PSSI menunjuk Frank van Kempen sebagai suksesor pelatih kepala tim U-20 Indonesia. Van Kempen memiliki waktu hingga awal 2026 untuk mencari pemain dan membentuk tim.
05 Jul 2025 17:13 WIB · Olahraga
Dengan pengalaman panjang mengasuh tim-tim usia muda di Belanda, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan tongkat estafet pelatih tim U-20 Indonesia kepada Frank van Kempen. Dalam riwayat kepelatihannya, Van Kempen pernah melatih dua pemain tim nasional Indonesia, yakni Kevin Diks dan Thom Haye.
Van Kempen tercatat telah terjun ke dunia kepelatihan selama 18 tahun atau sejak 2007. Kontribusi utamanya adalah menangani tim-tim muda sejumlah klub Belanda, seperti Roda JC U-19, Helmond Sport U-21, Sparta Rotterdam U-19 dan U-20, serta NAC Breda U-21.
Di level senior, Van Kempen yang berusia 53 tahun lebih itu banyak menjadi asisten sejumlah pelatih. Hal itu dijalaninya ketika membantu Jurgen Streppel di Helmond Sport (2008-2011), Ton Lokhoff di VVV-Venlo (2012-2014), Wil Boessen di Helmond Sport (2019-2022), serta Rick Kruys di VVV-Venlo (2022-2024). Tak ketinggalan, ia juga pernah membantu Fred Rutten dan Philip Coci ketika menangani PSV Eindhoven sebagai analis video periode 2011 sampai 2014.
Selain telah melanglang buana ke sejumlah klub semenjana Belanda, Van Kempen juga sudah memiliki bekal bertugas di level internasional. Hal itu didapatkan ketika membantu Remy Reijnierse menangani tim U-20 Belanda pada Juli 2014 hingga Juni 2016. Sebanyak 13 pertandingan uji coba dijalani Van Kempen bersama tim ”Jong Oranje”.
Masa menjadi staf pelatih tim U-20 Belanda itu yang membuat Van Kempen mengenal dua pemain yunior Belanda yang kini memperkuat skuad ”Garuda”. Kevin sempat menjalani lima pertandingan ketika Van Kempen menjadi pembantu Reijnierse.
Semua laga itu tercipta dalam gim uji coba. Tiga kemenangan atas Turki U-20, Amerika Serikat U-20, dan Jerman U-20, lalu dua kekalahan dari Inggris U-20 menjadi catatan kebersamaan Van Kempen dengan Kevin.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/02/19/0d350cf0-dff1-4c0e-a2dc-c9b322374db9_jpeg.jpg)
Adapun Thom sempat satu kali merasakan bermain di bawah kendali duet Reijnierse dan Van Kempen. Momen itu tercipta pada laga uji tanding menghadapi Ceko U-20 pada 4 September 2014. Setelah itu, Thom memperkuat tim U-21 Belanda.
Jumlah kebersamaan Kevin dan Thom bersama Van Kempen sejatinya lebih banyak dari gim-gim itu. Sebab, Van Kempen juga menjadi staf pelatih tim U-21/U-23 Belanda ketika Reijnierse ditunjuk sebagai pelatih interim skuad muda itu pada kurun waktu 2015-2016.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan, pengalaman panjang Van Kempen dalam tim usia dini menjadi latar belakang PSSI memberikan mandat tambahan kepada Van Kempen. Sebelumnya, Van Kempen ditunjuk sebagai asisten pelatih U-23 Indonesia untuk membantu Gerald Vanenburg.
”Coach Frank (Van Kempen) memiliki banyak pengalaman sebagai pelatih, khususnya di level pemain muda. Di KNVB (Persatuan Sepak Bola Kerajaan Belanda), dia juga merupakan instruktur pelatih untuk UEFA A, B, dan C sejak 2014,” ucap Erick dalam pernyataan resmi, Sabtu (5/7/2025).
Van Kempen menyambut positif peran barunya di Indonesia. Ia antusias bergabung dalam proyek besar sepak bola Indonesia.
”Talenta muda Indonesia luar biasa. Tugas saya adalah menciptakan jembatan pengembangan agar mereka bisa bersaing di level tertinggi. Hal itu dibangun melalui disiplin, taktik modern, dan kultur kerja keras,” ujar Van Kempen menambahkan.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/02/13/ae29a986-7cf5-4042-b3e5-cfa25ad0bf20_jpg.jpg)
Peran Van Kempen sebagai pelatih U-20 baru tersedia pada 2026. Pada tahun depan, tim U-20 baru memiliki sejumlah agenda. Mulai dari Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Dengan target utama menembus babak utama Piala Asia U-20 2027 serta Piala Dunia U-20 2027, Van Kempen memiliki waktu persiapan yang cukup ideal untuk mencari pemain di tim Garuda Muda asuhannya.
Ia setidaknya bisa melakukan pencarian bakat selama enam bulan, baik kepada pemain binaan tim-tim lokal maupun sejumlah pemain diaspora. Para pemain tim U-17 Indonesia yang disiapkan untuk Piala Dunia U-17 2025 pun bisa menjadi andalan bagi skuad U-20 Indonesia mulai tahun depan.
Seperti diketahui, tim U-20 Indonesia gagal memenuhi target tampil di Piala Dunia U-20 2025. Tim asuhan Indra Sjafri tersingkir pada babak penyisihan Piala Asia U-25 2025 di China, Februari lalu. Jens Raven dan kawan-kawan hanya mendapat satu poin kontra Yaman, lalu tumbang dari Iran dan Uzbekistan.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/02/19/6bc9aafe-f74a-4d09-b59f-4d39ecbcecc4_jpeg.jpg)
”Dengan kehadiran coach Frank, kami ingin membangun kekuatan tim U-20 agar lebih siap untuk jenjang berikutnya dan mampu bersaing di level lebih tinggi,” kata Erick.
Lolos ke Piala Dunia U-20 2027 bukan perkara mudah. Sebab, hanya empat tim yang lolos ke semifinal Piala Asia U-20 2027 yang bisa melaju ke pentas dunia.
Indonesia belum pernah menembus babak empat besar sejak Filipina 1970. Kala itu, Indonesia membawa pulang medali perak akibat kalah 0-3 dari Burma (Myanmar) di partai puncak. Sementara itu, pertama kali dan masih menjadi momen terakhir Indonesia berpartisipasi di Piala Dunia U-20 tercipta pada edisi Jepang 1971.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
FX Sukoto