PROLIGA

Rivalitas Jakarta Pertamina dan Gresik Phonska Kian Memanas

Jakarta Pertamina Enduro sudah bisa membalas kekalahan dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Rivalitas mereka kian memanas jelang berakhirnya ”final four”.

12 Apr 2026 11:37 WIB · Olahraga

PROLIGA

Oleh Rebiyyah Salasah

Rivalitas antara Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia semakin memanas seiring perhelatan Proliga yang kian mendekati akhir. Kedua tim itu sudah bisa saling mengalahkan dan bergantian menjadi juara putaran fase reguler serta final four. Persaingan ini berpeluang berlanjut hingga grand final.

Megawati Hangestri Pertiwi tak kuasa menahan haru selepas memastikan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) mengalahkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Kamis (9/4/2026). Dalam laga putaran pertama final four Proliga 2026 di GOR Sritex Arena, Surakarta, itu, Megawati mengantarkan Jakarta Pertamina Enduro menang 3-1 (25-19, 25-19, 21-25, 25-23).

Keharuan Megawati, penyumbang 8 poin untuk JPE dalam laga itu, menggambarkan betapa pentingnya kemenangan atas Gresik Phonska. Bagi para pemain JPE, kesuksesan menaklukkan Gresik Phonska lebih dari sekadar keberhasilan meraih tiga poin.

Sebelumnya, rivalitas JPE dan Gresik Phonska masih timpang. Kendati bersaing ketat dengan sama-sama dominan atas tim lainnya pada fase reguler, Gresik Phonska pada akhirnya selalu unggul karena bisa mengalahkan JPE. Kemenangan Gresik Phonska selalu jadi pembeda dalam persaingan mereka.

Duel Jakarta Pertamina Enduro (jersei merah) versus Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di GOR Sritex Arena, Surakarta, Kamis (9/4/2026).

Kini, JPE sudah bisa merebut kemenangan atas Gresik Phonska. Tim asuhan Pelatih Bullent Karsioglu ini membalas kekalahan dari Gresik Phonska pada fase reguler.

Dua kali bertemu Gresik Phonska pada fase itu, dua kali pula JPE menelan kekalahan. Hasil negatif itu juga yang membuat JPE hanya bisa berada di bawah bayang-bayang Gresik Phonska sebagai juara putaran pertama dan kedua fase reguler.

”Kami tahu rekor match sebelumnya bagaimana, jadi kami lebih banyak belajar dari evaluasi berbasis statistik untuk membaca kecenderungan serangan dan pertahanan mereka. Hal itu yang akhirnya membuat kami bisa lebih siap dalam situasi reli panjang ataupun poin-poin krusial,” ujar kapten JPE, Tisya Amalia.

Pertandingan JPE versus Gresik Phonska berjalan ketat. Kemenangan JPE pada dua set awal selalu diwarnai pertarungan alot dengan melalui smes dan servis mematikan.

Pemain Jakarta Pertamina Enduro Megawati Hangestri Pertiwi smes ke arah pemain Jakarta Electric PLN Neriman Ozsoy dalam Final Four Proliga 2026  di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026).
  
Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

Kendati JPE sudah memimpin dua set, Gresik Phonska juga tak patah arang. Mengandalkan duet legiun asing, Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko, Gresik Phonska memberikan perlawanan ketat dan akhirnya merebut kemenangan set ketiga.

Skuad asuhan Pelatih Alessandro Lodi itu semakin termotivasi pada set keempat. Kejar-mengejar angka pun tak terelakkan. Namun, perlawanan Gresik Phonska berakhir antiklimaks setelah mereka lengah pada poin-poin krusial.

”Pemain kami bukan mesin dan adakalanya kami merasakan kalah. Namun, selanjutnya, kami akan mencari poin dan menampilkan penampilan yang lebih baik pada pertandingan lainnya,” ucap Lodi.

Dengan hasil itu, JPE dan Gresik Phonska mulai saling mengalahkan. Kemenangan atas Gresik juga membuat JPE berhasil menjadi juara putaran pertama final four dengan dua kemenangan dan satu kekalahan. Jumlah kemenangan dan kekalahan ini sebenarnya sama dengan Gresik, tetapi JPE lebih unggul secara poin.

Pemain Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia merayakan angka yang dibuat saat melawan Jakarta Popsivo Polwan saat Final Four Proliga 2026 di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/4/2025). Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia tampil digdaya dengan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan 3-0. Setelah set pertama berjalan dengan sengit, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia melibas Popsivo dengan mudah pada set kedua. Kemenangan ini mengantarkan Gresik Phonska mengambil alih puncak Klasemen Final Four Proliga 2026 sementara dari kepemilikan Jakarta Electric PLN.


Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

JPE mengumpulkan total tujuh poin, satu di antaranya dari kekalahan dengan skor 2-3. Meski sama-sama kalah sekali, Gresik tak membawa pulang poin karena kalah 1-3. Dalam sistem perhitungan poin di klasemen bola voli, kekalahan melalui lima set tetap bernilai satu poin.

Selain itu, kemenangan atas Gresik juga membuka peluang JPE ke grand final. Adapun Gresik, yang bangkit setelah dikalahkan JPE, juga membuka peluang ke partai puncak setelah menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan 3-1 (23-25, 25-21, 25-23, 25-20) pada laga pembuka putaran kedua, Sabtu (11/4/2026).

Babak final four masih akan berlanjut pada pekan ketiga di Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (16/4/2026). Gresik dan JPE akan kembali bertemu pada laga terakhir final four, Minggu (19/6/2026). Pertarungan ini bisa menjadi cerminan rivalitas pada partai puncak yang akan menerapkan sistem best of three atau gelar juara akan ditentukan lewat dua kemenangan dari tiga pertandingan.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji