Belum keluar dari periode inkonsisten, Real Madrid sudah dihantam badai cedera. "Los Blancos" sudah alami 24 cedera. Lebih besar dari 17 laga musim ini.
10 Nov 2024 12:22 WIB · Olahraga
Oleh Muhammad Ikhsan Mahar - [email protected]
Ketika Real Madrid tengah mengusung kebangkitan dari periode buruk sejak akhir Oktober lalu, badai cedera kembali mengguncang Stadion Santiago Bernabeu. ”Los Blancos” memang sudah tidak asing bermain dengan kuantitas skuad terbatas. Namun, bisakah mereka menduplikasi kesuksesan meraih dua trofi musim lalu?
Real keluar dari titik nadir setelah kalah beruntun dari Barcelona dan AC Milan dengan melibas Osasuna 4-0, Sabtu (9/11/2024), di Santiago Bernabeu. Madridistas tersenyum menyaksikan trigol Vinicius Junior dan gol perdana Jude Bellingham pada musim ini. Mereka pun bersedih karena tiga pemain, yaitu Eder Militao, Rodrygo Goes, dan Lucas Vazquez, meninggalkan pertandingan lebih dini akibat cedera.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/10/65c0d5d8-9697-4e1d-87ed-712d4577e874_jpg.jpg)
Melalui keterangan resmi, Real memastikan kehilangan Militao, bek tengah, di sisa musim 2024-2025 akibat cedera lutut kiri, tepatnya ligamen anterior krusiat (ACL). Itu cedera kambuhan yang dialami Militao yang juga menepi lebih dari sembilan bulan pada musim 2023-2024.
Rodrygo dan Vazquez memang tidak menderita cedera parah, tetapi mereka perlu waktu lebih dari sebulan untuk pemulihan cedera. Tetap saja, Pelatih Real Carlo Ancelotti akan menjalani masa jeda laga internasional dalam 10 hari mendatang dengan tidak tenang.
Ancelotti harus menganalisis dengan saksama dan cermat taktik darurat untuk menutup kehilangan pemain-pemain penting. Juru taktik asal Italia itu juga bisa mencari ”pemain baru” dari La Fabrica atau akademi Real.
Tambahan tiga pemain cedera pada laga pekan ke-13 Liga Spanyol menyebabkan Real sudah menderita 24 kasus cedera pada awal musim ini. Itu artinya, kuantitas insiden cedera telah melebihi dari 17 pertandingan yang sudah dijalani Real di semua ajang pada awal kampanye kompetisi edisi 2024-2025.
Tiga pemain bahkan menderita cedera paling horor bagi atlet, yakni ACL. Dani Carvajal, Joan Martinez, dan Militao menyebabkan tim dokter Real mengantarkan mereka menuju ruang operasi. Setelah itu, tim fisioterapis Real akan memulai program pemulihan panjang bagi tiga pemain itu.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/10/f58fa110-f03a-4fcd-ad17-cc404055488b_jpg.jpg)
Selain itu, Ancelotti sudah kehilangan Aurelien Tchouameni, Thibaut Courtois, dan David Alaba. Ancelotti mengakui cedera tidak bisa dihindari dengan padatnya jadwal pertandingan pada musim ini. Menurut dia, tim-tim besar Eropa juga mengalami masalah serupa.
”Kalender kompetisi ini menyebabkan pemain tidak cukup beristirahat. Itu masalah umum, bukan hanya kami,” ujar Ancelotti dilansir Marca.
Ancelotti menambahkan, ”Saya tidak berpikir tentang bursa transfer. Sebab, ketika jeda Natal, kami tetap berjuang dengan skuad yang tersedia. Kami akan melakukan hal yang sama seperti musim lalu.”
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/10/2c311553-8197-4540-9a9e-a381f22a32c7_jpg.jpg)
Kepercayaan untuk keluar dari badai cedera juga disampaikan pemain-pemain Real, salah satunya Bellingham. Kata pemain asal Inggris itu, derita yang dialami rekan setimnya melahirkan motivasi ekstra pemain-pemain lain untuk mempersembahkan prestasi pada akhir musim nanti.
”Kami adalah keluarga besar. Ketika seseorang mendapatkan cedera, itu sangat sulit. Tim ini akan semakin kuat dari sebelumnya,” kata Bellingham dilansir AS.
Pemain dan pendukung Real pantas optimistis meski krisis pemain kembali menghunjam mereka. Pada musim 2023-2024, mereka meraih gelar Liga Spanyol dan Liga Champions.
Raihan itu tidak lepas dari kemampuan mereka menjaga konsistensi karena sudah memuncaki klasemen Liga Spanyol dan merebut tiket lolos ke fase gugur Liga Champions memasuki bulan November tahun lalu. Kondisi itu jelas berbeda dibandingkan tahun ini. Situasi pada musim ini tidak ideal bagi Real untuk mengulang capaian musim lalu.
Real bukan pemimpin Liga Spanyol. Mereka telah tertinggal enam poin dari Barcelona memasuki pekan ke-13. Barca bahkan bisa semakin menjauh jika mengalahkan Real Sociedad, Senin (11/11/2024) WIB. Meski Real masih memiliki satu tabungan pertandingan tunda kontra Valencia, berselisih sembilan poin dari Barca yang sedang dalam performa top bukan hal mudah untuk mengikis gap poin.
Pada musim lalu, Barca tampil angin-anginan bersama Xavi Hernandez. Kedatangan pelatih asal Jerman, Hans-Dieter Flick, mengembalikan mental juara Barca dengan menang 11 kali dan kalah sekali dalam 12 pertandingan. Barca menjalani penampilan gemilang itu dengan situasi cedera silih berganti dialami pemain, salah satunya Marc Bernal yang menderita cedera ACL.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/10/27/c833e64f-ca10-46ea-ba13-e5251aa3b4d2_jpg.jpg)
Adapun di Liga Champions, Real masih tertahan di papan tengah atau peringkat ke-18 berkat koleksi enam poin dari empat laga. Mereka masih berjarak tiga poin dari zona delapan besar untuk lolos langsung ke babak 16 besar.
Meskipun berstatus juara bertahan dan memiliki ”DNA” Liga Champions, ”Los Blancos” akan kesulitan menghadapi dua tim terbaik di Eropa saat ini, yaitu Liverpool dan Atalanta, pada dua laga mendatang. Merujuk performa saat ini, Real tidak akan mudah untuk mengalahkan Liverpool dan Atalanta. Gagal menang pada dua laga itu akan memaksa Real menatap fase gugur dari babak playoff fase 16 besar.
Saya tidak berpikir tentang bursa transfer. Sebab, ketika jeda Natal, kami tetap berjuang dengan skuad yang tersedia. Kami akan melakukan hal yang sama seperti musim lalu. (Carlo Ancelotti)
Jika harus menjalani laga playoff itu, Real akan menjalani periode musim dingin yang amat sibuk. Pada Desember mendatang, Real tampil di Piala Interkontinental di Qatar. Mereka bakal bertarung di Piala Super Spanyol pada Januari 2025, kemudian laga playoff babak 16 besar Liga Champions digelar pada Februari 2025.
Padatnya jadwal pertandingan itu membuka peluang untuk hadirnya tambahan pemain-pemain cedera, terutama pemain-pemain yang minim mengalami rotasi. Dari skuad Real musim ini, terdapat lima pemain yang telah tampil dengan durasi lebih dari 1.300 menit. Mereka adalah Antonio Ruediger, Federico Valverde, Vinicius, Militao, dan Kylian Mbappe.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/10/0f1e1452-c469-4f98-a5b3-b0f695419384_jpg.jpg)
Setelah Militao cedera parah, Real menyisakan empat pemain dengan durasi bermain terbanyak. Jika tidak dikelola dengan baik durasi tampil dan istirahat, keempatnya berpotensi pula absen akibat cedera.
Di sisi lain, merotasi mereka bukan perkara mudah karena minimnya stok pemain tersedia. Mbappe, misalnya, adalah penyerang tengah utama satu-satunya yang dimiliki Real. Meskipun Ancelotti memiliki penyerang remaja, Endrick, situasi sulit pada awal musim ini membuat Ancelotti enggan berjudi dengan lebih sering memainkan pemain asal Brasil itu.
Vinicius juga sulit ditinggalkan di bangku cadangan. Torehan 12 gol dan tujuh asis adalah bukti krusialnya peran Vinicius untuk Real. Mbappe yang tiba pada musim ini belum bisa menyaingi peran Vinicius. Pasalnya, Mbappe baru menyumbang delapan gol dan dua asis.
Ruediger pun mustahil diistirahatkan pada laga-laga Real selanjutnya. Ia adalah bek tengah murni tersisa. Ruediger berpeluang akan ditandemkan dengan bek berusia 21 tahun, Raul Asencio, selama Tchouameni belum pulih.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/10/cb0bd1e5-2bf3-4c8a-b9a0-43071517aaf5_jpg.jpg)
Satu lagi, Valverde adalah pemain serba bisa yang akan memiliki peran darurat di tengah badai cedera Real. Kapten tim nasional Uruguay itu berpeluang ditempatkan sebagai bek sayap kanan akibat tidak ada pemain alami di posisi bek sayap kanan yang tersedia. Carvajal dan Vazquez sama-sama menderita cedera.
”Kami menganalisis sejumlah pilihan untuk posisi bek kanan. Valverde menjalani peran itu (kontra Osasuna), saya melihatnya bermain bagus,” kata Ancelotti.
Ancelotti telah berhasil mengatasi keterbatasan pemain pada musim lalu. Selain pengaruh tangan dingin Ancelotti mencari solusi dari situasi skuadnya, Real juga wajib didukung nasib-nasib baik, seperti pada musim lalu, demi tidak menutup kompetisi 2024-2025 nirtrofi.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Wisnu Aji Dewabrata