Rekapitulasi Selesai, Ini Pemimpin Kota Bogor, Depok, dan Tangerang

Partisipasi warga dalam pesta demokrasi di Kota Bogor, Depok dan Tangerang rendah.

05 Des 2024 19:38 WIB · Metro

Oleh Aguido Adri

BOGOR, KOMPAS – Komisi Pemilihan Umum Daerah atau KPUD di Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Tangerang telah selesai menghitung surat suara pada Pilkada 2024. Angka partisipasi warga dalam pesta demokrasi di tiga kota itu rendah.

Ketua KPUD Kota Bogor M Habibi Zaenal Arifin mengatakan, dari rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan hasil pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bogor pada pemilihan umum serentak 2024, pasangan nomor urut 3, Dedie A Rachmi dan Jenal Mutaqin, memperoleh suara terbanyak.

Pasangan yang diusung Partai PAN, Gerindra, Demokrat, dan Perindo itu memperoleh 183.500 suara. Adapun Dedie merupakan petahana wakil wali kota Kota Bogor.

Quote

Jika dalam tiga hari tidak ada perselisihan hasil, kami langsung bisa menetapkan pemenang atau calon terpilih dari pemilihan Pilkada 2024 ini.

Sementara urutan kedua perolehan suara terbanyak, yaitu pasangan Atang Trisnanto-Annida Allivia, yang memperoleh 136.961 suara.

Berturut-turut, pasangan Raendi Rayendra-Eka Maulana memperoleh 71.736 suara. Rena Da Frina-Teddy Risandi memperoleh 58.415 suara. Terakhir, pasangan Sendi Fardiansyah-Melli Darsa memperoleh 48.175 suara.

Papan penunjuk lokasi TPS 5 Kebon Kelapa di RW 005 Kampung Bakbis, Panaragan, Kota Bogor, Jawa Barat, yang menggunakan ornamen ala perayaan Helloween, Rabu (27/11/2024). Tema ornamen dan kostum ala perayaan Helloween digunakan TPS 05 Kebon Kelapa dalam memeriahkan pelaksanaan pemungutan suara Pilkada 2024. Selain antusiasme mengikuti pencoblosan Pilkada 2024, kemeriahan Pilkada 2024 juga menjadi ajang kreatifitas warga untuk mengemas tema di tempat-tempat pemungutan suara. Kreatifitas ini juga mendapat sambutan positif karena juga menjadi daya tarik rekreasi warga setelah mengikuti pemungutan suara. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO 27-11-2024

Adapun dari total daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada Kota Bogor 2024 ada sebanyak 815.249 orang. Sedangkan sebanyak 291.024 orang yang tidak menggunakan hak pilih.

”Jika dalam tiga hari tidak ada perselisihan hasil, kami langsung bisa menetapkan pemenang atau calon terpilih dari pemilihan Pilkada 2024 ini. Tentu sambil menunggu dengan arahan KPU Republik Indonesia melalui KPU Provinsi Jawa Barat,” ujar Habibi, Kamis (5/12/2024).

Dari evaluasi Pilkada Kota Bogor 2024, lanjut Habibi, tingkat keikutsertaan warga cendrung rendah atau tidak sesuai target 85 persen.

”Ada sekitar 290.000 (warga) yang tidak menyalurkan hak pilihnya. Dari hasil KPU kurang lebih 63 persen yang datang ke TPS. Masih di bawah target. Targetnya 85 persen,” kata Habibi.

Suasana saat penghitungan suara Pilkada 2024 di TPS 5 Kebon Kelapa di RW 005 Kampung Bakbis, Panaragan, Kota Bogor, Jawa Barat, yang mengangkat tema ala perayaan Helloween, Rabu (27/11/2024). Tema ornamen dan kostum ala perayaan Helloween digunakan TPS 05 Kebon Kelapa dalam memeriahkan pelaksanaan pemungutan suara Pilkada 2024. Selain antusiasme mengikuti pencoblosan Pilkada 2024, kemeriahan Pilkada 2024 juga menjadi ajang kreatifitas warga untuk mengemas tema di tempat-tempat pemungutan suara. Kreatifitas ini juga mendapat sambutan positif karena juga menjadi daya tarik rekreasi warga setelah mengikuti pemungutan suara. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO 27-11-2024

Kota Depok

Sementara itu, hasil penghitungan suara KPUD Kota Depok, menempatkan pasangan nomor urut 2 Supian Suri-Chandra Rahmansyah memperoleh suara terbanyak dengan 451.785 suara.

Sementara paslon nomor urut 1, Imam Budi Hartono-Ririn Farabi Arafiq, meraih 396.863 suara.

Adapun data DPT pada Pilkada Depok 2024 sebanyak 1.427.684 pemilih. Dari total DPT itu tercatat yang datang ke TPS sebanyak 881.012 warga yang menyalurkan hak suaranya.

Dari data DPT ini, kata Ketua KPUD Kota Depok Willi Sumarlin, menunjukkan partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi cukup rendah.

”Tercatat sebanyak 546.662 warga Depok atau 38.29 persen tidak menggunakan hak pilih dan suaranya. Total jumlah pemilih di Kota Depok tercatat 1.427.674,” kata Willi.

Willi menambah jika ada pasangan calon yang tidak menerima hasil penghitungan suara ini bisa mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Jika tidak ada, penetapan resmi direncanakan berlangsung pada 10 Desember mendatang.

Warga melintas di dekat mural bertemakan pilkada serentak di kawasan Depok, Jawa Barat, Senin (14/10/2024). Kampanye untuk mengikuti dan mensukeskan pelaksanaan Pilkada 2024 yang tinggal 45 hari, terus digalakkan elemen masyarakat melalui beragam kreativitas salah satunya melalui media mural. Kompas/Hendra A Setyawan (HAS)

Kota Tangerang

Di Kota Tangerang, Banten, dari hasil rekapitulasi surat suara KPUD Kota, pasangan nomor urut 3, calon Wali Kota dan wakil Wali Kota Sachrudin-Maryono Hasan memperoleh 394.137 suara.

Sementara pasangan nomor urut 1, Faldo Maldini-Fadhlin Akbar, memperoleh 250.859 suara. Lalu, pasangan nomor urut 2, Ahmad Amrullah-Muhammad Bonnie Mufidjar, memperoleh suara 113.792.

”Total suara ada 802.325. Suara terbanyak dalam Pilkada Kota Tangerang 2024, Sachrudin-Maryono Hasan unggul atas dua pasangan lainnya,” kata Komisioner KPU Kota Tangerang, Yudhistira Prasasta.

Sama seperti Kota Bogor dan Kota Depok, KPUD Kota Tangerang juga mencatat rendahnya tingkat partisipasi Pilkada 2024.

Dari total DPT Kota Tangerang sebanyak 1.377.828 warga, sebanyak 802.325 warga atau sekitar 58 persen yang menggunakan hak suaranya.


Kerabat Kerja

Penulis:

Aguido Adri
 | 

Editor:

Siwi Yunita Cahyaningrum
 | 

Penyelaras Bahasa:

Apolonius Lase