Tirai persaingan juara Liga Spanyol belum berakhir prematur. Real Madrid menolak menyerah dan berusaha mengejar Barcelona dengan sisa-sisa kekuatan.
21 Apr 2025 10:47 WIB · Olahraga
MADRID, SENIN — Liga Spanyol terasa kian mendekati akhir saat Real Madrid belum juga mampu menjebol gawang Athletic Bilbao hingga waktu normal berakhir. Namun, gol ajaib Federico Valverde pada menit-menit akhir mengembuskan nyawa baru bagi Real. Berkat kemenangan penting 1-0 atas Bilbao, Real terus menempel Barcelona di puncak klasemen.
Real masih mengalami masalah berlarut-larut di sektor lini serang. Setelah gagal membalikkan defisit gol kontra Arsenal, lini serang yang dimotori Vinicius Junior, Rodrygo, dan Jude Bellingham kembali tumpul saat bersua Bilbao. Pada babak pertama, Real bermain amat lambat dan gagal mengonversi sejumlah peluang. Kondisi ini menjadi kabar buruk karena Real sangat membutuhkan gol cepat untuk membangkitkan kembali mental seusai kalah telak dari Arsenal.
Para pendukung Real dibuat harap-harap cemas menanti gol. Valverde akhirnya menjawab harapan itu dengan tendangan setengah voli dari dalam kotak penalti. Gol di masa tambahan waktu babak kedua itu disambut sangat meriah oleh para pendukung Real. Sebelumnya, mereka sempat dibuai harapan palsu saat Vinicius mencetak gol, tetapi dianulir akibat offside.
”Saya tidak ragu bahwa para penggemar mendukung kami. Stadionnya fantastis seperti biasa. Para penggemar, seperti kami, juga percaya bahwa kami dapat meraih sesuatu musim ini,” ujar Pelatih Real Carlo Ancelotti, dalam konferensi pers seusai laga, Senin (21/4/2025) dini hari WIB.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/04/21/7fba0e2b-79fd-4eb5-96d8-5f8cd14de530_jpg.jpg)
Ancelotti sempat menyangka dukungan fans terhadap timnya meluntur. Kekalahan dari Arsenal memang memukul Real sangat telak dari sisi psikologis. Tiadanya remontada atau kebangkitan yang biasa mereka wujudkan pada laga-laga krusial menjadi pertanyaan tersendiri. Kegagalan mewujudkan remontada, secara langsung, memengaruhi kepercayaan diri para pemain dan juga fans.
Akan tetapi, suasana di Bernabeu masih sangat hidup. Kursi-kursi hampir seluruhnya terisi. Para fans Real ternyata tidak hanya bisa menuntut, tetapi juga tetap mendukung di saat-saat genting. Sepanjang pertandingan menghadapi Bilbao mereka terus bersorak, berusaha memberikan semangat kepada para pemain hingga akhir.
Dukungan fans terasa seperti dorongan moral yang amat kuat. Itulah salah satu faktor Real bisa mendapatkan nyawa baru. Situasi itu di luar ekspektasi Ancelotti yang awalnya mengira para fans akan menyoraki dirinya dan para pemain akibat kekalahan dari Arsenal.
Dukungan tanpa putus dari para fans diterjemahkan dengan baik oleh Valverde. Real beruntung memiliki pemain serba bisa seperti Valverde. Pemain timnas Uruguay tersebut berposisi asli sebagai gelandang, tetapi mendapat tugas sebagai bek kanan pada laga ini.
Bilbao bermain amat dalam dengan garis pertahanan rendah. Tim arahan Pelatih Ernesto Valverde itu berusaha menutup celah antarlini yang rentan dieksploitasi para pemain Real. Dampaknya, Vinicius, Rodrygo, dan Bellingham tidak leluasa dalam bermanuver.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/04/21/bc039e6c-f155-4935-9b9b-2ec8de02aa91_jpg.jpg)
Pada momen seperti inilah Valverde berperan. Salah satu kekuatan Valverde adalah sepakan jarak jauhnya yang akurat. Di saat tidak banyak kesempatan mendekat ke gawang Bilbao, tendangan Valverde adalah jawabannya.
”Saya tidak banyak berpikir di akhir. Terkadang saya terlalu banyak berpikir hingga saya mulai meragukan diri sendiri. Kali ini saya tidak berpikir, saya menembak. Hari ini adalah pertandingan di mana saya melakukan banyak tembakan ke gawang, sebagian besar berhasil. Saya merasa sangat percaya diri, dan pada akhirnya, bola masuk,” ujar Valverde.
Valverde secara khusus berterima kasih kepada para fans atas dukungannya. Sebagaimana Ancelotti, ia pun awalnya menyangka para fans akan menyoraki timnya akibat kegagalan di Liga Champions Eropa. Namun, semua itu tidak terjadi. Para fans ternyata menilai Real masih punya asa untuk memenangi trofi musim ini. Dukungan fans menjadi suntikan moral bagi Real yang akan menghadapi Getafe di Liga Spanyol dan Barca di final Piala Raja Spanyol pekan depan.
Berkat tambahan tiga poin dari Bilbao, Real terus menempel Barca di puncak klasemen. Selisih poin yang awalnya tujuh kembali menyusut menjadi empat poin. Berkat kemenangan terlambat Real pula tirai persaingan gelar juara masih terus berlanjut hingga akhir. (REUTERS)
Penulis:
I Gusti Agung Bagus Angga PutraEditor:
Emilius Caesar AlexeyPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari