Massa Menyerbu Rumah Sahroni

Rumah anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Nasdem di Tanjung Priok diserbu massa. Massa merusak rumah Sahroni dan mengeluarkan sejumlah barang dari dalam rumah.

30 Agt 2025 19:19 WIB · Politik & Hukum

Oleh Satrio Pangarso Wisanggen

JAKARTA, KOMPAS — Rumah anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, di Tanjung Priok, Jakarta Utara, diserbu ratusan massa pada Sabtu (30/8/2025). Massa merusak pagar, memecahkan kaca, serta mengeluarkan sejumlah barang dari dalam rumah.

Dalam pengamatan Kompas dari lokasi, terlihat warga mengangkat sebuah patung Spiderman dari dalam rumah dan membawanya keluar.

Selain itu, Kompas juga menyaksikan warga mengeluarkan sofa, treadmill, serta pakaian. Beberapa warga di sekitar lokasi tampak mengeluarkan barang-barang bermerek dari rumah Sahroni.

Warga berkumpul di depan rumah anggota DPR RI dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Ahmad Sahroni di Kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/8/2025). Massa melampiaskan kemarahan mereka dengan mengepung dan merusak rumah Sahroni. Beberapa dianata mereka membawa pulang barang-barang yang ada di rumah tersebut.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK)
30-08-2025

Seorang warga terlihat memegang tas belanja bermerek Chanel. ”Kalo foto jangan keliatan orangnya,” ujarnya saat menyadari keberadaan jurnalis.

Warga lain menuding harta yang dibawa keluar dari rumah Sahroni merupakan hasil dari uang negara. ”Dia bangun rumah juga bisa jadi pakai uang kita,” kata seorang warga yang enggan diwawancarai secara terbuka.

Rumah Sahroni berada di dalam gang sempit yang hanya bisa dilalui satu mobil. Akses yang terbatas membuat arus keluar-masuk warga tersendat. Ribuan orang yang berdesakan di jalan kecil itu menimbulkan kemacetan ekstrem; berjalan kaki pun sulit dilakukan.

Warga berkumpul di depan rumah anggota DPR RI dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Ahmad Sahroni di Kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/8/2025). Massa melampiaskan kemarahan mereka dengan mengepung dan merusak rumah Sahroni. Beberapa dianata mereka membawa pulang barang-barang yang ada di rumah tersebut.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK)
30-08-2025

Sebuah mobil yang terparkir di dalam garasi rumah turut rusak parah. Seluruh kaca kendaraan tersebut pecah dan bodinya ringsek.

Pada pukul 18.00 WIB warga mengeluarkan sebuah mobil antik yang diduga koleksi Sahroni dari rumahnya. Warga berhasil membalikkan mobil tersebut dan merusaknya.

Sebuah mobil antik yang dikeluarkan massa dari rumah anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Ahmad Sahroni. Massa menyerbu rumah Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/8/2025). Sebelumnya, Sahroni sempat memicu kontroversi setelah menyebut masyarakat yang ingin membubarkan DPR sebagai orang tolol.

Sekitar pukul 18.30 WIB, aparat Bintara Pembina Desa (Babinsa) mulai mensterilkan lokasi terjadinya perkara dari kerumunan warga, termasuk awak media.

Sebelumnya, berdasarkan pengamatan unggahan video di media sosial, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Ratusan orang yang datang dengan sepeda motor memaksa masuk ke pekarangan rumah. Mereka merusak pagar besi, melempar batu ke arah bangunan, serta menghancurkan beberapa kendaraan yang terparkir di halaman.

Warga melihat rumah Anggota DPR RI dari Partai Nasional Demokrasi (Nasdem), Ahmad Sahroni, yang rusak di Kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/8/2025). Massa melampiaskan kemarahan mereka dengan mengepung dan merusak rumah Sahroni. Beberapa diantara mereka membawa barang-barang yang ada di rumah tersebut.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK)
30-08-2025

Belum diketahui secara pasti keberadaan Sahroni dan keluarganya saat kejadian berlangsung.

Sejumlah rekaman video dan foto aksi perusakan serta pengambilan barang dari rumah itu telah beredar luas di media sosial. Insiden ini memicu perhatian publik karena Sahroni dikenal sebagai salah satu politisi yang kerap tampil di ruang publik dan memiliki sejumlah koleksi barang mewah.

Salah satu barang yang dikeluarkan dari rumah Ahmad Sahroni oleh warga masyarakat yang menyerbu ke rumah anggota DPR dari Fraksi Partai Nasdem tersebut, Sabtu (30/8/2025). Sahroni sempat memicu kontroversial ketika menyebut mereka yang meminta pembubaran DPR sebagai orang yang tolol.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian ataupun pihak Sahroni terkait kronologi lengkap serta kerugian akibat peristiwa tersebut.

Sebelumnya, Sahroni dikritik berbagai kalangan saat menyebut masyarakat yang meminta pembubaran DPR sebagai orang tolol sedunia ketika kunjungan kerja ke Polda Sumut, 22 Agustus lalu. Kala itu, ia merespons seruan pembubaran DPR yang bergulir di media sosial sebagai bentuk kekecewaan warganet terhadap tunjangan perumahan DPR di tengah kesulitan ekonomi yang dihadapi masyarakat.

Ketua Pelaksana Formula E, Ahmad Sahroni dimintai keterangan wartawan terkait persiapan pelaksanaan gelaran lomba balap Formula E di Jakarta, Rabu (1/6/2022). Sahroni mengatakan bahwa lintasan Formula E sudah siap, para pembalap sudah datang di Jakarta, dan tiket untuk tribun sudah habis terjual. Kompas/Heru Sri Kumoro 01-06-2022

Pernyataan Sahroni tersebut ikut memantik unjuk rasa yang berakhir ricuh pada 25 dan 28 Agustus 2025.

Setelah kontroversi itu, Sahroni mencoba melunakkan suasana dengan memberi apresiasi terhadap aksi demo di depan Gedung DPR, Senin (25/8/2025). Ia mengaku mendengarkan langsung aspirasi massa yang disampaikan melalui unjuk rasa di depan Gedung DPR, 25 Agustus, meski secara diam-diam.

Bahkan, ia memberikan ”empat jempol” untuk unjuk rasa tersebut. Menurut dia, penyampaian aspirasi di ruang terbuka patut diapresiasi.


Kerabat Kerja

Penulis:

Satrio Pangarso Wisanggen
 | 

Editor:

Billy Khaerudin
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra