Dalam penampilan pertama sebagai pemain mula dalam sembilan bulan terakhir, Rodri memimpin Manchester City kembali ke jalan benar. Juventus dijadikan batu loncatan.
27 Jun 2025 08:00 WIB · Olahraga
ORLANDO, KAMIS — Gelandang Manchester City, Rodri, akhirnya kembali dipercaya sebagai pemain mula setelah cedera panjang. Kembalinya peraih Ballon d’Or itu ditandai dengan kemenangan besar City atas Juventus. Rodri tidak banyak berkontribusi, tetapi membuat skuad City lebih percaya diri.
City melaju ke babak 16 besar dengan status pemuncak klasemen Grup G Piala Dunia Antarklub 2025 seusai menang 5-2 atas Juventus di Stadion Camping World, Orlando, Amerika Serikat, Jumat (27/6/2025) WIB. Tim asuhan Manajer Josep ”Pep” Guardiola itu menyapu bersih seluruh laga grup tanpa kesulitan berarti.
”Target pertama adalah lolos grup dan bagaimana cara kami bermain untuk menang. Hari ini, kami melakukan itu. Saya puas. Performa kami benar-benar bagus. Saya puas karena para pemain sudah menyadari mereka perlu kembali bermain seperti satu dekade terakhir,” kata Guardiola.
Ada sedikit kekhawatiran terhadap City sebelum laga itu. Juventus merupakan tim terbesar yang akan dihadapi di awal turnamen itu. Sebelumnya, mereka menang atas klub-klub dari luar Eropa, yaitu Al-Ain (Uni Emirat Arab) dan Wydad AC (Maroko) yang secara kualitas skuad jauh lebih rendah.
Guardiola membuat keputusan tepat. Setelah hanya menjadi kameo dari bangku cadangan di dua laga awal, Rodri diturunkan sejak menit pertama versus Juventus. Terakhir kali pemain tim nasional Spanyol itu bermain sebagai pain inti adalah pada September 2024, yaitu sebelum cedera lutut.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/27/f605a7e750896dc88a178892a3a9ef44-wires_photo_2025_06_27T061912.702.jpg)
Rodri belum kembali ke bentuk terbaik. Dia masih beradaptasi dengan ritme permainan. Meskipun demikian, kehadiran sang gelandang jangkar sudah cukup membuat City tampil lebih tenang dan percaya diri. Terbukti, City langsung unggul lewat penyerang sayap Jeremy Doku hanya dalam sembilan menit.
Semenit berselang, kiper City, Ederson, membuat salah umpan yang berujung gol gelandang Juve, Teun Koomeiners. Biasanya, saat Rodri absen musim lalu, City akan kolaps seusai kecolongan. Namun, kali ini tidak. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan. Agresivitas itu berbuah gol bunuh diri bek Juve, Pierre Kalulu, di pertengahan babak.
Ini kesempatan kami menebus musim lalu yang tidak begitu baik. - Rodri -
Rodri bermain 66 menit sebelum diganti gelandang veteran, Ilkay Guendogan. City sudah unggul 3-1 saat pergantian terjadi. Penyerang Erling Haaland menambah keunggulan setelah dimasukkan dari bangku cadangan di awal paruh kedua. Bukan kebetulan, Rodri kembali dan City tampil dominan.
Guardiola berkata, badai cedera merupakan penyebab kegagalan mereka pada musim lalu. City menyudahi musim tanpa trofi mayor setelah terakhir pada 2017. Rodri menjadi kehilangan terbesar karena absen hampir semusim penuh. ”Kami tidak bisa berbuat banyak karena tidak ada pemain,” ujarnya.
Berbeda dengan di laga tadi, City sangat komplet. Selain Rodri, mereka menunjukkan kemewahan skuad setelah belanja besar di dua jendela transfer terakhir. City bahkan bisa menang besar walaupun Haaland dan Phil Foden memulai laga dari bangku cadangan. Penyerang yang dibeli Januari lalu, Omar Marmoush, menjadi pemain mula.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/06/27/5b339ef2-4414-41a8-af3e-54cb7d07d290_png.png)
Guardiola juga menurunkan dua pemain baru sejak menit awal, yaitu gelandang Tijjani Reijnders dan bek sayap Rayan Ait-Nouri. Mereka tampil impresif. Ait-Nouri memberikan asis untuk gol pembuka Doku, sementara Reijnders terlibat dalam skema gol keempat City yang dicetak Foden.
Juventus, yang bermain lebih defensif dengan formasi 3-4-2-1 tidak bisa berkembang. Mereka hanya mencatat penguasaan bola 23,7 persen dan hanya membuat lima tembakan. ”City punya pemain yang lebih baik dari kami. Itu adalah kenyataan yang patut diakui,” kata Pelatih Juventus Igor Tudor.
Walaupun Juve mengubah formasi jadi lima bek sejajar saat bertahan, City masih mampu banyak berkreasi di sisi sayap. Semua berkat aksi impresif dari Doku di kiri dan Savinho di kanan. Adapun Savinho menyudahi laga dengan sumbangan satu gol dan satu asis.
Menurut Rodri, laga itu menjadi awalan yang baik. Meskipun begitu, mereka masih jauh dari maksimal. ”Kami sedang berkembang. Para pemain baru masih beradaptasi. Sekarang, kami ingin fokus ke turnamen ini. Ini kesempatan kami menebus musim lalu yang tidak begitu baik,” ucapnya. (AP/REUTERS)
Penulis:
Kelvin HianusaEditor:
Yulvianus HarjonoPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari