Sanksi Ditangguhkan, Ronaldo Bisa Langsung Tampil pada Piala Dunia 2026

Langkah Cristiano Ronaldo untuk tampil pada Piala Dunia yang terakhir baginya tidak terhalang. Sanksi larangan bermain dari FIFA ditangguhkan.

26 Nov 2025 14:43 WIB · Olahraga

AP

Oleh Emilius Caesar Alexey

GENEVA, SELASA — Pemain megabintang asal Portugal Cristiano Ronaldo akhirnya bisa bernapas lega. Sanksi larangan bermain selama tiga pertandingan akhirnya dikurangi oleh FIFA, Selasa (25/11/2025), di Geneva, Swiss, sehingga dia dapat langsung tampil pada laga pertama babak penyisihan grup Piala Dunia 2026.

Ronaldo hanya perlu menjalani sanksi selama satu pertandingan. Pemain berjuluk CR7 itu mendapat penangguhan sanksi dalam masa percobaan selama satu tahun. Jika dalam waktu satu tahun Ronaldo melakukan ”perilaku kekerasan” atau  ”permainan curang yang serius” selama di lapangan, sanksi larangan bermain selama dua laga itu akan segera  diberlakukan.

”Jika Cristiano Ronaldo melakukan pelanggaran lain dengan sifat dan tingkat keparahan yang sama selama masa percobaan, sanksi dua pertandingan tersisa akan diaktifkan,” tulis juru bicara FIFA.

Sanksi larangan bermain selama satu pertandingan sudah dijalani Ronaldo saat dia absen dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Armenia, pekan lalu. Saat itu, Portugal menang 9-1 dan memantapkan langkahnya menuju Piala Dunia di AS, Meksiko, dan Kanada.

Reaksi kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, setelah diusir dari lapangan karena kartu merah dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 versus Irlandia di Stadion Aviva, Dublin, Irlandia, Jumat (14/11/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Peter Morrison)

Jika sanksi itu tetap dijalankan secara utuh, Ronaldo harus absen pada dua laga penyisihan grup yang dijalani Portugal pada Piala Dunia 2026. Hal itu sangat merugikan Portugal dan Ronaldo. Setiap laga pada babak penyisihan grup sangat menentukan langkah Portugal yang berambisi menjadi juara Piala Dunia.

Sebelumnya, pada Kamis (13/11/2025) saat Portugal bertandang ke Dublin, Irlandia, Ronaldo menyikut pemain Irlandia Dara O’Shea yang sering mengganggunya sejak menit awal. Semula, wasit mengganjarnya dengan kartu kuning. Namun, setelah mendapat masukkan dari wasit VAR, hukuman diubah menjadi kartu merah.

Kartu merah itu menjadi yang pertama bagi Ronaldo saat membela Portugal dalam 226 pertandingan. Setelah diusir dari lapangan, Ronaldo membuat gerakan seolah-olah menangis, kemudian diikuti mengacungkan ibu jari ke penonton untuk mengisyaratkan dia baik-baik saja.

Berdasarkan aturan FIFA, Ronaldo mendapat larangan tiga kali bermain karena mendapat kartu merah langsung. Namun, sanksi itu dapat dikurangi jika melakukan banding ke Komite Banding FIFA. Belum diketahui siapa yang melakukan banding atas hukuman bagi Ronaldo tersebut, apakah federasi sepak bola Portugal atau Irlandia.

Penangguhan hukuman semacam itu jarang terjadi. Dalam dua kasus yang diputuskan FIFA bulan ini, pemain dari Armenia dan Burundi dilarang bertanding selama tiga pertandingan setelah menerima kartu merah secara langsung atas tindakan agresif di pertandingan kualifikasi Piala Dunia dan keduanya tidak mendapatkan pengurangan masa percobaan.

Pemain timnas Portugal Cristiano Ronaldo (tengah) menghadiri makan malam bersama Presiden AS Donald Trump dan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman di East Room Gedung Putih, Selasa (18/11/2025). Kehadiran Ronaldo juga menjadi bagian persiapan Piala Dunia 2026 di AS, Meksiko, dan Kanada

Keputusan FIFA ini dikeluarkan satu minggu setelah Ronaldo bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih untuk jamuan makan malam resmi dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Presiden FIFA Gianni Infantino juga menghadiri acara tersebut dan berswafoto dengan Ronaldo.

Ronaldo telah bermain di liga Saudi selama tiga tahun di salah satu klub yang mayoritas sahamnya dimiliki Dana Investasi Publik milik negara kerajaan yang diketuai sang pangeran. Arab Saudi akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 dan telah menjadi pendukung finansial utama FIFA dalam dua tahun terakhir.

Trump dijadwalkan menghadiri upacara pengundian pada 5 Desember di Kennedy Center di Washington  DC, di mana Portugal, salah satu dari 48 tim unggulan teratas turnamen tersebut, akan mengetahui tiga lawannya dalam penyisihan grup. (AP)

 


Kerabat Kerja

Penulis:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata