Skuad Pantai Gading tidak mendapatkan waktu istirahat sebanyak para pemain utama Norwegia, tetapi kondisi ketajaman bertanding mereka lebih baik menjelang 32 besar.
29 Jun 2026 20:45 WIB · Olahraga
AFP
ARLINGTON, SENIN — Keberhasilan strategi kontroversial Pelatih Norwegia Stale Solbakken akan dibuktikan di babak 32 besar. Skuad inti Norwegia mendapatkan istirahat panjang berkat keputusan Solbakken, tetapi ketajaman bertanding Erling Haaland dan rekan-rekan dipertanyakan.
Para pemain utama Norwegia akan berada dalam kondisi bugar saat berhadapan dengan Pantai Gading di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Rabu (1/7/2026) pukul 00.00 WIB. Sebanyak 10 pemain, termasuk Haaland dan Martin Odegaard, sudah beristirahat sekitar sepekan.
Semua itu berkat keputusan Solbakken untuk memainkan skuad cadangan dalam laga penentu juara Grup I versus Perancis, Sabtu lalu. Sang pelatih merelakan status juara grup demi bisa mengembalikan kondisi terbaik para pemain. Adapun Norwegia takluk 1-4 dalam laga tersebut.
Saya tidak akan menyesali itu. Saya berdiri 100 persen di balik keputusan saya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/21/61916b91bf0f4275463e828940e8afb1-Norway_Iraq_WCup_Soccer_139100034.jpg)
Keputusan Solbakken banyak dikritik. Selain membatalkan pertemuan dua striker tertajam di dunia, yakni Haaland dengan Kylian Mbappe, dia juga tidak memperlihatkan karakter juara tim dengan pilihan itu. Apalagi, momentum Norwegia sedang sangat positif setelah mencetak tujuh gol di dua laga awal.
”Saya tidak akan menyesali itu. Saya berdiri 100 persen di balik keputusan saya. Satu-satunya yang membuat saya sedih hanyalah para pendukung yang ingin menyaksikan Erling dan Martin. Saya berharap bisa memberikan pengalaman yang lebih baik pada laga selanjutnya,” kata Solbakken.
Solbakken memahami betul arti Piala Dunia bagi negara mereka. Sebelumnya, Norwegia terakhir kali tampil di turnamen paling bergengsi itu pada edisi Perancis 1998. Solbakken, yang merupakan mantan gelandang tim nasional, menjadi salah satu yang turut merasakan pengalaman tersebut.
Setelah berhasil mengembalikan Norwegia ke Piala Dunia, sang pelatih tidak ingin negaranya pulang cepat seperti 28 tahun silam. Solbakken pun memilih mundur satu langkah untuk maju seribu langkah. Dia menyadari, akan sulit berperang habis-habisan di babak gugur dengan kondisi pemain kelelahan.
Para pemain kunci Norwegia, yakni Haaland dan Odegaard, baru saja menjalani musim yang sangat panjang di Liga Inggris. Mereka belum mendapatkan cukup istirahat, tetapi sudah harus langsung bergabung dengan timnas. Karena itu, manajemen kondisi kebugaran menjadi amat krusial.
Solbakken mengatakan, tugasnya adalah memutuskan hal terbaik untuk Norwegia. ”Saya harus memastikan Norwegia melangkah sejauh mungkin. Saya tidak bisa duduk di pesawat, baik saat kami pulang esok hari atau tiga pekan lagi, dengan perasaan bahwa saya belum melakukan apa yang bisa dilakukan,” ujarnya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/21/c5f192e19b3ed00080b9179f22516661-058191b909f549fda8e08c7b6ca728dc_0_c3d794aca9ed4ee5988ebc07b61afd45.jpg)
Masalahnya, nyaris seluruh skuad inti Norwegia ”diparkir” di laga versus Perancis. Haaland dan Odegaard tidak diberikan menit sedikit pun. Artinya, mereka baru akan bermain lagi menghadapi Pantai Gading setelah libur lebih dari tujuh hari. Ketajaman bertanding mereka dikhawatirkan menurun.
Manajemen kondisi Norwegia terlihat berbeda dengan yang dilakukan tim juara bertahan Argentina. Walaupun sudah memastikan lolos ke babak gugur, pelatih Lionel Scaloni tetap menurunkan penyerang 39 tahun Lionel Messi pada babak kedua versus Jordania. Harapannya, ketajaman bertanding Messi terus terjaga.
Sementara itu, Pantai Gading akan datang dengan ketajaman bertanding di level tertinggi. Mereka baru saja menjalani laga penentu kelolosan dari babak grup saat menang atas Curacao 2-0, Jumat lalu. Momentum positif itu akan dibawa tim asuhan pelatih Emerson Fae ke laga 32 besar.
Pantai Gading juga membawa motivasi lebih karena akhirnya bisa tampil di babak gugur untuk pertama kali setelah penantian sangat panjang. ”Kami enggan membatasi diri. Kami memiliki potensi yang sangat besar. Sekarang kami di babak gugur, kita lihat apa yang akan terjadi,” kata penyerang klub Villarreal Nicolas Pepe.
Pertarungan fisik akan menjadi kunci bagi kedua tim untuk melaju ke babak selanjutnya. Ketangguhan Haaland akan diuji oleh bek-bek dari Benua Afrika yang dikenal kuat dalam duel. Aliran kreativitas Odegaard juga menjadi tanda tanya karena akan dihadapkan dengan duo jangkar kekar, yakni Franck Kessie dan Ibrahim Sangare.
Di sisi lapangan lain, Norwegia harus bisa mengantisipasi serangan balik cepat dari penyerang lawan. Pantai Gading memiliki pemain sayap cepat, seperti Amad Diallo dan Yan Diomande. Pepe, yang sudah mencetak dua gol di Piala Dunia, juga bisa mengejutkan dengan peran bebasnya.
Diomande menjadi sosok yang paling disorot dari kubu Pantai Gading. Menurut The Athletic, pemain berusia 19 tahun dari RB Leipzig itu dikabarkan sudah hampir resmi untuk bergabung dengan klub raksasa Perancis Paris Saint-Germain. Harganya mencapai sekitar 100 juta euro (Rp 2,03 triliun). (AP/REUTERS)
Penulis:
Kelvin HianusaEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
FX Sukoto