Pilkada Jatim 2024, dari Dusun Terpencil hingga Cuaca Ekstrem

Pendistribusian logistik ini agar masyarakat di daerah terluar tetap bisa menyalurkan aspirasi politiknya dalam pesta demokrasi.

26 Nov 2024 19:32 WIB · Politik & Hukum

Oleh Runik Sri Astuti

Pemilihan kepala daerah serentak di Jawa Timur memasuki tahapan pemungutan suara pada Rabu (27/11/2024). Berbagai persiapan dilakukan, seperti pendistribusian logistik di daerah terpencil, pendirian tempat pemungutan suara unik, hingga antisipasi cuaca ekstrem.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Tempat Pemungutan Suara (TPS) 11, Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo, Jawa Timur, Saikhudin sibuk memasukkan logistik pilkada serentak 2024 ke dalam perahu nelayan di Dermaga Pasar Ikan, Selasa (26/11/2024).

Setelah memastikan tidak ada logistik yang terlewat, perahu kemudian bertolak mengarungi Sungai Gebang menuju ke Dusun Pucukan yang lokasinya terpencil karena berada di pesisir Selat Madura. Logistik tersebut diambil dari kantor kelurahan menggunakan kendaraan operasional desa menuju ke dermaga.

”Perjalanan menuju ke TPS 11 Dusun Pucukan harus dilakukan melalui jalur sungai menggunakan perahu nelayan. Lokasi dusun itu tidak bisa diakses menggunakan kendaraan roda empat, bahkan roda dua juga sulit karena melalui pematang tambak ikan. Apalagi di musim hujan seperti ini jalannya hampir tidak bisa dilewati,” ujar Saikhudin.

Logistik pilkada serentak yang harus didistribusikan itu berupa surat suara untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Sidoarjo serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jatim.

Selain itu, ada kotak suara, bilik suara, tinta, segel, dan sejumlah formulir. Seluruh logistik itu tidak hanya dikemas rapi, tetapi juga dilapisi plastik untuk melindungi dari percikan air sungai atau risiko terkena air hujan.

Anggota KPPS menata logistik pilkada serentak di Sidoarjo dan Jatim ke dalam perahu nelayan. Logistik ini diantar ke lokasi terpencil di TPS 11 Dusun Pucukan, Kelurahan Gebang, Sidoarjo, Selasa (26/11/2024) *** Local Caption *** Anggota KPPS menata logistik pilkada serentak di Sidoarjo dan Jatim ke dalam perahu nelayan. Logistik ini diantar ke lokasi terpencil di TPS 11 Dusun Pucukan, Kelurahan Gebang, Sidoarjo, Selasa (26/11/2024)

Kabupaten Sidoarjo memiliki tiga dusun yang berada di daerah terluar, yakni Dusun Kepetingan di Desa Sawohan serta Dusun Pucukan dan Dusun Kalikajang di Kelurahan Gebang. Pengiriman logistik pilkada serentak 2024 ke Dusun Kepetingan dilakukan melalui Dermaga Batu Karang, Desa Bluru Kidul.

Pengiriman logistik ke Dusun Pucukan dilakukan melalui Dermaga Pasar Ikan, Kelurahan Gebang. Adapun pengiriman logistik ke Dusun Kalikajang dilakukan lewat Dermaga Desa Penatarsewu, Kecamatan Candi. Tiga dusun dijangkau dari tiga dermaga yang berbeda, tetapi sama-sama menggunakan jalur sungai.

Kepala Polsek Kota Sidoarjo Ajun Komisaris Ega Prayudi mengatakan, untuk menjamin keamanan pendistribusian logistik pilkada serentak 2024 di wilayah terluar, pihaknya mengerahkan personel kepolisian dan TNI. Tantangan pendistribusian ialah terbatasnya alat transportasi karena hanya bisa diakses menggunakan perahu.

