Peluncuran Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Direncanakan Pertengahan Februari 2025

Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis diperkirakan baru dilaksanakan pada pertengahan Februari 2025. Berbagai persiapan pun masih berjalan.

01 Feb 2025 15:56 WIB · Humaniora

Oleh Deonisia Arlinta

JAKARTA, KOMPAS — Waktu pelaksanaan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis masih belum dipastikan. Namun, peluncuran pelaksanaan program tersebut diperkirakan dilakukan pada pertengahan Februari 2025. Berbagai persiapan masih berjalan, termasuk menyiapkan sumber daya manusia dan menyediakan alat penunjang pemeriksaan.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Widyawati, saat dihubungi pada Sabtu (1/2/2025), menuturkan, tanggal peluncuran program Pemeriksaan Kesehatan Gratis masih dikaji. Apakah pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis nanti akan menunggu pelantikan kepala daerah juga turut dipertimbangkan.

”Masih dikaji (peluncuran Pemeriksaan Kesehatan Gratis). Insya Allah pertengahan Februari. Persiapan masih terus berjalan. Koordinasi juga dilakukan dengan instansi terkait untuk persiapan SDM. Pemenuhan alat dan bahan juga terus dilakukan,” katanya.

Widyawati menyebutkan, pemeriksaan kesehatan gratis nantinya bisa diakses masyarakat di 10.000 puskesmas dan klinik swasta yang sudah bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Kementerian Kesehatan telah menerbitkan petunjuk teknis pemeriksaan kesehatan gratis hari ulang tahun yang dapat digunakan sebagai pedoman pelaksanaan bagi seluruh pihak terkait.

Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis merupakan salah satu program quick win yang diusung pemerintahan Prabowo-Gibran. Program ini bertujuan untuk mendeteksi masalah kesehatan masyarakat sejak dini serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pelaksanaan pemeriksaan

Secara terpisah, Direktur Tata Kelola Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan Roy Himawan dalam acara bertajuk ”Sosialisasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Hari Ulang Tahun bagi Kader Posyandu”, Kamis (30/1/2025), menyampaikan, layanan pemeriksaan kesehatan gratis hari ulang tahun akan ditujukan bagi bayi dan anak hingga usia 6 tahun, usia dewasa di atas 18 tahun, dan warga lansia. Sementara pada anak usia sekolah usia 7-17 tahun akan dilaksanakan setiap tahun saat tahun ajaran baru.

Secara teknis, pemeriksaan kesehatan bagi bayi baru lahir akan dilakukan saat usia bayi dua hari. Sementara pada usia lain, selain usia sekolah, pemeriksaan akan dilakukan saat seseorang berulang tahun sampai maksimal satu bulan setelah tanggal ulang tahun.

Quote

Masyarakat punya waktu sampai dengan 30 hari ke depan untuk memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis.

”Jadi, tidak berarti sekarang ulang tahun harus sekarang periksa. Negara memberikan kesempatan ketika hari ulang tahun, masyarakat punya waktu sampai dengan 30 hari ke depan untuk memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis,” ujar Roy.

KEMENTERIAN KESEHATAN

Bagi bayi baru lahir, pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan, baik fasilitas kesehatan yang melayani persalinan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas atau klinik, maupun fasilitas kesehatan tingkat lanjut (FKTL) seperti rumah sakit. Sementara pemeriksaan bagi kelompok usia lain akan dilaksanakan di puskesmas dan FKTP lain yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Bagi anak sekolah, mulai tingkat sekolah dasar (SD), SMP, dan SMA, pemeriksaan akan dilakukan di sekolah. Pemeriksaan anak sekolah akan melibatkan petugas kesehatan di puskesmas ataupun kader kesehatan untuk datang melakukan pemeriksaan di sekolah.

”Pelaksanaannya di sekolah, tidak kemudian membawa peserta didik ke fasilitas kesehatan. Ini juga akan dilakukan secara bertahap mulai tahun ajaran baru pada 2025. Jadi belum sekarang,” ucap Roy.

Persiapan

Roy menuturkan, sebelum melakukan pemeriksaan, masyarakat perlu memastikan telah mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile. Setelah itu, masyarakat harus mengisi biodata diri pada aplikasi tersebut. Sistem dalam aplikasi tersebut kemudian akan menginformasikan kapan waktu pemeriksaan bisa dilakukan. Pemberitahuan waktu pemeriksaan akan disampaikan sebanyak tiga hari, yakni sejak 30 hari sebelum pelaksanaan pemeriksaan, seminggu sebelum pemeriksaan, dan sehari sebelum pemeriksaan.

