Festival Lumpur Boryeong digelar setiap musim panas. Awalnya festival mandi lumpur ini digunakan untuk mempromosikan kosmetik yang menggunakan lumpur Boryeong.
27 Jul 2025 10:01 WIB · Internasional
Mengenakan helm sepeda untuk melindungi kepalanya, seorang pria jatuh telentang di atas kubangan lumpur buatan. Ia terjerembab jatuh ke lumpur dari papan seluncuran yang disediakan. Lumpur menyiprat ke berbagai arah saat tubuhnya menyentuh permukaan kubangan lumpur di kolam renang buatan itu.
Jatuh ke dalam kubangan lumpur tidak hanya membuat pakaian yang dikenakannya kotor. Lumpur itu juga mengotori wajah dan seluruh tubuhnya. Beberapa orang lainnya malah tampak kesenangan saat tubuh mereka mendarat di kubangan itu. Mereka senang menikmati bermain kubangan lumpur dalam Festival Lumpur Boryeong di Pantai Daecheon, Boryeong, Korea Selatan, Sabtu (26/7/2025) waktu setempat.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/26/72f852358168d4c29290aa480a71007b-000_67WE2QR.jpg)
Tahun ini, Festival Lumpur Boryeong digelar untuk yang ke-28. Tahun ini, festival digelar dari 25 Juli hingga 10 Agustus 2025, yang berlangsung dari 25 Juli hingga 10 Agustus dan bertujuan untuk mempromosikan penggunaan lumpur untuk perawatan kulit kosmetik dan pariwisata di daerah tersebut, di Pantai Daecheon, Boryeong, pada 26 Juli 2025.
Salah satu festival musim panas paling populer di Korea Selatan ini pertama kali diadakan pada 1998. Pada awalnya ferstival ini digelar untuk mempromosikan produk kosmetik yang terbuat dari lumpur Boryeong. Lumpur Boryeong dikenal kaya mineral dan dipercaya bermanfaat untuk kesehatan kulit. Festival ini dengan cepat menjadi populer dan kini menjadi acara tahunan yang menarik jutaan pengunjung.
Dalam festival ini, pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas, mulai dari bermain seluncuran lumpur, lari di lintasan dengan rintangan lumpur, gulat lumpur, mewarnai tubuh dengan lumpur yang diberi warna, pentas musik, hingga penjara dalam lumpur.
Di festival yang ke-28 ini banyak orang datang dan merayakan mandi lumpur. Festival yang pada awalnya digunakan untuk mempromosikan kosmetik yang menggunakan lumpur Boryeong kini telah menjadi acara festival tahunan. Festival lumpur ini menjadi pengalaman yang sangat unik dan menyenangkan. Cocok bagi mereka yang mencari kegembiraan, relaksasi, dan keseruan di musim panas.
Penulis:
Demitrius Wisnu WidiantoroEditor:
Heru Sri KumoroPenyelaras Bahasa:
FX Sukoto, Hibar Himawan