PIALA FA

Salam Perpisahan Mohamed Salah kepada Manchester City

Rivalitas panjang Liverpool dengan City menatap titik akhir seiring dengan momen perpisahan Salah di Stadion Etihad. Guardiola pun berpotensi mengikuti jejak Salah.

04 Apr 2026 06:32 WIB · Olahraga

AP

Oleh Kelvin Hianusa

MANCHESTER, JUMAT — Setelah rivalitas hebat bertahun-tahun, penyerang Liverpool, Mohamed Salah, akan menghadapi Manchester City untuk terakhir kalinya. Duel itu menjadi muara segala memori kehebatan Salah dalam kisah rivalitas epik kedua tim. Saat Liverpool kehilangan ikon tim, City kehilangan sosok lawan sepadan yang selama ini melecut mereka.

City akan menjamu Liverpool dalam perempat final Piala FA di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Sabtu (4/4/2026) pukul 18.45 WIB. Itu akan menjadi pertemuan terakhir mereka di musim ini setelah dua kali berhadapan di Liga Inggris. Pada saat bersamaan, Salah juga akan mengucapkan salam perpisahan untuk salah satu jadwal terpanas di Inggris tersebut.

Salah, 33 tahun, sudah mengumumkan akan hengkang dari Liverpool pada musim panas nanti. Dia menyudahi pengabdian selama sembilan musim bersama ”Si Merah”. Kontraknya baru akan berakhir pada 2027, tetapi sang pemain memutuskan untuk pergi semusim lebih cepat dengan berbagai pertimbangan, khususnya karena penurunan performa drastis.

Liverpool's Mohamed Salah celebrates scoring his side's fourth goal  during the second leg of the Champions League round of 16 soccer match between Liverpool and Galatasaray, in Liverpool, England, Wednesday, March 18, 2026.  (Peter Byrne/PA via AP)

Manajer City Pep Guardiola selalu menunjuk Liverpool setiap ditanya soal rival terbesar, termasuk jelang laga perempat final. Rivalitas itu bisa sangat panas dan berkesinambungan berkat peran Salah. ”Si Raja Mesir”, julukan Salah, sering menjadi mimpi buruk bagi tim lawan dalam hampir satu dekade terakhir.

”Salah satu yang terbaik. Pemain dan manusia yang luar biasa!” kata Guardiola tentang Salah. Dia adalah legenda sejati bagi Liverpool dan seluruh Liga Inggris. Saya pikir laga nanti akan menjadi momen yang tepat untuk mengucapkan selamat tinggal kepadanya.  Dia pantas mendapat pengakuan di negara ini,” lanjutnya.

Salah memiliki rekor cemerlang saat berhadapan dengan City. Dia sudah menghasilkan 13 gol dan delapan asis di seluruh kompetisi ketika bertemu tim rival. Khusus di Liga Inggris, Salah memuncaki daftar pemain yang paling banyak berkontribusi gol dan asis dalam sejarah saat melawan ”The Citizens” (15). Rekor itu mempertegas dominasinya.

Duel di Stadion Etihad nanti pun lebih dari sekadar perebutan tiket semifinal. Itu tentang persembahan terakhir dan perayaan karier cemerlang Salah. ”Saya berharap dia bisa memberikan lebih banyak lagi, tetapi itu tidak realistis karena dia selalu memberikan yang terbaik dan dia melakukannya lagi hingga akhir musim,” kata Pelatih Liverpool Arne Slot.

Motivasi besar tidak hanya datang dari seorang Salah, tetapi juga seisi tim Liverpool. Mereka ingin memberikan hadiah perpisahan yang layak untuk sang legenda hidup. Adapun Si Merah hanya mungkin mengangkat trofi di dua kompetisi dan kesempatan terbaik mereka untuk juara adalah di Piala FA.

Sebelum lebih jauh, skuad Liverpool harus terlebih dulu menyudahi problem inkonsistensi. Mereka akan kembali berlaga setelah kalah dari Brighton and Hove Albion dalam pertandingan terakhir. Adapun Liverpool selalu takluk oleh City dalam dua pertemuan sebelumnya di liga, masing-masing 0-3 dan 1-2.

Manchester City's head coach Pep Guardiola celebrates after his team won the English League Cup final soccer match between Arsenal and Manchester City in London, Sunday, March 22, 2026. (AP Photo/Richard Pelham)

Liverpool bertamu dengan kepercayaan diri lebih. Mereka bisa kembali diperkuat oleh penyerang Alexander Isak yang memecahkan rekor transfer liga pada musim panas lalu. Isak sudah menepi selama empat bulan terakhir, absen di 21 laga Liverpool. Beban di pundak striker muda Hugo Ekitike bisa sedikit terbagi.

Menurut Slot, ketajaman Isak akan sangat membantu di laga ketat nanti. ”Kami sudah berkali-kali merasakan musim ini, betapa pentingnya untuk unggul. Kami kesulitan dengan itu, padahal lebih mudah jika bisa unggul lebih dari satu gol atau 2-0. Mencetak gol itu vital. Jadi, saya senang Alex sudah kembali,” ucap pelatih asal Belanda itu.

Akhir rivalitas

Dari kubu Liverpool, dua ikon terbesar dalam sejarah rivalitas dengan City adalah sosok mantan Manajer Jurgen Klopp dan Salah. Klopp sudah pergi lebih dulu pada Januari 2024, sementara Salah akan segera menyusul. Di sisi lain, Guardiola yang menghidupi rivalitas tersebut juga berpotensi hengkang pada akhir musim. 

Guardiola masih terikat kontrak bersama City sampai musim panas 2027. Namun, banyak spekulasi terkait masa depannya. Dia dikabarkan sudah mulai jenuh setelah hampir sepuluh tahun menukangi tim. Calon penggantinya, Enzo Maresca, bahkan sudah dipersiapkan oleh klub sejak jauh hari.

Terlepas dari urusan rivalitas, skuad City masih bisa memberikan kenangan terbaik untuk sang manajer di sisa musim. Walaupun sudah tersingkir di Liga Champions, mereka berpotensi memenangi treble winners pada akhir musim. Satu trofi sudah berhasil dimenangi sebelum jeda internasional, yaitu Piala Liga Inggris.

Guardiola berkata, dua trofi tersisa akan ditentukan dari konsistensi penampilan mereka pada bulan ini. ”Kami akan fokus dengan laga ini terlebih dulu, setelah itu bersiap menghadapi Chelsea pada pekan selanjutnya. Itu akan jadi salah satu peluang kami untuk menjaga kans juara Liga Inggris,” ujarnya.

City akan menjamu Arsenal pada pertengahan April. Laga tersebut menjadi kesempatan terbaik bagi Erling Haaland dan rekan-rekan untuk menipiskan jarak dengan tim pemuncak klasemen tersebut. Adapun City saat ini masih tertinggal sembilan poin dari Arsenal dengan tabungan satu laga yang belum dimainkan. (AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nanik Dwiastuti