Memasuki perempat final, persaingan di turnamen Perancis Terbuka 2026 semakin terbuka. Hanya satu petenis juara Grand Slam yang masih bertahan.
02 Jun 2026 14:46 WIB · Olahraga
AP Photo/Thibault Camus
PARIS, SENIN — Persaingan terbuka di lapangan tenis tanah liat Roland Garros, Paris, Perancis, memunculkan banyak kejutan sejak awal. Pekan kedua turnamen Perancis Terbuka 2026, yang dimulai dengan babak perempat final, hanya akan diikuti satu juara Grand Slam.
Tunggal putri nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, menjadi juara Grand Slam tersisa di antara 16 perempat finalis tunggal putra dan putri yang akan tampil 2 dan 3 Juni.
Dalam misi meraih gelar pertama Perancis Terbuka, pemilik dua gelar dari Grand Slam Australia Terbuka dan dua gelar Amerika Serikat Terbuka itu akan berhadapan dengan Diana Shnaider di perempat final. Shnaider, petenis Rusia berusia 22 tahun, akan menjalani perempat final pertama di ajang Grand Slam.
Di tunggal putra, hanya ada dua finalis Grand Slam yang akan bersaing di perempat final. Finalis di tiga Grand Slam, kecuali di Wimbledon, Alexander Zverev, masih bisa bertahan ketika Jannik Sinner dan Novak Djokovic tersingkir pada babak kedua dan ketiga.
Zverev akan ditantang petenis Spanyol berusia 19 tahun, Rafael Jodar, pada pertandingan yang berlangsung Selasa (2/6/2026) malam waktu setempat.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/02/d466b58ef801b06a354333d794a3116c-wires_photo_5_.jpg)
Finalis Grand Slam lain yang bisa menembus perempat final Perancis Terbuka tahun ini adalah Matteo Berrettini. Laga melawan sesama petenis Italia, Matteo Arnaldi, menjadi perempat final pertama Berrettini sejak mencapai babak yang sama di AS Terbuka 2022.
Setelah itu, finalis Wimbledon 2021 tersebut lebih sering tersingkir pada babak-babak awal karena didera cedera, terutama tangan dan otot perut. Penampilannya di Roland Garros tahun ini bahkan menjadi yang pertama sejak 2021.
Selain Sabalenka, Zverev, dan Berrettini, petenis lain adalah mereka yang jarang melangkah jauh di arena Grand Slam. Tiga remaja pada paruh bawah undian bahkan baru kali ini bisa tampil pada pekan kedua Grand Slam.
Jika dua pekan lalu ada yang mengatakan bahwa saya akan tampil di perempat final, saya tak akan memercayainya.
Selain Jodar, yang akan melawan Zverev, dua remaja lain yang akan menjalani debut perempat final Grand Slam dan akan saling berhadapan adalah Joao Fonseca (19 tahun) dan Jakub Mensik. Mereka pernah bertemu dalam turnamen untuk petenis di bawah usia 21 tahun, Final ATP Next Gen 2024. Fonseca mengalahkan Mensik pada penyisihan grup dan melanjutkan langkahnya untuk menjadi juara.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/02/5c76a77dffd25d1858bc7572b759ed09-wires_photo.jpg)
Fonseca tampil luar biasa untuk menembus perempat final dengan mengalahkan pemilik 24 gelar Grand Slam, Novak Djokovic, pada babak ketiga, lalu finalis Perancis Terbuka, Casper Ruud, di babak keempat.
”Mentalitas saya berubah. Saya selalu berusaha fokus pada poin, bukan pada hasil akhir. Setelah tampil buruk di Australia Terbuka, saya pun memperbanyak latihan fisik,” kata Fonseca, yang mengalahkan Djokovic setelah kehilangan dua set awal.
Lawan yang dikalahkan Mensik tak seberat lawan Fonseca. Namun, dia memperlihatkan ketangguhannya ketika mengalahkan Andrey Rublev pada babak keempat. Mensik menang 6-3, 7-6 (6), 4-6, 2-6, 6-3.
”Pertandingan yang sulit. Meski telah unggul dua set, saya merasa masih bisa kalah. Saya senang akhirnya bisa mengatasi tekanan pada set kelima dan mendapatkan kembali momentum untuk menang,” kata Mensik.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/02/6a2da97404dbf9d13452fe34cefbcbb2-wires_photo_1_.jpg)
Pada tunggal putri, Maja Chwalinska, bahkan lebih sering tersingkir pada babak kualifikasi sebelum mencapai babak kedua Wimbledon 2022, babak pertama Australia Terbuka 2025, dan perempat final Perancis Terbuka 2026. Petenis Polandia itu 12 kali tersisih pada babak kualifikasi sejak menjalani debut pada persaingan Grand Slam di Australia Terbuka 2020.
Di Roland Garros kali ini, Chawlinska juga bersaing sejak kualifikasi. ”Saya berlatih bersama pelatih fisik yang baru sejak tahun lalu. Saya harus menyesuaikan diri lagi, tetapi mengalami banyak perkembangan. Saya pun bisa bermain dengan lebih agresif,” tutur Chwalinska dalam laman resmi WTA.
Kehadiran para perempat finalis baru di panggung Grand Slam ini terjadi setelah banyak bintang tersingkir pada pekan pertama. Di tunggal putri, juara bertahan, Cori Gauff, disingkirkan Anastasia Potapova pada babak ketiga. Adapun empat kali juara Perancis Terbuka, Iga Swiatek, kalah dari Marta Kostyuk pada babak keempat.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/02/1962184ccc0cd5e508ee3077c1666ec8-wires_photo_4_.jpg)
”Jika dua pekan lalu ada yang mengatakan bahwa saya akan tampil di perempat final, saya tak akan memercayainya,” ujar Kalinskaya, yang mengalahkan Potapova di babak keempat dengan skor 6-4, 2-6, 7-6 (7).
Tersingkirnya Sinner dan Djokovic serta absennya Carlos Alcaraz dinilai Felix Auger-Aliassime sebagai peluang besar. ”Tidak ada Sinner di semifinal adalah kesempatan besar, tetapi saya harus tetap fokus pada pertandingan terdekat,” ucap petenis Kanada yang akan berhadapan dengan Flavio Cobolli di perempat final itu.
Meski tanpa Sinner, Italia masih meloloskan tiga tunggal putra ke perempat final. Mereka adalah Berrettini, Arnaldi, dan Flavio Cobolli yang akan menjadi lawan Auger-Aliassime di perempat final.
”Ini adalah Grand Slam favorit saya. Kami, petenis Italia, bisa bermain nyaman di tanah liat,” ujar Cobolli. (AP/AFP)
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Yulvianus HarjonoPenyelaras Bahasa:
Nanik Dwiastuti