Polisi di Way Kanan Ditemukan Tewas di Rumahnya, Ada Luka Sayatan di Leher

Penyebab kematian polisi berpangkat brigadir tersebut masih diselidiki. Di bagian leher korban, terdapat luka sayatan.

08 Jan 2025 12:15 WIB · Nusantara

Oleh Vina Oktavia

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS — Seorang polisi berinisial EA ditemukan tewas di rumahnya di Desa Banjar Negara, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Selasa (7/1/2025). Hingga kini, penyebab kematian polisi berpangkat brigadir tersebut masih dalam penyelidikan.   

Informasi tewasnya EA dibenarkan Kepala Polres Way Kanan Ajun Komisaris Besar Adanan Mangopang. Menurut dia, EA ditemukan meninggal bersimbah darah di kamar di rumahnya pada Selasa sekitar pukul 15.00 WIB.

”Dari hasil pemeriksaan visum et repertum atau pemeriksaan luar, ada luka sayatan di bagian leher. Korban saat ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa,” kata Adanan saat dihubungi dari Bandar Lampung.  

Menurut Adanan, aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga masih meminta keterangan dari keluarga ataupun kerabat korban. Penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kematian korban masih dilakukan. ”Motifnya masih kita dalami lebih lanjut,” katanya.

EA adalah anggota polisi yang berdinas di Polsek Pakuan Ratu di Kecamatan Pakuan Ratu, Way Kanan. Sehari-hari, polisi muda tersebut bertugas sebagai bintara unit reserse kriminal. Pada hari kejadian, korban sedang dalam masa lepas dinas atau tidak bekerja.

Ilustrasi Pembunuhan

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Komisaris Besar Umi Fadillah Astutik mengatakan, kematian anggota polisi di Way Kanan itu masih dalam penyelidikan oleh tim gabungan.

Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga melakukan tindakan melukai dirinya sendiri hingga akhirnya meninggal. Meski begitu, tim gabungan masih melakukan serangkaian penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Umi mengatakan, jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk keperluan otopsi. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Polda Lampung pun menyampaikan dukacita mendalam atas kejadian ini dan berharap seluruh pihak menunggu hasil resmi dari penyelidikan sebelum menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. ”Saat ini, motifnya masih dalam proses penyelidikan sehingga kami belum bisa memberikan keterangan pasti terkait penyebab kejadian ini,” kata Umi.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Komisaris Besar Polisi Umi Fadilah Astutik di Mapolda Lampung, Rabu (31/7/2024).

Sebelumnya, terdapat beberapa kejadian anggota kepolisian yang tewas akibat bunuh diri. Berdasarkan catatan Kompas, pada 6 Februari 2023, Brigadir Kepala Arfan Erbanus Saragih ditemukan meninggal di daerah wisata Simullop, Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Hasil penyelidikan Polda Sumut menyimpulkan, Arfan diduga meninggal karena bunuh diri.

Pada 29 April 2023, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar Buddy Alfrits Towoliu (56) juga ditemukan tewas tertabrak kereta api. Polisi menduga Buddy bunuh diri (Kompas.id, 29/4/2023).

Quote

Dari hasil pemeriksaan ’visum et repertum’ atau pemeriksaan luar, ada luka sayatan di bagian leher.

 

 

 


Kerabat Kerja

Penulis:

Vina Oktavia
 | 

Editor:

Haris Firdaus
 | 

Penyelaras Bahasa:

Lucia Dwi Puspita Sari