Selain itu, perjalanan dengan perahu ini juga cukup menantang karena harus ditempuh selama 1,5 jam. Perahunya juga harus menyewa karena tidak ada angkutan umum. Oleh karena itu, perjuangan pendistribusian logistik di wilayah terpencil ini harus diapresiasi oleh masyarakat dengan menggunakan hak pilihnya pada saat pencoblosan 27 November 2024 nanti.

”Pendistribusian logistik ini agar masyarakat di daerah terluar tetap bisa menyalurkan aspirasi politiknya dalam pesta demokrasi. Polri memastikan keamanan selama proses distribusi dan pelaksanaan pencoblosan hingga penghitungan suara nanti,” ucap Ega.

Warga mulai mendirikan TPS pada Selasa (26/11/2024). Salah satunya TPS 14 Desa Keboansikep, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. *** Local Caption *** Warga mulai mendirikan TPS pada Selasa (26/11/2024). Salah satunya TPS 14 Desa Keboansikep, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.

Di Dusun Kepetingan ada satu TPS dengan jumlah pemilih sekitar 246 orang, sedangkan di Dusun Pucukan terdapat TPS 11 dengan jumlah pemilih 121 orang dan Kalikajang TPS 12 dengan jumlah pemilih 204 orang. Mayoritas warga yang tinggal di tiga dusun itu merupakan petani, nelayan, dan pekerja tambak ikan serta tambak udang.

Pilkada serentak di Jatim berlangsung di 38 kabupaten dan kota. Selain itu, ada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jatim. Pilkada ini melibatkan lebih dari 31.280.418 pemilih yang akan menyalurkan hak pilihnya di 60.751 TPS. Total terdapat 38 kabupaten dan kota dengan jumlah kecamatan sebanyak 666.

Quote

Pendistribusian logistik ini agar masyarakat di daerah terluar tetap bisa menyalurkan aspirasi politiknya dalam pesta demokrasi.

Bangun TPS

Masih di Sidoarjo, masyarakat Kelurahan Magersari antusias membangun TPS. Mereka menampilkan tema Jayandaru, ikon Sidoarjo. Para anggota KPPS akan mengenakan pakaian khas para pemuka agama, yakni Islam, Kristen, Buddha, Hindu, Khonghucu, dan Katolik.

Kreator TPS 01 Kelurahan Magersari, Sudirman, mengatakan, Jayandaru berasal dari kata ’jaya’ yang berarti kejayaan dan ’ndaru’ yang berarti wahyu. Para pemuka agama menjadi simbol orang-orang suci pemegang wahyu dari Tuhan Yang Maha Esa.

”Jayandaru artinya wahyu kemenangan atau kejayaan. Siapa pun yang terpilih diharapkan mampu membawa kejayaan bagi masyarakat. Tema ini juga bisa dimaknai agar seluruh warga menjaga kerukunan antarumat beragama demi kejayaan Sidoarjo,” kata Sudirman.

Tenda di bangun di tengah Jalan Maspati V untuk Tempat Pemungutan Suara 15 RT 03/RW 06 Kampung Lawas Maspati, Bubutan, untuk Pilkada Surabaya, Jawa Timur, Selasa (26/11/2024). Pemungutan suara berlangsung di 3.964 TPS untuk Pilkada Surabaya dan Pilkada Jatim.

Sementara itu, anggota Divisi Data dan Informasi KPU Jatim, Insan Qoriawan, mengatakan, dari 666 kecamatan yang tersebar di 38 kabupaten dan kota, terdapat 665 kecamatan dengan daya dukung jaringan internet yang lancar. Hanya satu kecamatan yang jaringan internetnya terkendala, yakni di Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep.

Namun, Insan optimistis proses pemungutan dan penghitungan suara pilkada serentak di Jatim secara keseluruhan akan berjalan lancar. Alasannya, pihaknya sudah mengantisipasi, untuk kecamatan yang jaringan internetnya terkendala, bisa mengunggah file formulir ke dalam aplikasi Sirekap mobile. Selanjutnya, pengunggahan file formulir ke situs web Sirekap akan dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Pekerja menurunkan ikan hasil tangkapan nelayan dari Pulau Raas di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (31/5/2023). Walau pelabuhan kecil, Pelabuhan Jangkar berperan penting sebagai jalur logistik bagi masyarakat yang ada di Kepulauan di Kabupaten Sumenep seperti Raas dan Sapudi. Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

Selain daerah terpencil dan jaringan internet, yang perlu diwaspadai saat tahapan pemungutan dan penghitungan suara pilkada serentak di Jatim ialah cuaca ekstrem yang berpotensi memicu banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Untuk itulah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim bersiaga penuh.

”Untuk TRC (Tim Reaksi Cepat), lakukan kesiapan semua personel dan peralatan. Kalau terjadi kendala dalam pelaksanaan pilkada akibat bencana, kita harus siap. Tetapi, kita akan tunggu permintaan dari KPU sebagai penyelenggara pemilu,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto.

Di tengah kesiapsiagaan personel dan peralatan BPBD Jatim, termasuk BPBD kabupaten dan kota, Gatot tetap meminta semua pegawai berkontribusi menyukseskan pilkada serentak. Caranya dengan menggunakan hak pilih di TPS masing-masing.

”Sebagai ASN, kita harus turut menyukseskan pelaksanaan pilkada serentak. Jangan golput karena suara kita turut menentukan kemajuan Jawa Timur lima tahun mendatang,” kata Gatot.

Petugas di Data Center Pilkada Jatim yang baru diresmikan oleh KPU Jatim di Hotel Double Tree, Surabaya, Senin (25/11/2024). Data Center ini memuat berbagai informasi Pilkada serentak, mulai dari hasil penghitungan suara, hingga permasalahannya. Data Center mulai beroperasi mulai 25 November hingga 1 Desember 2024. Petugas di Data Center memberikan informasi pers setiap pukul 16.00 WIB setiap harinya. Sebanyak 20 petugas dilibatkan di Data Center tersebut. Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas 1 Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jatim yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es, pada periode 25 November-1 Desember 2024.

Daerah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem antara lain Blitar, Kediri, Malang, Bondowoso, Mojokerto, Nganjuk, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Tulungagung, Batu, dan Ponorogo. Selain itu, Bojonegoro, Jombang, Lamongan, Madiun, Magetan, Ngawi, Sampang, Tuban, Bangkalan, Banyuwangi. Juga Gresik, Kota Blitar, Surabaya, Lumajang, Pamekasan, Sidoarjo, Sumenep, dan Trenggalek.

”Saat ini beberapa wilayah diprakirakan telah memasuki musim hujan. Adanya pertemuan massa udara di wilayah Jatim mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan-awan hujan,” ujar Taufiq.

Kondisi tersebut didukung dengan mulai aktifnya Monsun Asia yang menambah suplai uap air serta suhu muka laut di perairan sekitar Jawa Timur. Suhu perairan yang hangat tersebut memicu peningkatan suplai uap air ke atmosfer untuk pertumbuhan awan.

BMKG Juanda mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang selama musim hujan.

Wilayah dengan topografi curam, bergunung, dan bertebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang.

Salah satu tempat pemungutan suara di Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2024).

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu memantau kondisi cuaca terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui situs web https://stamet-juanda.bmkg.go.id/radar/mcrc.html. Juga informasi peringatan dini 3 harian dan peringatan dini 2-3 jam ke depan yang selalu dibagikan melalui situs.

Rangkaian pilkada serentak 2024 di Jatim yang dimulai sejak awal tahun telah berjalan dengan baik. Esok, tahapan pilkada dengan jumlah kabupaten dan kota terbesar di Indonesia akan mencapai puncak, yakni pemungutan dan penghitungan suara.

Semoga pesta demokrasi untuk suksesi kepemimpinan di daerah dan di provinsi ini mampu menghadirkan suasana senang bareng dan melahirkan pemimpin pilihan rakyat yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.


Kerabat Kerja

Penulis:

Runik Sri Astuti
 | 

Editor:

Siwi Yunita Cahyaningrum