TOKOH

Para Tokoh Utama Dewan Perdamaian dalam Belitan Berkas Epstein

Awalnya, kontroversi Dewan Perdamaian Trump karena tak ada orang Palestina. Kini, kontroversinya soal kedekatan tokoh dewan itu dengan Epstein, penjahat seksual.

05 Feb 2026 15:30 WIB · Internasional

AFP

Oleh Kris Mada

WASHINGTON DC, KAMIS — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi simpul pokok Dewan Perdamaian dan berkas Jeffrey Epstein. Dari delapan anggota dewan eksekutif lembaga itu, tiga terkait erat pula dengan Epstein.

Sejumlah media Israel dan sejumlah negara menyoroti kaitan itu. Media Israel, Haaretz, pada 4 Februari 2026 mengulas hubungan Marc Rowan. Konglomerat Yahudi AS yang dekat dengan Trump itu berkomunikasi erat dengan Epstein selama bertahun-tahun.

Menantu Trump, Jared Kushner, juga terekam berkomunikasi dengan Trump. Sementara mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair malah pernah mengundang Epstein ke kantornya.

Adapun Trump malah berulang kali disebut pada berbagai berkas Epstein. Sejumlah warganet sampai berseloroh, nama Trump di berkas Epstein lebih banyak dibandingkan Harry Potter dalam serial novel Harry Potter.

Struktur Dewan Perdamaian memang setidaknya ada empat lembaga. Ada Dewan Perdamaian pimpinan Trump yang beranggotakan sejumlah negara, termasuk Indonesia. Untuk jadi anggota tetap dewan itu, setiap negara harus membayar iuran awal 1 miliar dolar AS. Sejumlah negara Eropa dan Asia menolak undangan Trump untuk bergabung ke dewan itu.

Untuk menerjemahkan visi dan misi dewan itu, dibentuk Dewan Pelaksana beranggota delapan orang. Rowan, Kushner, dan Blair jadi anggota dewan itu.

Di bawahnya ada Dewan Pelaksana Gaza yang anggotanya terdiri dari perwakilan Mesir, Uni Emirat Arab, Turki, dan Qatar. Selain itu, ada Nickolay Mladenov, diplomat Bulgaria yang menjalin relasi dekat dengan Otoritas Palestina. Mladenov jadi anggota Dewan Pelaksana pada Dewan Perdamaian ataupun Dewan Pelaksana Gaza.

Di bawah Dewan Pelaksana Gaza ada Komite Nasional Pemerintahan Gaza (NCAG). Komite ini dipimpin oleh orang-orang Palestina. Direkturnya, Ali Sha’ath, merupakan teknokrat Palestina kelahiran Khan Younis, Gaza.

A handout picture released by Egypt’s State Information Service shows Egyptian Director of General Intelligence Hasan Rashad meeting with Palestinian Ali Shaath (L), the Gaza Committee Chairman, in Cairo on January 17, 2026 (Photo by Handout / EGYPTIAN STATE INFORMATION SEVICE / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO /  EGYPT STATE INFORMATION SERVICE" - HANDOUT - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS

Rangkaian kontroversi

Isu Gaza menjadi kontroversi awal Dewan Perdamaian. Di piagam deklarasi dewan itu sama sekali tidak disebut soal Gaza atau Palestina. Padahal, dewan itu disebut bermula dari gagasan Trump soal perdamaian Palestina. ”Ambisi membangun Gaza yang lebih baik tanpa orang Gaza sulit berhasil,” kata mantan diplomat India, Jayant Prasad, soal Dewan Perdamaian.

Kini, kontroversi bertambah dengan semakin terkuaknya relasi Trump, Rowan, Blair, dan Kushner. Haaretz, Bloomberg, dan Financial Times mengulas relasi mendalam Rowan dengan Epstein.

Rowan, pendiri dan kini CEO lembaga investasi Apollo Global Management, berulang kali mengirim surat elektronik dan bertelepon dengan Epstein. CEO Apollo sebelum Rowan, Leon Black, malah memberi Epstein 150 juta dolar AS. Black mundur pada 2021 dan digantikan Rowan. Alasan pengunduran diri Black adalah relasi dengan Epstein terungkap.

Ketika relasi Black-Epstein terungkap, Epstein telah tewas di penjara AS pada Agustus 2019. Waktu itu, ia sedang kembali diadili dalam kasus paedofilia, prostitusi, dan keuangan. Sementara pada 2008, Epstein dipenjara 13 bulan dalam kasus paedofilia dan prostitusi.

