PSG Vs Real Madrid, Bukan Sekadar tentang Pembuktian Kylian Mbappe

PSG berpeluang lebih besar untuk menang kontra Real Madrid. Jika PSG juara di AS, Ousmane Dembele tak diragukan sabet trofi Ballon d'Or.

08 Jul 2025 15:40 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

NEW JERSEY, SELASA — Kylian Mbappe tentu menjadi sorotan utama dalam duel Paris Saint-Germain kontra Real Madrid pada semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, Kamis (10/7/2025) pukul 02.00 WIB, di Stadion MetLife, New Jersey. Terlepas dari faktor Mbappe, PSG bersama Luis Enrique ingin menegaskan diri sebagai tim terbaik Eropa secara paripurna dengan mengalahkan Real.

Berstatus sebagai juara terkini Liga Champions, PSG mendapat tantangan sesungguhnya dari Real yang berstatus raja kompetisi antarklub Eropa itu dengan 15 trofi. Menyingkirkan Real demi bertarung ke partai puncak bakal mengukuhkan ”Les Parisiens” sebagai tim yang kian layak disebut terbaik selama musim 2024-2025.

Setelah mengalahkan harapan satu-satunya tim tuan rumah, Inter Miami, di babak 16 besar, kemudian menaklukkan salah satu unggulan, Bayern Muenchen, pada perempat final, kepercayaan tinggi membuncah di dalam skuad PSG. Ousmane Dembele dan kawan-kawan sangat bersemangat untuk memperebutkan tiket ke final kontra Real.

Bradley Barcola, penyerang sayap PSG, menyebut rahasia pemain-pemain PSG bisa menjaga level performa mereka setelah menjalani musim yang panjang dengan raihan treble winner di Eropa. Spirit membara skuad PSG tidak sekadar karena status mereka sebagai juara Liga Champions, Barcola menyebut secara fisik pemain-pemain Les Parisiens juga mampu dalam kondisi terbaik setelah menjalani 63 pertandingan.

”Kami beruntung memiliki pelatih (Luis Enrique) yang mengerti kami dan memberikan kami banyak waktu istirahat. Kami bisa benar-benar rileks di siang hari (sebelum laga) sehingga kami bisa menuju setiap pertandingan dengan kondisi segar,” ujar Barcola dilansir laman FIFA, Selasa (8/7/2025).

Pemain Real Madrid Kylian Mbappe (kanan) menendang bola untuk mencetak gol dengan dibayangi oleh pemain Borussia Dortmund Yan Couto pada laga perempat final Piala Dunia Antarklub 2025 di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Sabtu (5/7/2025).

Pernyataan Barcola itu bisa terilhat dari konsistennya permainan PSG yang mencetak enam gol pada dua gim babak gugur. PSG merupakan satu-satunya tim yang belum kemasukan setelah menembus fase penentuan.

Anak asuhan Enrique berpeluang mencetak rekor baru kemenangan terbanyak dalam satu musim kompetisi. Setelah menaklukkan Bayern, PSG sudah mengemas 47 kemenangan dalam musim 2024-2025. Jumlah itu sudah setara dengan rekor positif terbanyak klub yang dicetak pada kampanye kompetisi 2015-2016 bersama Laurent Blanc.

Dengan begitu, dua kemenangan yang bakal membawa mereka meraih trofi Piala Dunia Antarklub 2025 sekaligus mencetak sejarah kuantitas kemenangan terbanyak. Tidak hanya treble winner, PSG bisa menuliskan diri sebagai tim pertama yang bisa meraih Piala Dunia Antarklub Dunia bersamaan tiga trofi mayor di ajang domestik dan kontinental.

”Kami telah menjalani musim yang luar biasa, baik saya secara pribadi maupun untuk tim keseluruhan. Ini perjalanan mengagumkan, tetapi kami belum puas. Kami kecanduan menginginkan kemenangan,” tutur Dembele yang telah mencetak 34 gol untuk PSG.

Serba reuni

Dembele bakal berhadapan langsung dengan sahabatnya, Mbappe. Sejak Mbappe hijrah ke Real Madrid pada musim panas 2024, peran pemimpin tim dan sumber gol PSG berpindah tangan kepada Dembele.

Pemain berusia 28 tahun itu telah mempersembahkan trofi Liga Champion perdana yang gagal diberikan Mbappe selama enam musim di Paris. Bahkan, Dembele sekarang digadang-gadang sebagai kandidat terkuat memperoleh gelar individu bergengsi, yakni Ballon d’Or.

Penyerang PSG Ousmane Dembele (tengah) menembak ke gawang kosong yang ditinggal kiper Manuel Neuer dalam perempat final Piala Dunia Antarklub di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Minggu (6/7/2025) WIB. Percobaan itu hanya melebar tipis di samping gawang Bayern.

”Saya sudah merasa sangat baik. Ini adalah musim terbaik dalam karier saya,” ucap Dembele.

Selain menyambut Mbappe sebagai mantan rekan setim, Dembele bersama dua pemain PSG lainnya, yakni Lucas Hernandez dan Presnel Kimpembe, juga berpredikat juara Piala Dunia 2018 seperti Mbappe. Mereka bagian dari skuad tim nasional Perancis yang berjaya di Rusia tujuh tahun lalu.

Sayangnya, Hernadez dan Kimpembe tidak bisa tampil menghadapi Real karena alasan berbeda. Hernandez menjalani hukuman kartu merah yang diterima kontra Bayern. Sementara Kimpembe masih dibalut cedera.

Sementara itu, Mbappe sudah berangsur dalam kondisi fisik terbaik setelah sempat absen pada babak penyisihan Piala Dunia Antarklub 2025 akibat masalah pencernaan. Sebuah gol penentu kemenangan untuk ”Los Blancos” ke gawang Borussia Dortmund adalah penanda Mbappe sudah kembali.

Namun, Pelatih Real Xabi Alonso pun belum bisa menjanjikan bakal memasukkan Mbappe dalam susunan pemain inti kontra PSG. Di sisi lain, Alonso kian percaya kepada kemampuan Gonzalo Garcia yang telah mencetak empat gol di Amerika Serikat.

”Kami harus mengamati dengan saksama kondisi Kylian (Mbappe) untuk memainkannya sejak sepak mula,” ucap Alonso, dilansir AS.

Pemain Real Madrid Trent Alexander-Arnold (kanan) berebut bola dengan pemain Al Hilal Salem Aldawsari pada laga grup H Piala Dunia Antarklub 2025 di Stadion Hard Rock, Miami, Minggu (8/6/2025).

Trent Alexander-Arnold, bek sayap kanan Real, mengakui pula PSG adalah tim yang sangat tangguh. Ia mengenang penampilan bersama Liverpool ketika disingkirkan PSG pada babak 16 besar Liga Champions lalu.

”Kami akan menjalani pertandingan yang sangat sulit. Di babak gugur, semua tim bisa saling mengalahkan,” kata Alexander-Arnold kepada DAZN.

Claude Makelele, eks pemain Real dan PSG, mengakui PSG sebagai tim terbaik saat ini. Namun, ia mengingatkan Real memiliki ketangguhan mental untuk menjalani laga-laga fase gugur.

”Saya yakin PSG akan bisa menyajikan permainan hebat, tetapi mereka harus hati-hati kepada Real Madrid. Sebab, Real memiliki kemampuan untuk melakukan segalanya dalam laga tunggal yang menentukan,” ucap Makelele, seperti dikutip Marca.

Ia tidak ketinggalan menyingung potensi tuah Mbappe untuk Real menghadapi PSG. ”PSG tetap menjuarai Liga Champions jika Mbappe bertahan. Namun, pemain mana pun mustahil berkata ’tidak’ jika Real Madrid menginginkan Anda,” tambahnya.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

FX Sukoto