Prabowo: Paus Fransiskus Teladan bagi Semua

Dukacita mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus disampaikan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran. Paus dikenang sosok sederhana, pluralis, dan membela yang papa.

21 Apr 2025 20:46 WIB · Politik & Hukum

Oleh Nina Susilo, Nino Citra Anugrahanto

JAKARTA, KOMPAS — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Paus Fransiskus. Pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia ini dinilai memberi teladan tentang kesederhanaan, pluralisme, dan keberpihakan kepada yang papa.

Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma, Senin (21/4/2025), wafat dalam usia 88 tahun. Ia wafat sehari setelah menemui ribuan umat yang memadati Alun-alun Santo Petrus, Vatikan.

”Saudara-saudari terkasih, dengan kesedihan yang mendalam saya harus mengumumkan kematian Bapa Suci kita Fransiskus,” kata Kardinal Kevin Farrell mengumumkan di saluran TV Vatikan. ”Pukul 7.35 pagi ini Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa”.

Ucapan duka dari Presiden Prabowo disampaikan dalam media sosial @prabowo, Senin (21/4/2025) petang. ”Dengan rasa duka yang mendalam, saya menerima kabar mangkatnya Paus Fransiskus,” tulisnya.

Paus Fransiskus setibanya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (3/9/2024). INDONESIA PAPAL VISIT COMMITTEE/ Iwan Jayadi

Presiden menyebut dunia kehilangan sosok panutan yang memiliki komitmen besar terhadap perdamaian, kemanusiaan, dan persaudaraan.

Prabowo juga mengenang kunjungan Sri Paus Fransiskus ke Jakarta tahun lalu. Kunjungan ini dinilai telah memberikan kesan yang mendalam, tidak hanya bagi umat Katolik, tetapi juga seluruh rakyat Indonesia.

Prabowo sempat bertemu Paus Fransiskus saat kunjungan pimpinan umat Katolik sedunia tersebut ke Indonesia, 4 September 2024. Saat itu, Paus Fransiskus melakukan kunjungan kenegaraan dan Presiden Joko Widodo menyambut hangat di Istana Merdeka.

Presiden Indonesia Joko Widodo (kanan) mengenalkan Menteri Pertahanan Indonesia yang juga presiden terpilih Prabowo Subianto (kiri) kepada Paus Fransiskus (tengah) saat upacara penyambutan di Istana Kepresidenan di Jakarta, Rabu (4/9/2024). *** Local Caption *** Indonesia's President Joko Widodo (R) and Indonesia's Defence Minister and president-elect Prabowo Subianto (L) receive Pope Francis (C) during a ceremonial welcome at the Presidential Palace in Jakarta on September 4, 2024. (Photo by Tiziana FABI / AFP)

Setelah penyambutan dengan upacara kenegaraan, Presiden Jokowi memperkenalkan para menteri yang mendampinginya di acara tersebut. Salah satunya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Presiden Jokowi pun memperkenalkannya sebagai presiden terpilih. Karena itu, tak sebatas bersalaman, Prabowo sempat berbincang sejenak dengan Paus, disaksikan Presiden Jokowi yang berdiri di samping Paus.

”Pesan kesederhanaan, pluralisme, keberpihakan kepada orang miskin, dan kepedulian Sri Paus terhadap sesama akan selalu menjadi teladan bagi kita semua,” tutur Presiden Prabowo.

Presiden pun mengenang pesan Sri Paus supaya Bhinneka Tunggal Ika terus dijaga di bumi Indonesia. ”Selamat jalan, Sri Paus, pesanmu untuk menjaga Bhinneka Tunggal Ika akan selalu membekas di hati,” tambahnya.

Quote

Pesan kesederhanaan, pluralisme, keberpihakan kepada orang miskin dan kepedulian Sri Paus terhadap sesama akan selalu menjadi teladan bagi kita semua.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga menyampaikan dukacita atas wafatnya Paus Fransiskus. Menurutnya, Paus Fransiskus merupakan sosok lembut yang teguh memperjuangkan kemanusiaan. Warisan kebaikan semasa hidupnya akan selalu dikenang dan berarti bagi umat manusia.

Paus Fransiskus melepaskan burung merpati di Katedral Roh Kudus Istanbul sebagai bagian dari perjalanan tiga hari di Istanbul, Turki, pada tanggal 29 November 2014. Paus Fransiskus meninggal pada tanggal 21 April 2025 dalam usia 88 tahun

Belasungkawa wapres

Ucapan belasungkawa disampaikan Wakil Presiden (Wapres) Gibran melalui akun Instagramnya, yakni @gibran_rakabuming. Hingga Senin pukul 17.31, unggahan itu sudah dikomentari lebih dari 1.000 pengguna dan disukai lebih dari 72.000 penggguna Instagram lainnya.

Dalam unggahan itu, Wapres Gibran memasang foto hitam putih yang menampilkan sosok Paus Fransiskus tengah melambaikan tangan. Terdapat latar belakang berbentuk lingkaran berwarna emas, yang dihiasi rangkaian bunga mawar putih.

”Dunia kehilangan seorang pemimpin spiritual yang lembut, penuh kasih, dan teguh dalam menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan. Atas nama pribadi dan bangsa Indonesia, saya menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Sri Paus Fransiskus,” demikian Wapres Gibran, lewat unggahan tersebut.

Paus Fransiskus ketika tiba di Centro de Convenções de Díli, Timor Leste, untuk berjumpa dengan sekitar 3.200 anak muda pada Rabu (11/9/2024). Inilah kegiatan terakhir sebelum Paus Fransiskus tinggalkan Timor Leste.
Quote

Dunia kehilangan seorang pemimpin spiritual yang lembut, penuh kasih, dan teguh dalam menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan. Atas nama pribadi dan bangsa Indonesia, saya menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Sri Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus, lanjut Wapres Gibran, telah mewariskan banyak hal baik sepanjang hidupnya. Dalam berbagai kesempatan, pesan-pesannya selalu menyuarakan soal hubungan antaragama, merawat Bumi, hingga memperjuangkan yang tertindas. Diyakininya, segala pesan baik itu akan hidup dalam hati segenap umat manusia.

”Doa dan simpati dari kami bangsa Indonesia. Semoga damai menyertai beliau, dan cinta kasihnya tetap menjadi suluh bagi dunia,” tutup Wapres Gibran pada unggahan itu.


Kerabat Kerja

Penulis:

Nina Susilo, Nino Citra Anugrahanto
 | 

Editor:

C. Wahyu Haryo P
 | 

Penyelaras Bahasa:

Rosdiana Sitompul