet panjat tebing putri Jabar yaitu Salsabila dan medali perunggu diraih oleh atlet panjat tebing putri Papua Triara Putri Raudhah. Kompas/Rony Ariyanto Nugroho (RON) 4-10-2021

Eropa jadi pilihan karena industri olahraga panjat tebing, terutama lead, telah terbangun di sana. Dengan demikian, ada ribuan jalur dengan berbagai kesulitan yang bisa dicoba oleh para atlet. Pemahaman akan jalur yang beragam dibutuhkan atlet agar bisa bersaing di kancah internasional.

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia Yenny Wahid mengatakan, pengiriman atlet ke luar negeri bertujuan agar mereka terbiasa dengan jalur yang variatif. Ini merupakan sesuatu yang masih sulit untuk didapatkan di Indonesia karena keterbatasan sarana dan prasana.

Strategi itu disiapkan sembari mendorong para pembuat jalur dan juri untuk juga belajar atau mengikuti kursus di luar negeri. Dengan demikian, mereka nantinya bisa membantu untuk merancang jalur atau rute yang semakin rumit dan menantang.

Yenny mengatakan, upaya itu dilakukan agar semakin banyak atlet panjat tebing Indonesia yang lolos di Olimpiade Los Angeles 2028. Tidak hanya dari disiplin speed, tetapi juga dari lead ataupun boulder.

Piala Dunia di Bali

Setelah mengikuti Piala Dunia Panjat Tebing di Wujiang, atlet lead Indonesia akan tampil di hadapan publik sendiri pada Piala Dunia Panjat Tebing yang akan digelar di Bali. Pada kalender IFSC (Federasi Panjat Tebing Internasional), ajang ini bakal dilaksanakan pada 3-4 Mei 2025 dengan melombakan disiplin lead dan speed.

Perhelatan ini menandai ketiga kalinya Indonesia menjadi tuan rumah seri Piala Dunia Panjat Tebing. Pada 2022, Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia untuk pertama kalinya dengan menggelarnya di kawasan SCBD, Jakarta.

Warga menyaksikan aksi atlet panjat tebing dalam kualifikasi babak kedua seri ke-12 Piala Dunia Panjat Tebing 2022 nomor lead di SCBD Park, Jakarta, Minggu (25/9/2022). KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS) 25-9-2022

Setahun berselang, Indonesia menggelarnya lagi di Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan. Tak hanya itu, pada 2023, Indonesia juga menjadi tuan rumah IFSC Climbing Asian Qualifier 2023 atau Kualifikasi Panjat Tebing Zona Asia untuk Olimpiade Paris 2024. Ajang itu juga digelar di Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan.

Meski sudah tiga kali menjadi tuan rumah Piala Dunia, perhelatan di Bali akan menjadi pertama kalinya bagi Indonesia menggelar ajang tersebut di luar Jakarta. Piala Dunia di Bali sekaligus menjadi perhentian terakhir dalam tur Asia tiga putaran yang mencakup Piala Dunia di dua kota di China, Keqiao dan Wujiang.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Lucia Dwi Puspita Sari