Petaka Cederanya Diks, Indonesia Tertinggal 0-3 dari Jepang

Sempat tiga kali mengancam gawang Jepang, Indonesia menutup babak pertama dengan tertinggal 0-2. Petaka tim ”Garuda” diawali dengan cederanya Kevin Diks.

15 Nov 2024 20:14 WIB · Olahraga

Oleh Yulvianus Harjono

JAKARTA, KOMPAS — Tim nasional sepak bola Jepang mengukir sejarah, yaitu untuk pertama kali mencetak gol di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada laga melawan Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026, Jumat (15/11/2024) malam. Setidaknya tiga gol bahkan dicetak Jepang dalam pertemuan ketiga melawan Indonesia di Senayan.

Tiga gol Jepang itu meruntuhkan ”keangkeran” Stadion Utama GBK. Untuk kali pertama pada laga kandang di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, gawang tim ”Garuda” kebobolan. Sebelumnya, di tempat yang sama, Indonesia menahan Australia, 0-0, pada September lalu.

Selain itu, pada dua lawatan sebelumnya Jepang di Senayan, yaitu pada laga uji coba 1981 dan kualifikasi Piala Dunia 1990, gawang Indonesia tak kebobolan dari ”Samurai Biru”. Pada dua laga itu, masing-masing, Indonesia menang 2-0 dan imbang 0-0.

Namun, pada laga babak pertama tadi di Senayan, Jepang mampu memperlihatkan kebesarannya sebagai tim terbaik di Asia saat itu, yaitu peringkat ke-15. Di tengah hujan yang mengguyur, Jepang tampil menekan sejak peluit wasit dibunyikan.

Suporter Indonesia mengenakan wig berwarna merah putih saat tiba di kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024). Para suporter akan menyaksikan laga Indonesia melawan Jepang pada pertandingan kelima Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia yang dimulai pukul 19.00. KOMPAS/ADRYAN YOGA PARAMADWYA (YGA) 15-11-2024

Namun, di tengah tekanan dan dominasi penguasaan bola Jepang, Indonesia justru lebih sering menciptakan peluang berbahaya lewat serangan balik dan transisi cepat. Setidaknya tiga peluang emas dibuat tim Garuda dalam waktu hanya 14 menit sejak sepak mula.

Salah satu peluang yaitu pada menit ke-8, bahkan semestinya berbuah gol jika ujung tombak Indonesia, Ragnar Oratmangoen, lebih tenang. Ia lepas dari perangkap off-side dalam situasi transisi dan tinggal berhadap-hadapan dengan kiper Jepang, Zion Suzuki. Namun, kiper klub Liga Italia, Parma FC, itu masih sigap untuk menghadang Oratmangoen.    

Kehadiran bek yang baru saja dinaturalisasi, Kevin Diks, menambah kualitas permainan tim Garuda. Tak hanya menjaga areal sisi kanan pertahanan Indonesia, ia juga beberapa kali aktif mendesain serangan balik berbahaya.

Quote

Petaka Indonesia hadir setelah Diks mengalami cedera dan lalu digantikan Sandy Walsh.

Kombinasinya dengan gelandang cepat, Yakob Sayuri, beberapa kali merepotkan Jepang, tim terkuat di Grup C yang baru kebobolan satu gol sejauh ini. Dalam sebuah situasi, yaitu pada menit ke-28, pemain sayap kiri Jepang, Kaoru Mitoma, bahkan sampai dikartu-kuning karena menjatuhkan Diks dalam situasi serangan balik Indonesia.   

Klasemen sementara Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 hingga Jumat (15/11/2024) sore.

Petaka Indonesia hadir setelah Diks mengalami cedera, lalu digantikan Sandy Walsh. Jepang mencetak dua gol dari sayap kiri, yaitu masing-masing pada menit ke-34 dan ke-39. Gol pertama Jepang terjadi akibat bunuh diri pemain bertahan, Justin Hubner.

Ia mencoba memblok bola yang mengarah ke ujung tombak Jepang yang berdiri bebas di depan gawang Indonesia, Koki Ogawa. Namun. Bola justru masuk ke gawang Indonesia yang dijaga kiper Maarten Paes. Gol bunuh diri itu menjadi yang ketiga bagi Hubner untuk skuad Indonesia, dua di antaranya bersama timnas senior.  

Gol kedua Jepang juga tidak terlepas dari kelalaian Indonesia di pertahanan kanan. Mitoma dengan leluasan membuat operan diagonal berbahaya yang diselesaikan oleh pemain klub AS Monako, Takumi Minamino, menjadi gol.

Tak lama seusai jeda turun minum, Jepang menambah gol lewat Hidemasa Morita.

Perubahan formasi

Pada laga ini, Pelatih Indonesia Shin Tae-yong langsung menurunkan bek yang baru saja dinaturalisasi, Kevin Diks. Ia dipasang sebagai bek sayap kanan untuk melengkapi kuartet pertahanan yang juga diperkuat kapten tim Jay Idzes, Rizky Ridho, dan Calvin Verdonk.

Susunan pemain Indonesia versus Jepang pada laga putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Jakarta, Jumat (15/11/2024).

Pola empat bek sejajar ini pertama kali dipakai Shin pada putaran ketiga kualifikasi 2026. Sebelum-sebelumnya, Shin lebih sering memakai pola lima bek. Meskipun demikian, materi pemain yang diturunkan melawan Jepang tetaplah mengutamakan pertahanan. Dari 10 pemain outfield yang diturunkan, enam pemain punya karakter bertahan yang kuat.

Pada posisi sayap kanan, misalnya, Shin memasang Justin Hubner, alih-alih Witan Sulaeman atau Ricky Kambuaya yang lebih ofensif. Hal itu untuk mengantisipasi serangan deras dari sayap kiri Jepang yang diperkuat dua pemain Liga Primer Inggris, Kaoru Mitoma dan Daichi Kamada. Lalu, pada posisi gelandang jangkar, Nathan Tjoe-A-On, dipasang untuk melapis pertahanan.

Thom Haye, yang dibangkucadangkan pada laga sebelumnya, yaitu melawan China, tampil sebagai pemain mula. Kehadirannya sangat penting untuk menghadirkan kreativitas Garuda. Ia berduet dengan Yakob Sayuri dalam menopang serangan.

Adapun di posisi kiper, sayap kiri, ujung tombak, tiga pemain, yaitu Maarten Paes, Rafael Struick, dan Oratmangoen, belum tergantikan. Mereka melengkapi formasi 4-5-1 yang dimainkan Shin.


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulvianus Harjono
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono