INFRASTRUKTUR

Persiapan Mudik Lebaran, Perbaikan Jalan Nasional di Lampung Mulai Dikebut

Perbaikan jalan nasional di Lampung mulai dilakukan untuk memperlancar arus mudik Lebaran. Tiga ruas jalan lintas Sumatera menjadi sasaran utama perbaikan.

23 Feb 2026 18:53 WIB · Ekonomi & Bisnis

KOMPAS/VINA OKTAVIA

Oleh Vina Oktavia

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS — Tiga pekan jelang masa mudik Lebaran 2026, perbaikan sejumlah ruas jalan nasional di Lampung mulai dikebut. Di sejumlah lokasi di jalan lintas Sumatera, petugas melakukan perbaikan dengan menambal jalan-jalan yang berlubang.

Perbaikan, antara lain, dilakukan di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, Senin (23/2/2026) siang. Berdasarkan pantauan Kompas, para petugas lapangan terlihat membongkar jalan-jalan yang berlubang yang akan diperbaiki dengan mesin bor.

Aspal jalan yang mulai mengelupas pun dibersihkan untuk kemudian ditambal kembali dengan aspal hotmix yang baru. Setiap hari, di jalan yang termasuk jalan lintas Sumatera itu, para pekerja melakukan perbaikan sepanjang 5-10 kilometer.

Jalan lintas Sumatera adalah salah satu jalur mudik yang akan dilalui pengendara, khususnya pemudik sepeda motor. Jalan itu dilalui pemudik dari arah Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, menuju Bandar Lampung dan sekitarnya.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Lampung M Ali Duhari meninjau perbaikan jalan lintas Sumatera di Bandar Lampung, Lampung, pada Senin (23/2/2026).

Di ruas jalan tersebut, dari Bakauheni hingga Bandar Lampung, saat ini masih terdapat puluhan jalan berlubang dengan diameter 10-30 sentimeter (cm) dan kedalaman 5-10 cm.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung M Ali Duhari mengatakan, petugas mulai dikerahkan untuk melakukan perbaikan jalan berlubang di ruas jalan lintas barat Sumatera, jalan lintas tengah Sumatera, dan jalan lintas timur Sumatera.

Dari tiga ruas jalan tersebut, kerusakan jalan paling banyak ditemui di jalan lintas tengah Sumatera, mulai dari Lampung Tengah hingga Way Kanan dan perbatasan Lampung dengan Sumatera Selatan.

”Saat ini, tim dari BPJN Lampung sedang bekerja di semua ruas jalan nasional sepanjang 1.298 kilometer secara simultan,” kata Ali saat meninjau perbaikan jalan berlubang di Jalan Soekarno-Hatta, Bandar Lampung, pada Senin.

Kondisi jalan rusak di Kabupaten Pringsewu, Lampung, pada Minggu (22/2/2026)

Menurut Ali, kontrak pekerjaan perbaikan jalan nasional di Lampung sudah dimulai pada Februari 2026. Selain memperbaiki jalan-jalan yang berlubang, BPJN Lampung juga menerjunkan tim sapu lubang yang bertugas memantau dan memperbaiki jalan-jalan berlubang di tiga ruas jalan nasional di Lampung. BPJN Lampung juga menerjunkan tim untuk perbaikan drainase dan pengendalian tanaman.

Dia menambahkan, perbaikan jalan berlubang di tiga ruas jalan nasional di Lampung ditargetkan selesai pada H-10 Idul Fitri agar tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas. Ia pun optimistis seluruh ruas jalan nasional akan siap dilalui masyarakat untuk mudik dengan aman dan lancar.

BPJN Lampung juga akan menyiagakan tim yang terus memantau kondisi jalan selama masa mudik dan siap melakukan penanganan ketika terjadi kondisi darurat di lapangan.

”Ada juga tim yang siap melakukan penanganan apabila terjadi kondisi darurat ataupun lubang-lubang baru di ruas jalan nasional. Untuk itu, semua posko dilengkapi dengan tempat beristirahat serta alat berat dan material untuk penambalan lubang yang bersifat sementara dan bisa dilakukan dengan cepat,” tutur Ali.

Sementara itu, Polres Lampung Selatan juga melakukan patroli dengan menyisir jalur mudik dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung. Selain itu, petugas juga mengecek jalur kondisi jalur alternatif yang akan dilalui pemudik.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Selatan Ajun Komisaris Erza Nasution mengatakan, dari hasil peninjauan lapangan, aparat menemukan jalan-jalan berlubang yang menjadi lokasi rawan kecelakaan lalu lintas. Di sejumlah lokasi, polisi memberikan tanda dan memasang peringatan agar pengendara berhati-hati.

Quote

Saat ini, tim dari BPJN Lampung sedang bekerja di semua ruas jalan nasional sepanjang 1.298 kilometer secara simultan.

Dikeluhkan warga

Kondisi jalan berlubang yang banyak ditemukan di sejumlah ruas jalan nasional di Lampung pun dikeluhkan para pengendara. Ketika hujan deras mengguyur, lubang-lubang kecil yang tersebar di jalan-jalan itu sering kali tertutup genangan air sehingga membahayakan pengendara, khususnya pengendara sepeda motor.

Saat pengendara melintas, jalan berlubang di sepanjang ruas jalan itu pun tertutup genangan air. ”Ada lubang, kirain enggak dalam, ternyata motornya oleng sampai saya terjatuh,” kata Khomariyah, salah seorang pengendara.

Perempuan yang sehari-hari bekerja di Bandar Lampung itu memang kerap pulang ke rumah orangtuanya di Kabupaten Lampung Tengah setiap bulan. Menurut dia, kondisi jalan berlubang di jalan lintas Sumatera semakin parah akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Lampung selama dua bulan terakhir. Di sejumlah ruas jalan, kondisi jalan aspal juga sudah tergerus.

Dia berharap pemerintah bisa segera mempercepat perbaikan jalan rusak sebelum masa mudik Lebaran berlangsung. Pasalnya, arus lalu lintas di jalan lintas Sumatera di Lampung akan semakin padat sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan panjang apabila tidak segera ditangani.

Petugas mengoperasikan alat berat saat perbaikan jalan di ruas jalan lintas Sumatera di Bandar Lampung, Lampung, pada Senin (23/2/2026).

Adapun Suyanto (45), warga Kabupaten Pringsewu, juga mengeluhkan kondisi jalan rusak di sejumlah lokasi di jalan lintas barat Sumatera. Menurut dia, kondisi jalan yang bergelombang dan berlubang sering kali menimbulkan kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas.

Saat ini, jalan yang rusak mulai ditangani petugas. Sejumlah jalan berlubang sudah dibongkar dan diperbaiki menggunakan aspal. Warga berharap perbaikan jalan rusak bisa segera selesai.


Kerabat Kerja

Penulis:

Vina Oktavia
 | 

Editor:

Haris Firdaus
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nanik Dwiastuti