Pimpinan Baru KPK Jalani Proses Induksi, Belum Ada Pembahasan Perkara

Meski sudah mengucapkan sumpah janji dan jabatan, kemarin, pimpinan KPK 2024-2029 baru menerima serah terima jabatan dari pimpinan lama, Jumat mendatang.

17 Des 2024 11:54 WIB · Politik & Hukum

Oleh Willy Medi Christian Nababan

JAKARTA, KOMPAS — Lima pemimpin baru Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK mulai menjalani proses induksi atau pembekalan nilai-nilai kelembagaan dari pimpinan KPK periode 2019-2024. Agenda ini, menurut rencana, akan berlangsung selama tiga hari sebelum serah terima jabatan pimpinan KPK pada Jumat (20/12/2024).

Proses induksi yang digelar di Gedung Anti-Corruption Learning Center (ACLC), Jakarta, Selasa (17/12/2024), dibuka Ketua Sementara KPK Nawawi Pomolango. Adapun lima pemimpin KPK 2024-2029 adalah Ketua Setyo Budiyanto beserta empat wakilnya, Fitroh Rohcahyanto, Ibnu Basuki Widodo, Johanis Tanak, dan Agus Joko Pramono. Kemarin, kelima pemimpin KPK ini mengucapkan sumpah janji dan jabatan di hadapan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.

Nawawi mengatakan, induksi merupakan proses pemberian informasi kepada mereka yang baru bergabung dengan KPK agar cepat beradaptasi dengan lembaga. Materi di dalamnya, antara lain, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) hingga tantangan kelembagaan KPK mendatang.

”Induksi itu kan proses memberikan informasi kepada teman-teman yang baru bergabung dalam satu organisasi agar mereka bisa lebih cepat beradaptasi dengan peran dan lembaganya. (Materinya) tupoksi dari lembaga, tantangan seperti apa,” ujarnya.

Ketua KPK Nawawi Pomolango meninggalkan Gedung C1 KPK, Jakarta, setelah menghadiri pembukaan Induksi Pimpinan KPK 2024-2029, Selasa (17/12/2024). Para pimpinan KPK 2024-2029 mulai menjalani induksi di lembaga ini dengan beberapa penyampaian materi untuk menjalani masa jabatan mereka. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO 17-12-2024

Menurut rencana, agenda induksi yang berlangsung secara tertutup itu dibuka oleh pimpinan KPK 2019-2024. Selanjutnya, materi-materi bakal disampaikan tim internal KPK yang sudah biasa memberi pembekalan kepada anggota baru.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto menuturkan, pengurus lama bakal membeberkan cara-cara KPK melakukan tugasnya. Sebab, lembaga antirasuah itu punya standar integritas yang cukup tinggi dalam konteks kode etik, kedisiplinan, dan lainnya.

Quote

Induksi itu kan proses memberikan informasi kepada teman-teman yang baru bergabung dalam satu organisasi agar mereka bisa lebih cepat beradaptasi dengan peran dan lembaganya. (Materinya) tupoksi dari lembaga, tantangan seperti apa.

Namun, Tessa menekankan tidak ada pembahasan perihal perkara-perkara yang tengah diproses oleh KPK selama proses induksi. Induksi sepenuhnya hanya fokus pada etik, standar, dan nilai dalam KPK. Pembicaranya juga berasal dari internal KPK.

”Sepanjang pengetahuan saya induksi itu tidak berbicara tentang perkara. Kembali lagi induksi ini mengenalkan nilai-nilai termasuk salah satunya etik kepada pegawai baru atau pimpinan baru yang akan bergabung di KPK. Jadi KPK ini punya standar ini lho. KPK punya nilai ini lho,” tuturnya.

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029 berfoto bersama usai pembacaan sumpah atau janji dihadapan Presiden Prabowo Subianto saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/12/2024). Pimpinan KPK periode 2024-2029 adalah Setyo Budiyanto (tengah), Johanis Tanak (kiri), Fitroh Rohcahyanto (kedua dari kanan), Ibnu Basuki Widodo (dua dari kiri), dan Agus Joko Pramono (kanan). Salah satu tugas terberat dari Ketua KPK periode 2024-2029 itu adalah meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi yang sejak 2019 terus merosot. Kompas/Hendra A Setyawan

Dilantik lebih cepat

Pada Senin (16/12/2024), Presiden Prabowo Subianto melantik Pimpinan dan Dewan Pengawas (Dewas) KPK 2024-2029. Adapun untuk anggota Dewas KPK adalah Wisnu Baroto, Sumpeno, Benny Jozua Mamoto, Chisca Mirawati, dan Gusrizal.

Tessa menyampaikan, meski pelantikan pimpinan dan Dewas KPK yang baru dipercepat, proses serah terima jabatan tetap berlangsung pada Jumat (20/12/2024). ”Jadi untuk efektif berlakunya tetap pada 20 Desember 2024,” tambahnya.

Dengan begitu, hingga sebelum serah terima jabatan berlangsung, administrasi dan pertanggungjawaban masih diemban pimpinan KPK 2019-2024 yang berjumlah empat orang. Mereka adalah Ketua Sementara KPK Nawawi Pomolango, jajaran Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Alexander Marwata, dan Johanis Tanak.


Kerabat Kerja

Penulis:

Willy Medi Christian Nababan
 | 

Editor:

A. Ponco Anggoro