Piala Asia Futsal 2026: Ujian Indonesia Menuju Piala Dunia Futsal 2028

Indonesia bertekad menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Ajang Piala Asia Futsal 2026 menjadi ujian kesiapan, baik penyelenggaraan maupun prestasi.

01 Feb 2026 06:01 WIB · Olahraga

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN

Oleh Andreas Yoga Prasetyo

Indonesia sedang menjadi tuan rumah Piala Asia Futsal 2026 yang berlangsung 27 Januari-7 Februari 2026. Kejuaraan ini diikuti 16 negara yang terbagi dalam empat grup. Tuan rumah Indonesia tergabung dalam Grup A bersama Irak, Kirgistan, dan Korea Selatan. Pada Piala Asia Futsal 2026, timnas futsal Indonesia berhasil mencatatkan prestasi baru dengan menjadi runner-up. Meski kalah dari Iran di final, capaian ini menjadi catatan gemilang mengingat sebelumnya, prestasi terbaik Indonesia terhenti pada babak perempat final.

Penyelenggaraan turnamen dua tahunan di level Asia ini menjadi ujian kesiapan bagi Indonesia yang tengah berjuang menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Langkah ini tentu menjadi angin segar bagi Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia mulai melangkah ke panggung internasional dalam ranah pengembangan futsal profesional.  Jika berhasil tentu hal ini akan menjadi prestasi tersendiri bagi sejarah futsal di Indonesia dan Asia Tenggara.

Jika menengok dari sejarah penyelenggaraan Piala Dunia Futsal, hanya Thailand satu-satunya negara di Asia Tenggara yang pernah dipercaya sebagai tuan rumah pada 2012.

Selain Thailand, belum ada satu pun negara di Asia Tenggara yang mencapai prestasi serupa. Keputusan Indonesia untuk ikut serta dalam pertarungan sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028 tentu akan mengangkat citra futsal Asia Tenggara di mata dunia.

Para pemain timnas futsal Indonesia menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum berhadapan dengan Korea Selatan pada babak kualifikasi Grup A di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Timnas futsal Indonesia melumat Korea Selatan dengan skor telak 5-0.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK)
27-01-2026

Di satu sisi, perjuangan Indonesia memang cukup berat. Pasalnya, pada 2024, penyelenggaraan Piala Dunia telah diselenggarakan di negara Asia, yakni Uzbekistan. Dalam sejarah penyelenggaraan Piala Dunia Futsal, pelaksanaan Piala Dunia belum pernah dilakukan secara berturut-turut pada satu benua yang sama. Hal ini dilakukan demi menyamaratakan kesempatan pada negara-negara di benua lainnya agar terlibat dalam Piala Dunia Futsal yang diselenggarakan setiap empat tahun ini.

Di sisi lain, Indonesia bukannya peluang. Dari sisi fasilitasi, misalnya, Indonesia  memiliki Indonesia Arena di Jakarta Pusat dan Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, yang dapat dimanfaatkan sebagai arena pertandingan.

Sementara dari sisi catatan prestasi, Indonesia berada pada peringkat ke-25 besar dunia dan 10 besar di Asia. Artinya, Indonesia layak disandingkan dengan negara-negara besar dalam futsal, seperti Uzbekistan, Jepang, Polandia, dan Italia.

Modal ini tentu dapat dimanfaatkan oleh Indonesia untuk menuju Piala Dunia Futsal 2028. Apalagi, Indonesia saat ini tengah menjadi sorotan pencinta futsal di Asia karena menjadi tuan rumah Piala Asia Futsal 2026 di Jakarta.

Infografik riset Peringkat Tim Futsal di Asia 2025.

 

Penyelenggaraan Piala Futsal Asia 2026

Penyelenggaraan Piala Asia bukanlah hal baru dalam sejarah futsal bagi Indonesia. Pada 2002, Indonesia juga pernah menjadi tuan rumah Piala Asia Futsal. Saat itu, Indonesia berhasil memperoleh kepercayaan sebagai tuan rumah Piala Asia Futsal edisi keempat. Inilah keikutsertaan perdana Indonesia dalam kancah futsal Asia.

Sayangnya, prestasi Indonesia dalam pesta olahraga futsal Asia saat itu tidak terlalu mentereng. Setelah sukses menekuk China dengan skor 6-0, Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor 5-1 dan Kuwait dengan skor 3-2.

Hasil imbang melawan Kirgistan tidak cukup untuk mengangkat posisi Indonesia pada klasemen. Indonesia harus puas berada pada peringkat keempat klasemen dari total lima tim di Grup C saat itu.

Secara tim, Indonesia saat itu memang belum siap sepenuhnya untuk tampil di kancah Asia. Pasalnya, Indonesia masih menggunakan beberapa pemain sepak bola profesional, salah satunya adalah Francis Wewengkang. Pemain yang pernah memperkuat Persjiatim Solo, Persikota Tangerang, hingga Persija Jakarta ini pernah mencicipi karier sebagai pemain timnas futsal pada Piala Asia 2002.

Meski dalam kondisi timpang, Indonesia terbilang sukses menyelenggarakan Piala Asia Futsal 2002 saat itu. Istora Senayan menjadi saksi keramahan Indonesia dalam penyelenggaraan kompetisi olahraga level Asia. Indonesia saat itu juga menjadi saksi kejayaan Iran yang berhasil meraih gelar juara untuk keempat kalinya secara beruntun.

Kini, penyelenggaraan serupa kembali dilaksanakan di Jakarta. Kondisinya tentu sangat berbeda dibandingkan tahun 2002. Saat ini, futsal telah memiliki peminatnya tersendiri. Bahkan, liga profesional telah berjalan yang melahirkan sejumlah pemain berbakat. Artinya, penyelenggaraan Piala Asia Futsal 2026 benar-benar akan menjadi perhatian masyarakat, bahkan dunia internasional.

Penyelenggaraan ini tentu merupakan ajang pembuktian bagi Indonesia. Jika pada 2002 Indonesia hanya sekadar menyelenggarakan Piala Asia, tidak demikian dengan penyelenggaraan tahun ini.

Piala Asia Futsal 2026 adalah ajang pembuktian bahwa dari sisi fasilitas dan dukungan masyarakat, Indonesia layak menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Kesiapan infrastruktur fisik utama, infrastruktur penunjang, hingga sikap pendukung timnas futsal Indonesia amat menentukan keberhasilan penyelenggaraan kompetisi futsal tingkat Asia ini.

Infografik riset Prestasi Indonesia di Piala Asia Futsal.

 

Prestasi Indonesia di Piala Futsal

Selain dari sisi penyelenggaraan, Indonesia juga perlu membuktikan prestasinya di kancah Piala Asia Futsal 2026. Timnas futsal Indonesia merupakan tim kompetitif di level Asia dan dunia. Berdasarkan catatan FIFA per 12 Desember 2025 lalu, Indonesia berada pada peringkat 24 dunia futsal. Peringkat Indonesia lebih tinggi dibandingkan sejumlah negara-negara top sepak bola seperti Belanda (29), Uruguay (30), dan Belgia (34).

Pada kancah Asia, Indonesia berada pada peringkat enam terbaik di bawah Iran (5), Thailand (11), Jepang (13), Vietnam (20), dan Uzbekistan (22). Peringkat FIFA ini menggambarkan bahwa Indonesia mampu bersaing dengan tim papan atas futsal dunia lainnya.

Peringkat dunia ini tidak dicapai dalam waktu sebentar. Perjuangan Indonesia membangun kerangka pembinaan futsal membutuhkan waktu hingga dua dekade. Pembinaan dan pengelolaan secara profesional terus dilakukan, terutama dalam empat tahun terakhir. Indonesia berhasil mencatatkan beberapa prestasi seperti juara Piala Futsal AFF 2024 di level Asia Tenggara.

Indonesia juga tampil kompetitif pada turnamen 4 Nations World Series 2025 yang diikuti empat negara, yakni Argentina, Jepang, Arab Saudi, dan Indonesia. Turnamen ini digelar di Jakarta International Velodrome pada Februari 2025. Timnas futsal Indonesia berhasil menaklukkan Jepang, raksasa futsal Asia, dengan skor 1-0. Indonesia juga berhasil menang atas tim Arab Saudi dengan skor 3-0.  Meski kalah dari Argentina, Indonesia berhasil menempati peringkat kedua (runner up) pada turnamen 4 Nations World Series 2025.

Pemain timnas futsal Indonesia Ardiansyah Nur berhadapan dengan pemain Korea Selatan pada babak kualifikasi Grup A di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Timnas futsal Indonesia melumat Korea Selatan dengan skor telak 5-0.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK)
27-01-2026

Tim futsal Indonesia juga berhasil menorehkan prestasi di ajang CFA International Men’s Futsal Tournament 2025. Turnamen futsal internasional ini diselenggarakan oleh China Invitational Tournament (CFA) pada September 2025.

Turnamen ini diikuti delapan negara, yakni China, Korsel, Denmark, Uni Emirat Arab, Selandia Baru, Myanmar, Kamboja, dan Indonesia. Tim Indonesia berhasil menjadi juara CFA International Men’s Futsal Tournament 2025.

Timnas futsal Indonesia berhasil meraih medali emas di ajang SEA Games 2025. Pada laga penentuan, Indonesia berhasil mengalahkan tuan rumah Thailand dengan skor 6-1.

Saat ini, pada Piala Asia Futsal 2026, tim Indonesia telah memastikan lolos dari babak kualifikasi grup dan melangkah ke babak delapan besar. Tak hanya babak delapan besar, timnas futsal Indonesia berhasil melaju hingga babak final.

Jejak prestasi ini menunjukan bahwa tim futsal Indonesia berkembang pesat. Momentum ini tentu perlu dimanfaatkan untuk menggapai tujuan yang diimpikan oleh pecinta futsal, yakni tampil dalam Piala Dunia Futsal 2028. (LITBANG KOMPAS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Andreas Yoga Prasetyo
 | 

Editor:

Yohan Wahyu
 | 

Infografik:

Gunawan Kartapranata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Yuliana Karim