Presiden Prabowo Subianto telah meminta seluruh jajaran bekerja cepat dan memastikan semua upaya penanganan bencana berjalan optimal.
01 Des 2025 10:21 WIB · Politik & Hukum
KOMPAS/KURNIA YUNITA RAHAYU
SILANGIT, KOMPAS — Presiden Prabowo Subianto mengunjungi korban bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Senin (1/12/2025). Di lokasi bencana, Presiden dijadwalkan mengunjungi tempat pengungsian, dapur umum, posko Badan SAR Nasional, pos pelayanan kesehatan, serta penyembuhan trauma.
Presiden Prabowo memulai rangkaian kunjungan dengan bertolak dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin sekitar pukul 06.00 WIB. Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Presiden beserta rombongan tiba di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada pukul 07.55. Dari Silangit, Presiden menaiki helikopter Caracal TNI AU menuju tempat pengungsian korban bencana di Gelanggang Olahraga Pandan, Tapanuli Tengah.
Di sana, Presiden mengunjungi korban serta meninjau beberapa lokasi, yakni dapur umum, pos pelayanan kesehatan, kegiatan penyembuhan trauma, serta posko Badan SAR Nasional (Basarnas).
Sejak hari pertama tanggal 25 November, Bapak Presiden sudah langsung menginstruksikan kepada Bapak Menko PMK untuk mengoordinasi secara langsung penanganan bencana.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/12/01/c38c69e6f5584218e2afda63c891b7ab-WhatsApp_Image_2025_12_01_at_09.51.14_2_.jpeg)
Menurut rencana, Presiden tidak hanya mengunjungi korban di Sumatera Utara. Presiden juga dijadwalkan mengunjungi korban banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera Barat pada hari yang sama. Namun, hal itu bergantung pada kondisi cuaca.
Dalam keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, disebutkan bahwa Presiden memastikan semua upaya penanganan bencana berjalan secara optimal. Langkah darurat juga harus dilakukan sesuai standar penanganan bencana yang cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Selain itu, pemerintah tengah menyiapkan pemulihan infrastruktur dasar, seperti perbaikan jalan, jembatan, energi, telekomunikasi, serta layanan kesehatan. Sebelumnya, Presiden Prabowo juga telah meminta seluruh jajaran untuk bekerja cepat dalam penanganan agar dampak bencana dapat diminimalkan.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/photo/ori/2025/11/28/c6fe54a9-d7af-4fcf-bdd3-577e09ed96c1.jpg)
Sebelumnya, saat melepas keberangkatan tim yang membawa bantuan di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat lalu, Teddy menuturkan, sejak awal bencana, Presiden telah memberikan arahan tegas agar semua bantuan dikirimkan tanpa jeda.
”Sejak hari pertama tanggal 25 November, Bapak Presiden sudah langsung menginstruksikan kepada Bapak Menko PMK (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno) untuk mengoordinasi secara langsung penanganan bencana,” kata Teddy.
Melalui keterangan tertulis, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menjelaskan, hingga Minggu malam, total korban bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat mencapai 442 orang dan 402 orang hilang.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/11/30/ca719e429baa2417c218af9becec4c74-20251130_H01_ADI_Korban_Bencana_mumed.jpg)
Di Sumatera Utara, 217 orang meninggal. Di Aceh, korban meninggal sebanyak 96 orang. Sementara di Sumatera Barat, korban jiwa mencapai 129 orang.
Suharyanto menjelaskan, akses darat ke beberapa kabupaten masih terputus. Oleh karena itu, pengiriman logistik bantuan masih dilakukan menggunakan helikopter baik milik TNI maupun BNPB.
Operasi modifikasi cuaca menggunakan pesawat Cessna Caravan juga dilakukan. Helikopter TNI dan helikopter yang berada di Kualanamu dikerahkan untuk pengiriman logistik ke wilayah yang akses daratnya terputus.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/12/01/85e5161c67aa2bafe1aef85787c22922-WhatsApp_Image_2025_12_01_at_09.51.14_1_.jpeg)
Penulis:
Kurnia Yunita RahayuEditor:
Cyprianus Anto SaptowalyonoPenyelaras Bahasa:
Nanik Dwiastuti