Selepas kasus 2008, Rowan berhubungan intensif dengan Epstein. Menurut Financial Times, mereka antara lain membahas perjanjian pembayaran kepada pemegang saham awal dan pendiri Apollo Global. Pada 2021, nilai perjanjian itu sekitar 570 juta dolar AS.

Pada 2015, Sanjay Patel menghubungi Epstein. Patel merupakan salah satu mitra pelaksana di Apollo Global dan menghubungi Epstein atas permintaan Rowan. Patel minta dihubungkan dengan keluarga Rothschild.

Setidaknya, sejak abad ke-18, keluarga besar Rothschild dikenal sebagai konglomerat Yahudi yang meminjamkan uang kepada banyak penguasa. Keluarga itu juga berinvestasi pada berbagai sektor usaha.

Setelah ada permintaan Patel, Epstein menghubungi Ariane Langner yang lebih dikenal sebagai Ariane de Rothschild. Ariane adalah istri mendiang Benjamin Rothschild, pendiri dan mantan pemimpin Edmond de Rothschild Group. Kelompok usaha itu salah satu bisnis dari keluarga besar Rothschild di Perancis.

Sementara Bloomberg mengulas niat Epstein membeli jet pribadi Rowan pada 2016. Nilai pesawat Gulfstream G450 itu ditaksir hampir 19 juta dolar AS. Aneka surel dan percakapan telepon itu mementahkan pernyataan Apollo pada 2020. Waktu itu, Apollo menegaskan tidak pernah berhubungan dengan cara apa pun dan kapan pun dengan Epstein.

Undangan

Dalam berkas terbaru Epstein yang disiarkan Departemen Kehakiman AS, terekam pembicaraan Epstein dengan mantan PM Israel Ehud Barak. Mereka membahas pembayaran besar untuk Blair.

Intinya, mereka membahas bagaimana cara membantu Blair mendapat banyak uang setelah tidak jadi PM pada 2007. Blair, dalam pembicaraan Epstein-Barak, menjadi konsultan.

Pada 2008-2016, Blair memang mengoperasikan kantor konsultansi Tony Blair Associates. Pada 2016, kantor itu ditutup dan Blair membentuk Tony Blair Institute for Global Change.

Menanggapi rekaman Epstein-Barak, juru bicara Blair menyebutnya sebagai sampah. ”Beliau tak pernah membahas penghasilannya dengan kedua orang itu,” demikian pernyataan kantor Blair.

Sebelumnya, Blair membenarkan pernah mengundang Epstein ke kantor PM Inggris. Blair menjadi PM pada 1997-2007.

(FILES) Former British prime minister and Middle East Quartet envoy Tony Blair gestures during his visit to the West Bank village of Zakaria near the Jewish settlement of Efrat, south of Bethlehem, on March 19, 2009. Tony Blair, the 72-year-old political veteran was Friday, January 16 named by US President Donald Trump as a member of a fledgling "Board of Peace" to help oversee long-term peace efforts for Gaza. (Photo by Musa al-SHAER / AFP)

Sementara Kushner, menantu Trump, mengundang Epstein dalam acara di New York, AS, pada 2013. Hadirin di kegiatan itu antara lain Trump dan produser film Harvey Weinstein. Kini, Weinstein dipenjara dan masih terus disidang untuk berbagai kasus kejahatan seksual.

Acara itu digelar beberapa tahun selepas Epstein keluar dari penjara dalam kasus paedofilia. Meski demikian, ia tetap menjalin relasi dekat dengan berbagai tokoh.

Dalam ulasan pada 4 Februari 2026, CNN mempertanyakan kedekatan para tokoh itu dengan Epstein. Sulit dipercaya bahwa sejumlah orang paling berpengaruh di dunia yang bergaul dengannya tidak mencurigai kecenderungan Epstein sama sekali.

Gagasan bahwa tidak ada yang tahu apa pun tampaknya sulit dipercaya. Sikap-sikap tersebut memunculkan banyak pertanyaan, antara lain apakah orang-orang di lingkaran Epstein sengaja menutup mata?

Jika demikian, gugatan yang muncul adalah utang apa yang sekarang mereka miliki kepada para korban yang hidupnya telah berubah selamanya? Apa kewajiban yang dimiliki orang-orang berkuasa terhadap mereka yang memiliki sedikit atau tanpa kekuasaan, seperti gadis-gadis muda yang dipaksa untuk memberikan layanan seksual untuk Epstein? (AP/AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kris Mada
 | 

Editor:

Bonifasius Josie Susilo H
 | 

Penyelaras Bahasa:

Priskilia Bintang Cornelia Sitompul