Sabar/Reza Tambah Daftar Unggulan yang Rontok di Babak Pertama

Lolos untuk pertama kalinya ke Kejuaraan Asia, Sabar/Reza kalah pada babak pertama. Mereka tersingkir sebagai unggulan ketujuh ganda putra.

09 Apr 2025 13:10 WIB · Olahraga

Oleh Yulia Sapthiani

NINGBO, RABU — Meskipun berstatus kejuaraan kontinental, bersaing dalam Kejuaraan Asia Bulu Tangkis bukan berarti mudah. Juara turnamen besar dan mereka yang berstatus unggulan menjadi bagian dari atlet yang tersingkir pada babak pertama.

Salah satu pemain unggulan yang langsung dihentikan lawan pada babak pertama adalah ganda putra dari Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Dalam pertandingan yang berlangsung di Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, Ningbo, China, Rabu (9/4/2025), Sabar/Reza kalah dari wakil tuan rumah, Chen Bo Yang/Liu Yi, dengan skor 21-11, 12-21, 19-21.

Sabar/Reza, yang tampil sebagai unggulan ketujuh, menjadi salah satu pemain unggulan yang langsung tersingkir pada babak pertama. Sehari sebelumnya, kekalahan pada babak awal dialami tiga unggulan ganda campuran. Dua di antaranya adalah pemain China, yaitu unggulan keempat, Guo Xin Fa/Chen Fang Hui, dan Cheng Xing/Zhang Chi (7) yang disingkirkan pemain Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Guo/Chen bahkan berstatus sebagai juara All England.

Hasil-hasil tersebut menjadi kejutan pada dua hari pertama kejuaraan. Akan tetapi, hal tersebut lumrah terjadi karena peta persaingan bulu tangkis di dunia dikuasai atlet-atlet Asia yang sebagian besar di antaranya bermain di Ningbo.

Dalam daftar peringkat dunia pada lima nomor, misalnya, hanya ada enam wakil dari luar Asia, yaitu dari Eropa, yang menempati peringkat sepuluh besar. Pemain dari Denmark dan Perancis menyelip di antara dominasi pemain China, Jepang, dan Korea Selatan.

Faktor lain yang menambah ketatnya persaingan sejak babak awal adalah besarnya poin yang diperebutkan dalam kejuaraan. Kejuaraan Asia memperebutkan poin ranking yang setara dengan turnamen Super 1000 dalam BWF World Tour. Dalam kalender turnamen BWF, hanya ada empat kejuaraan berkategori Super 1000, yaitu Malaysia Terbuka, All England, Indonesia Terbuka, dan China Terbuka.

Maka, meski Sabar/Reza datang sebagai unggulan ketujuh, hasil apa pun bisa terjadi. Kemenangan telak pada gim pertama pun ternyata tak menjadi jaminan bahwa semifinalis All England itu bisa memenangi pertandingan.

Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani berhadapan dengan Chen Bo Yang/Liu Yi (China) pada Kejuaraan Asia Bulu Tangkis di Ningbo, China, Rabu (9/4/2025). Sabar/Reza tersingkir pada babak pertama.

Mereka kesulitan menembus kuatnya pertahanan Chen/Liu pada dua gim berikutnya. Finalis Malaysia Terbuka ini bahkan bisa mengembalikan smes yang semestinya bisa membuahkan poin bagi Sabar/Reza.

Bermain tanpa didampingi pelatih, Sabar/Reza unggul sejak awal hingga 10-7 pada gim penentuan. Namun, momentum berubah ketika Chen/Liu merebut lima poin beruntun.

Menjelang akhir gim ketiga, giliran Sabar/Reza yang berbalik unggul 19-18 setelah tertinggal 16-18. Akan tetapi, setelah posisi 19-19, Sabar/Reza kehilangan poin dengan cepat karena tak dapat mengatasi tekanan dari lawan pada pukulan-pukulan awal setelah servis.

”Kami kurang beruntung pada gim ketiga. Sudah mencoba melakukan yang terbaik, tapi pasangan China bisa mencuri poin dengan tampil lebih fokus dibandingkan kami,” komentar Reza.

Hasil dari Kejuaraan Asia ini memperlihatkan bahwa Sabar/Reza masih memiliki pekerjaan rumah meski performa mereka naik sejak 2024. Performa mereka pada turnamen level tinggi masih tak konsisten. Pada tahun ini, mereka mendapat hasil babak kedua Malaysia Terbuka, semifinal All England, lalu tersingkir di babak pertama Kejuaraan Asia.

Setelah kekalahan Sabar/Reza, ganda putra Indonesia mengandalkan tiga wakil lain, yaitu finalis All England, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin.

Komang menang

Pada persaingan tunggal putri, Komang Ayu Cahya Dewi menjadi wakil pertama Indonesia yang melangkah ke babak kedua. Hasil tersebut didapat setelah Komang mengalahkan Wong Ling Ching (Malaysia) 21-17, 16-21, 21-17.

Komang Ayu Cahya Dewi mengembalikan pukulan pemain Malaysia, Wong Ling Ching, pada babak pertama Kejuaraan Asia Bulu Tangkis di Ningbo, China, Rabu (9/4/2025). Komang menang 21-17, 16-21, 21-17.

Bagi Komang, kemenangan pada babak pertama tersebut cukup berharga dengan besarnya poin peringkat yang diperebutkan. Meski demikian, dia harus memperbaiki kekurangan untuk berhadapan dengan unggulan kedua, Han Yue, pada babak kedua.

”Saya ragu-ragu dalam membuat keputusan pada poin-poin akhir dan akhirnya terbawa tempo permainan lawan. Setelah tertinggal 13-16 pada gim penentuan, pelatih meminta saya mempercepat permainan dan itu berhasil,” tutur atlet asal Bali tersebut.

Upaya untuk mengikuti langkah Komang akan dilakukan tiga tunggal putri lainnya yang bermain Rabu siang hingga malam. Mereka adalah Putri Kusuma Wardani, Gregoria Mariska Tunjung, dan Ester Nurumi Tri Wardoyo.

Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi memenangi ”perang saudara” pada babak pertama Kejuaraan Asia Bulu Tangkis di Ningbo, China, Rabu (9/4/2025). Febriana/Amalia mengalahkan Rachel Alessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari, 21-13, 16-21, 21-10.

Sementara itu, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi memenangi ”perang saudara” dalam pertandingan melawan Rachel Alessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari, 21-13, 16-21, 21-10. Pada babak kedua, Febriana/Amalia akan melawan pemain Hong Kong, Fan Kai Yan/Yau Mau Ying.


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji