Perpisahan De Bruyne dan Manchester City pada akhir musim adalah kepastian. Akan tetapi, penampilan De Bruyne di Piala Dunia Antarklub masih menjadi teka-teki.
05 Apr 2025 07:36 WIB · Olahraga
Jika orang biasa melihat suatu kebuntuan, maka Kevin De Bruyne menatap itu sebagai sebuah peluang. Sang gelandang kreatif bisa menembus ruang dan waktu untuk memecahkan masalah. Visi di level tertinggi itu tidak akan lekang oleh waktu. Namun, keabadian serupa tidak berlaku untuk tubuhnya.
De Bruyne, 33 tahun, memutuskan hengkang dari Manchester City pada akhir musim. Dia tidak memperpanjang kontrak yang segera habis pada akhir Juni 2025. Kisah indah selama sepuluh tahun terakhir antara De Bruyne dan City sudah berada di ujung jalan.
”Saya akan langsung ke intinya dan memberi tahu bahwa ini akan menjadi bulan-bulan terakhir saya sebagai pemain City. Tidak mudah menuliskan ini, tetapi sebagai pesepak bola, kami tahu hari seperti ini pada akhirnya akan datang. Hari itu telah tiba,” tulis De Bruyne pada Jumat (4/4/2025).
Di kalangan pesepak bola Eropa, usia De Bruyne belum memasuki fase pensiun. Hanya saja, performanya menurun drastis karena rentetan cedera selama dua musim terakhir. Dia sudah menepi selama 195 hari sejak musim 2023-2024 akibat lima problem berbeda, dua kali di antaranya cedera paha.
Ini adalah hari yang menyedihkan (karena harus berpisah). Hari yang membahagiakan juga karena kita tahu apa yang sudah diberikannya. Tidak perlu dibahas tentang peran dia dalam kesuksesan kami.
Puncaknya, musim ini. De Bruyne baru diturunkan 12 kali sejak awal laga di Liga Inggris. Dia terakhir kali menjadi pemain inti pada saat City bertemu Liverpool pada Februari lalu. Posisinya mulai diambil oleh bintang muda Omar Marmoush yang baru didatangkan di jendela transfer Januari.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/05/20/caab9bcd-2837-4c21-9a8c-9bb232e7aafd_jpg.jpg)
Wajar jika De Bruyne memilih berpisah dari City dan keluar dari liga paling kompetitif itu. Dia sudah meraih segalanya, mengantar 19 gelar juara untuk ”Si Biru Langit’, termasuk capaian treble winner pada musim 2022-2023. Dia bermain 413 kali dengan sumbangan 106 gol dan 174 asis.
”Saya sudah tahu beberapa hari lalu,” kata Manajer City Josep Guardiola.
”Ini adalah hari yang menyedihkan (karena harus berpisah). Hari yang membahagiakan juga karena kita tahu apa yang sudah diberikannya. Tidak perlu dibahas tentang peran dia dalam kesuksesan kami,” lanjutnya.
Guardiola menyanjung De Bruyne sebagai salah satu gelandang terhebat yang pernah bermain di Inggris. Sang manajer juga meyakini, hanya masalah waktu sampai pihak klub membuat patung untuk pemain asal akademi KRC Genk tersebut. De Bruyne dan City sudah melekat dalam sejarah.
De Bruyne berada di ujung jalan, tetapi perjalanannya masih belum usai. City masih akan berlaga di Piala FA dan Piala Dunia Antarklub. Peluang terbesar dan terdekat ada di Piala FA. Sebagai satu-satunya tim ”Enam Besar” yang tersisa, De Bruyne dan rekan-rekan sudah masuk semifinal.
Keikutsertaan sang gelandang di Piala Dunia Antarklub masih menjadi teka-teki. Kontrak De Bruyne berakhir per 30 Juni, sementara turnamen di Amerika Serikat tersebut berlangsung pada 14 Juni-13 Juli. Jika terus melaju, City hanya bisa menggunakan jasa De Bruyne sampai fase grup.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2019/04/14/8e6e43a5-dc21-4a84-a53e-993a2f725ac3.jpg)
Fase gugur, babak 16 besar, akan dimulai pada 28 Juni-1 Juli tergantung undian. Saat ditanya kemungkinan De Bruyne ikut serta, Guardiola masih belum bisa menjawab. ”Pertanyaan yang bagus, tetapi saya tidak tahu. Itu adalah kompetisi (dengan format) baru,” ujarnya.
”Klub harus berbicara kepadanya dan dia harus memutuskan apa yang ingin dilakukan. Pastinya (akan sangat pas jika ditutup di Piala Dunia Antarklub). Semua tergantung Kevin, apakah itu memungkinkan atau tidak. Saya hanya berharap itu tidak akan mengganggu kontraknya di masa depan,” tambah Guardiola.
Negosiasi pihak City dan komitmen De Bruyne akan menjadi penentu. Sebelumnya, FIFA memberikan tanggung jawab penuh kepada klub untuk mencari solusi terkait kontrak. Tujuannya agar bisa memfasilitasi keikutsertaan pemain yang habis kontrak pada musim panas, kebanyakan dari liga-liga Eropa.
Klub-klub pun diberikan kelonggaran. Di Liga Inggris, misalnya, jendela transfer musim panas dibuka dua kali. Jendela pertama dibuka pada 1-10 Juni, biasanya awal Juni, untuk memfasilitasi registrasi pemain yang akan ikut ke Piala Dunia Antarklub.
Menurut The Athletic, FIFA juga memungkinkan klub mengganti daftar skuad saat turnamen, tepatnya pada periode 27 Juni-3 Juli. Artinya, sangat mungkin jika De Bruyne hanya membela City sampai babak 16 besar, lalu digantikan pemain lain jika lolos ke babak selanjutnya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/02/c00782f6cc6b7553b4bb6be956aed735-AFP_36YZ2JK.jpg)
Terlepas dari semua spekulasi dan teka-teki itu, ada satu hal yang pasti. De Bruyne masih akan bersama City selama dua bulan ke depan. Sisa waktu itu yang harus dinikmati dan dirayakan. ”Kami akan menikmati dua bulan terakhir bersama-sama. Saya yakin dia akan dipenuhi cinta dan pengakuan yang pantas didapatkan,” kata Guardiola. (AP/REUTERS)
Penulis:
Kelvin HianusaEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari