Prosesi pekan suci pertama Paus Leo berbeda dibandingkan dengan beberapa paus pendahulunya.
07 Apr 2026 08:45 WIB · Internasional
AP/Andrew Medichini
Kamis, 8 Mei 2025, jutaan umat Katolik dari berbagai penjuru dunia masih setia berada di Alun-alun Santo Petrus, di hari kedua konklaf yang akan memilih paus ke-267 dalam sejarah Gereja Katolik. Pada pukul 11.40 waktu Vatikan, asap hitam pekat bergulung-gulung keluar dari cerobong yang terletak di atas atap Kapel Sistina. Ini merupakan asap kedua yang menandai telah dua kali gagal memilih paus baru.
Tepat pukul 18.00 waktu Vatikan, tepuk tangan dan teriakan kembali bersahutan. Dari kejauhan, umat melihat cerobong di atas Kapel Sistina kembali mengeluarkan asap tipis. Teriakan dan kegembiraan makin meriah tatkala asap putih bergulung-gulung keluar dari cerobong. Kalimat ”Viva Ill Papa” bersahutan dengan ”Habemus Papam!” Kita mempunyai Paus baru….
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/05/03/05f626e6-1fc1-46aa-a605-b4e3473b8803_jpg.jpg)
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/05/09/3e821ec7-3859-467c-930f-8209ad93c69a_jpg.jpg)
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/05/10/559ef044-91bd-4072-914b-9d8a04ce33d9_jpg.jpg)
”Damai sejahtera bagimu,” sapa Paus Leo XIV, yang mengenakan jubah merah tradisional dan atribut kepausan, dari balkon Basilika Santo Petrus. Momen itu terjadi 70 menit setelah asap putih keluar. Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat terpilih sebagai paus ke-267 dan memilih nama Paus Leo XIV sebagai nama kepausannya. Paus Leo menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April 2025 di usia 88 tahun.
Kata ”kasih” dan ”persatuan” adalah dua kata yang berkali-kali ditekankan dalam misa inaugurasi Paus Leo XIV. Di akhir misa, Leo menyampaikan harapannya agar ada negosiasi untuk mewujudkan ”perdamaian yang adil dan abadi” di Ukraina dan memanjatkan doa bagi rakyat Gaza. Perang di Gaza, Lebanon, serta Iran menjadi keprihatinan di awal pemerintahan Paus Leo.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2026/04/07/84b6156c-9bb5-492a-9fe1-223902cd792f_jpg.jpg)
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2026/04/07/04dd0d5a-7c72-4c2f-9d1f-68ece39002e7_jpg.jpg)
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2026/04/07/3dfccc07-e113-430f-9d2d-7d3aea4e077e_jpg.jpg)
Dalam rangkaian perayaan Paskah yang dimulai dengan Minggu Palma, Paus Leo XIV dalam homilinya menyinggung tentang perang yang masih berlangsung di banyak negara. Selain mengatakan Tuhan tidak mendengarkan doa-doa mereka yang berperang atau mengutip Tuhan untuk membenarkan kekerasan yang mereka lakukan, ia secara khusus mendoakan umat di negara yang dilanda perang.
Paus menegaskan bahwa Tuhan adalah ”raja perdamaian” dan menolak kekerasan disuarakan sepanjang misa. Dalam berkat khusus di akhir misa, Paus Leo mengatakan bahwa ia berdoa terutama untuk umat Kristen di Timur Tengah. Dalam banyak kasus, mereka tidak dapat sepenuhnya menghayati ritual hari-hari suci ini, tambahnya.
Pada Minggu pagi, polisi Israel melarang para pemimpin tertinggi Gereja Katolik memasuki Gereja Makam Suci untuk merayakan misa Minggu Palma secara pribadi. Ini adalah kejadian pertama dalam beberapa abad, saat para pemimpin gereja dicegah merayakan Minggu Palma di tempat yang diyakini umat Kristen sebagai tempat Yesus disalibkan.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2026/04/07/2f663fb7-8c27-4d05-8a9b-83c047a45cfd_jpg.jpg)
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2026/04/07/9ea88606-3c15-455e-8470-ad8d34438188_jpg.jpg)
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2026/04/07/0da2bf0b-d925-4e31-b247-711b2c6877e5_jpg.jpg)
Pada perayaan pekan suci mengenang penderitaan Yesus, Paus Leo membasuh kaki 12 imam dalam ritual Kamis Putih. Ini memulihkan tradisi yang sebelumnya berbeda. Pendahulunya, Paus Fransiskus, memasukkan orang awam dan non-Kristen dalam upacara pembasuhan kaki. Bahkan ia melakukan upacara di penjara, pusat penahanan remaja, dan tempat pencari suaka.
Paus Leo menuangkan air dari kendi berwarna emas ke atas kaki para imam sebelum mengeringkan dengan kain putih dan menciumnya. Upacara pembasuhan kaki pada Kamis Putih mengingatkan pada pembasuhan kaki yang dilakukan Yesus terhadap 12 rasul-Nya pada Perjamuan Terakhir sebelum Ia disalibkan.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/04/07/7cb560fa-2805-4a4b-9af4-4cc30f1375f4.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/04/07/b93f372b-eb2b-413a-b52c-0d795cdfd2a8.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/04/07/7dafd93e-5cac-4b91-a520-161ec5a43426.jpg)
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2026/04/07/944bbbd2-65bb-49ae-a2de-effd1d9bfcff_jpg.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/04/07/404ad7d0-9df5-4c56-ab08-365e49b1c578.jpg)
Pada perayaan jalin salib, Paus Leo XIV membawa salib kayu di seluruh 14 pemberhentian. Selama beberapa dekade, mungkin ini adalah yang pertama Paus membawa sendiri salib kayu berkeliling di Koloseum pada upacara Jumat Agung.
”Saya membawa semua penderitaan ini dalam doa saya,” kata Paus Leo. Di dalam Koloseum, ia mengangkat salib dan memulai ritual yang diapit oleh dua pembawa obor, yang menemaninya sepanjang prosesi.
Selama satu jam, dimulai dari dalam Koloseum, Paus Leo membawa salib kayu melewati kerumunan di luar dan menaiki tangga curam ke Bukit Palatine, tempat dia memberikan berkat terakhir. Sekitar 30.000 umat berkumpul dan mengikuti tahapan-tahapan yang dibacakan melalui pengeras suara.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/04/07/fadc3e4f-5cca-4e8c-b93b-e2314253595f.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/04/07/c5f694be-1ccc-4e18-acc8-ec887b8c85eb.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/04/07/a8f6cda9-3267-4408-b3ad-09035cc6a58b.jpg)
Membawa lilin tinggi yang menyala melalui Basilika Santo Petrus yang gelap dan sunyi, Paus Leo mengawali perayaan paling gembira umat Kristen dengan kebaktian malam Paskah pertamanya sebagai paus. Tak lupa ia menyerukan agar Paskah membawa harmoni dan perdamaian ke dunia yang dilanda perang.
Sambil menyalakan lilin sebelum memasuki basilika, Paus mengucapkan, ”Terang Kristus yang bangkit dalam kemuliaan.” Para pembawa lilin berhenti untuk menyalakan lilin umat, lantas berjalan menyusuri lorong tengah, menyebarkan cahaya yang berkelap-kelip di basilika yang gelap sebelum lampu menyala.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2026/04/07/8829c915-7571-48ca-82b8-8e489d3fc289_jpg.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/04/07/b5805ff9-c7aa-45cf-89df-4128f47759b4.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/04/07/e2ff397e-6a49-43cb-862d-214a107f742c.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/04/07/c187da69-129b-4381-b7da-d452f78fd330.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2026/04/07/3e317d02-fe27-4500-99f4-2202e0a92d19.jpg)
Setelah misa Minggu Paskah, di hadapan sekitar 50.000 umat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus, Paus Leo menyampaikan doa ”Urbi et Orbi”, yang berarti ’untuk kota dan dunia’. Paus Leo juga menyapa umat beriman di seluruh dunia dalam 10 bahasa, termasuk Arab, China, dan Latin. Ini menghidupkan kembali praktik yang telah ditinggalkan oleh pendahulunya, Paus Fransiskus. (AP/AFP)
Penulis:
Ignatius Danu KusworoEditor:
Demitrius Wisnu WidiantoroPenyelaras Bahasa:
Nanik Dwiastuti