Pemeriksaan Kesehatan Mata - Kerabat Paku Alam mengikuti pemeriksaan kesehatan mata oleh tim medis dari Rumah Sakit Mata Dr Yap di Pura Pakualaman, Yogyakarta, Rabu (21/2). Pemeriksaan kesehatan mata bagi kerabat Paku Alam dan abdi dalem tersebut digelar dalam rangka peringatan 212 tahun berdirinya Kadipaten Pakualaman berdasarkan penanggalan Jawa.Kompas/Ferganata Indra Riatmoko (DRA)21-02-2018

”Mohon kesediaannya juga untuk mengisi dulu kuesioner sebelum datang ke puskesmas untuk mendapatkan PKG (Pemeriksaan Kesehatan Gratis). Saat sudah mengisi kuesioner baru, kita siap melakukan PKG dengan mendatangi puskesmas yang ditunjuk,” tuturnya.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan telah terdaftar sebagai peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)/BPJS Kesehatan sebelum melakukan pemeriksaan. Kepesertaan JKN akan memudahkan peserta untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya masalah kesehatan yang membutuhkan tatalaksana lebih lanjut.

Bagi masyarakat yang memiliki kendala untuk mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile, akses untuk Pemeriksaan Kesehatan Gratis tetap tersedia secara manual. Masyarakat bisa langsung datang ke puskesmas dengan terlebih dahulu mengisi kuesioner dan mendaftarkan diri melalui tenaga kesehatan. Namun, cara ini tidak disarankan karena membutuhkan waktu yang lebih lama.

Jenis pemeriksaan

Roy menyampaikan, jenis pemeriksaan yang diberikan dalam program Pemeriksaan Kesehatan Gratis akan berbeda-beda sesuai dengan siklus hidup masyarakat. Pemeriksaan pun akan disesuaikan dengan hasil pengisian kuesioner dari setiap orang. Pemeriksaan skrining tahap pertama akan diberikan jika diperlukan.

Seorang warga lanjut usia (Lansia) mengikuti senam di Kantor Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta, Rabu (29/5/2024). Puskesmas Mampang Prapatan menggelar peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2024 dengan tema "Lansia Sehat dan Berdaya untuk Indonesia Emas". Dalam kegiatan ini para lansia mengikuti sejumlah kegiatan seperti senam, skrining kesehatan, hingga talkshow. Sejumlah lansia juga menampilkan pertunjukan angklung untuk meramaikan acara. Puluhan lansia dari Kecamatan Mampang Prapatan mengikuti acara ini. Kementerian Sosial RI mengusung tema "Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat" untuk memperingati Hari Lanjut Usia Nasional 2024. Tema ini menekankan pentingnya perawatan dan penghargaan terhadap lansia, serta memastikan bahwa mereka hidup dengan sejahtera. KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 29-05-2024

Untuk bayi baru lahir, jenis pemeriksaan yang bisa diakses, antara lain, untuk mengetahui kondisi kekurangan hormon tiroid bawaan, kekurangan hormon adrenal bawaan, penyakit jantung bawaan kritis, dan kondisi pertumbuhan, seperti berat dan tinggi badan.

Sementara pada anak balita dan anak prasekolah, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi pertumbuhan, tuberkulosis, gangguan telinga, gangguan mata, kesehatan gigi, talasemia, dan gula darah. Pemeriksaan talasemia dan gula darah hanya diberikan pada usia dua tahun.

Pada usia dewasa dan lansia, pemeriksaan, antara lain, untuk mengetahui tekanan darah, kadar gula darah, tuberkulosis, risiko stroke dan jantung, fungsi ginjal, kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, gizi, kesehatan jiwa, pemeriksaan calon pengantin, dan fungsi hati. Pemeriksaan fungsi ginjal, risiko stroke, dan risiko jantung dilakukan pada usia lebih dari 40 tahun. Pemeriksaan kanker payudara dan leher rahim untuk usia lebih dari 30 tahun dan kanker paru pada usia lebih dari 45 tahun.

”Pentingnya kita melakukan pemeriksaan kesehatan itu untuk dapat mengetahui faktor risiko penyakit. Kemudian, kita bisa tahu sejak awal penyakitnya dan bisa mendapatkan terapi lebih dini agar tidak harus jatuh pada kualitas hidup yang tidak baik atau bahkan sampai meninggal,” tutur Roy.


Kerabat Kerja

Penulis:

Deonisia Arlinta
 | 

Editor:

Adhitya Ramadhan