Sempat diisukan pergi akhir musim ini, Pep Guardiola kembali setia untuk Manchester City. Namun, ada rencana tersembunyi petinggi City dalam kontrak baru Pep.
21 Nov 2024 10:46 WIB · Olahraga
Manchester City meredakan isu kepergian Pep Guardiola dengan memberikannya perpanjangan kontrak baru. Pep dipastikan tetap bersama City hingga 2026 dengan opsi perpanjangan satu musim. Meski City dibayangi ancaman turun kasta akibat 115 tuduhan pelanggaran financial fair play (FFP), Pep menyatakan komitmennya bersama klub.
Tuduhan terhadap City belum terbukti karena belum ada keputusan pada sidang kasus tersebut. City kini sedang dalam kondisi tidak ideal. Selain menghadapi tuntutan 115 pelanggaran FFP, City juga telah dipastikan kehilangan Direktur Sepak Bola Txiki Begiristain pada akhir musim.
Begiristain lebih dari kawan dekat Guardiola. Dia sudah seperti separuh otak Guardiola. Kepada dialah Guardiola dengan leluasa berdiskusi atau meminta petunjuk tentang membentuk suatu tim yang hebat. Keduanya sudah terlibat kerja sama semenjak Guardiola menangani Barcelona selama empat musim. Kepergian Begiristain turut menguatkan dugaan bahwa Guardiola tidak akan melanjutkan kontraknya di City.
Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Guardiola menyetujui perpanjangan kontrak yang disodorkan manajemen City. Dengan begitu, Guardiola bakal menggenapkan masa baktinya di City hingga satu dasawarsa. Guardiola bergabung dengan City pada 2016. Selama hampir sembilan tahun, Guardiola telah mempersembahkan total 15 trofi besar. Itu termasuk enam gelar Liga Inggris dan satu Liga Champions Eropa.
Sebelum kesepakatan tercapai, Guardiola sempat enggan menunjukkan komitmen bertahan. Saat didesak wartawan pun Guardiola tidak memberikan jawaban pasti.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2024/09/28/1e4cc233-f8f5-44d2-8a52-266e22fc75b4.jpg)
”Saya sudah berkali-kali mengatakan, saya tidak akan membicarakan hal ini (perpanjangan kontrak). Jika itu akan terjadi, itu akan terjadi. Kami selalu berkomunikasi, dan apa yang akan terjadi akan terjadi, selalu demi kebaikan klub,” kata Guardiola.
Melihat gelagat Guardiola yang enggan membicarakan perpanjangan kontrak, sebagai langkah antisipasi, City sempat menjajaki calon pengganti Guardiola.
Beberapa nama yang muncul antara lain Ruben Amorim atau Xabi Alonso. Akan tetapi, Amorim telah terikat kontrak dengan Manchester United, sementara Alonso masih betah melatih Bayern Leverkusen.
Di tengah ketidakpastian itu, Guardiola akhirnya setuju memperpanjang kontrak. Namun, durasi kontraknya kali ini tergolong pendek, hanya satu musim alih-alih empat atau lima musim. Hal ini pun mengundang spekulasi bahwa Guardiola kembali ke pelukan City hanya sementara dan kemudian pergi untuk selamanya.
Beberapa sumber di internal City mengungkapkan kepada Football Transfer alasan di balik perpanjangan kontrak Guardiola.
Ide utama di balik klausul kontrak baru tersebut adalah untuk memberi Pep kesempatan berbelanja pada beberapa bursa transfer lagi guna mempersiapkan dan membangun lagi skuad sebelum ia pergi. Sumber itu menyebut, kepergian Pep pada akhirnya tidak bisa dihindari.
City sangat menyadari profil usia para pemain saat ini tidak sepenuhnya ideal. Sebanyak 12 pemain atau setengah dari total pemain senior kini berusia 29 tahun atau lebih.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2024/09/23/981ed19f-3584-4b52-8b76-8f1df82ddc31.jpg)
Sebagai perbandingan, hanya ada enam pemain dalam kelompok usia tersebut di Arsenal. Adapun di Liverpool ada lima pemain berusia 29 tahun atau lebih. Sementara MU punya delapan pemain, dan hanya satu pemain di Chelsea.
Kondisi City akan dievaluasi kembali mendekati akhir kontrak Pep musim depan. Barulah setelah itu, keputusan akhir tentang apakah opsi perpanjangan satu tahun akan diaktifkan atau tidak.
”Opsi untuk mempertahankan sang pelatih selama satu musim lagi murni merupakan kemungkinan jika para petinggi City merasa bahwa tim belum siap untuk menghadapi kepergiannya,” tulis laporan dari Football Transfer.
Setelah Guardiola benar-benar pergi, Mikel Arteta sempat muncul sebagai target impian pengganti Guardiola. Manajer Arsenal itu sebelumnya adalah tangan kanan Guardiola saat masih menjabat asisten manajer di City.
Arteta dinilai sebagai penerus ideal Pep. Hanya saja, ini merupakan gambaran rencana masa depan City karena Arteta telah menandatangani perpanjangan kontrak dengan Arsenal.
Belum ada pendekatan serius dari City terhadap Arteta. Akan tetapi, City terus memantau situasi Arteta bersama Arsenal.
Penulis:
I Gusti Agung Bagus Angga PutraEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Kusnadi .