Di atas kertas, MU mustahil kalah dari Grimsby Town. Namun, sejarah pertemuan di Blundell Park berpihak kepada tim Liga Dua Inggris itu.
26 Agt 2025 14:05 WIB · Olahraga
CLEETHORPES, SELASA — Machester United akan menjalani momen kedua bermain di putaran kedua Piala Liga Inggris alias Carabao Cup sejak 2014. Meskipun hanya akan berjumpa tim kasta keempat atau Liga Dua Inggris, yaitu Grimsby Town, ”Setan Merah” tidak sepenuhnya bisa menjamin raihan tiga poin dari Stadion Blundell Park di Cleethorpes.
Putaran kedua adalah babak terendah bagi tim-tim Liga Primer Inggris di Piala Liga. Sebanyak 11 tim yang tidak lolos kompetisi antarklub Eropa akan memulai persaingan lebih dini. Adapun tujuh tim yang mewakili Inggris di kancah internasional memulai perjalanan pada putaran ketiga.
Pada 11 musim lalu, MU pernah merasakan debut tampil di putaran kedua Piala Liga. Hasilnya sangat memalukan sebab mereka takluk dari tim asal Liga Satu Inggris atau kasta ketiga, MK Dons, dengan skor telak, 0-4. Kala itu, MU diasuh Louis van Gaal.
Walhasil, menghadapi tim dari kasta kompetisi lebih rendah dibandingkan edisi 2014, MU haram jemawa. Apalagi, meremehkan Grimsby.
Bruno Fernandes dan kawan-kawan akan menjadi bagian skuad MU yang kembali menginjakkan rumput Blundell Park dalam 77 tahun terakhir. Sudah sejak 17 Maret 1948 pada laga Divisi Satu Inggris—dulu kompetisi tertinggi—mereka tidak lagi bersua. Tanggal itu pula menjadi kunjungan terakhir MU ke Blundell Park.
Musim 1947-1948 atau perjalanan kompetisi tahun kedua setelah berakhirnya Perang Dunia II adalah edisi terakhir ”The Mariners”, julukan Grimsby, bermain di kompetisi tertinggi Inggris.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/18/903b28cd08a4ce22cd5906456ce9c7f3-cropped_image.jpg)
Catatan pertemuan yang terhenti itu sekaligus membekukan untuk sementara rekor pertemuan kedua tim. Tak heran, Grimsby masih memiliki hasil head-to-head yang sangat baik menghadapi MU di Blundell Park.
Sejak bertarung pertama kali pada 17 November 1894, ketika MU masih bernama Newton Heath, Grimsby sudah 11 kali membuat sang lawan pulang dengan kekalahan. The Mariners hanya delapan kali gagal menang kontra MU di kandang. Hasil itu masing-masing empat kali seri dan tumbang.
Sejarah pertemuan yang apik itu bisa meningkatkan kepercayaan diri skuad Grimsby. Terlebih lagi, Grimsby pun mampu meraup kemenangan pada tiga laga kandang di Liga Dua musim ini. Setidaknya, The Mariners memiliki modal untuk kian mengempaskan martabat MU ke titik nadir.
Ketika kami mengenakan seragam Manchester United, kami tahu kebisingan akan selalu tercipta. Kami sudah terbiasa. - Bruno Fernandes -
Di sisi lain, MU juga masih dibebani tekanan mental besar akibat nirmenang pada dua laga awal di Liga Inggris musim ini. Mereka hanya meraup satu poin dan mencetak sebuah gol dalam duel kontra duo London, Arsenal dan Fulham.
Situasi itu membuat Jon Hall, salah satu pemegang tiket musiman Grimsby tertua, yakin The Mariners memiliki kans untuk menciptakan kejutan. Hall sudah berusia 96 tahun.
Ia menyaksikan langsung laga terakhir Grimsby kontra MU di Blundell Park pada Maret 1948 silam. Laga itu berakhir imbang, 1-1.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/25/1b7facd74eab545708ef9833038cf71b-wires_photo_2025_08_25T022121.694.jpg)
”Saya rasa kami akan mampu mengimbangi Manchester United meskipun secara realistis peluang menang kami sangat kecil. Bagi saya, paling penting, tim bermain bagus, manajer menyusun tim secara solid, dan seluruh pemain melakukan tugas mereka dengan baik,” tutur Hall dilansir laman resmi klub itu, Selasa (26/8/2025).
Merindukan kemenangan menjadi misi yang dibawa MU dalam menempuh perjalanan darat sekitar 195 kilometer menuju Blundell Park. Selain butuh hasil positif pertama di musim ini, Setan Merah sudah terlalu lama pulang tanpa poin penuh dari laga tandang kompetisi domestik.
Sejak menang di kandang Leicester City, 17 Maret 2025, MU selalu gagal menang di markas lawan. Artinya, sudah lima bulan mereka tidak meninggalkan stadion oposisi dengan kepala tegak dan senyum.
Manajer MU Ruben Amorim mengakui kemenangan sangat penting bagi timnya. Ia percaya satu kemenangan saja bisa menjadi titik balik bagi perjalanan Setan Merah pada awal musim ini.
”Kami membutuhkan kemenangan untuk merasakan sedikit santai, bukan dalam hal intensitas dan cara kami bermain, melainkan untuk menjaga pikiran kami,” ucap Amorim dilansir Manchester Evening News.
Amorim tentu tidak ingin disandingkan dengan Van Gaal yang membuat MU tersisih dari putaran kedua Piala Liga pada 2014. Juru taktik asal Portugal itu sudah dipenuhi aib demi aib selama memimpin di Old Trafford.
Catatan Amorim adalah baru membantu MU mengemas 28 poin dalam 29 pertandingan Liga Inggris. Angka itu adalah koleksi poin terendah bagi manajer MU dalam kurun laga-laga itu di era Liga Primer.
Amorim menegaskan, dirinya sudah mempelajari Grimsby. Ia berencana untuk melakukan pergantian, baik dalam susunan 11 pemain utama serta cara bermain anak asuhannya.
Apalagi, Piala Liga adalah kesempatan terbaik Amorim untuk mempersembahkan trofi bagi MU. Setan Merah masih sulit bersaing di Liga Inggris dan Piala FA.
”Kami ingin menang. Kami tahu, dalam pertandingan di Piala Liga, segalanya mungkin terjadi. Jadi, kami harus menunjukkan permainan untuk menang,” katanya.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/07/30/ce422b82-b27a-4d21-9f32-3f5cf0532f1f_jpg.jpg)
Gelandang dan kapten MU, Bruno Fernandes, mengakui suara-suara keraguan mulai menyelimuti skuad Setan Merah. Kata dia, hal itu wajar seiring hasil nirmenang pada awal musim ini. Namun, ia meyakinkan pendukung bahwa performa seluruh pemain secara individu dan kolektif sudah dalam jalur yang benar.
”Ketika kami mengenakan seragam Manchester United, kami tahu kebisingan akan selalu tercipta. Kami sudah terbiasa. Kami fokus untuk memahami apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan diri dan tim demi membantu tim memenangkan pertandingan,” tutur Fernandes kepada Sky Sports.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Yulvianus HarjonoPenyelaras Bahasa:
Teguh Candra