Hingga hari kedelapan operasi SAR kecelakaan KMP Virgo Transport 8, sudah 10 korban ditemukan meninggal. Empat di antaranya didapatkan dari badan kapal.
20 Sep 2026 19:18 WIB · Nasional
DOKUMENTASI KANTOR SAR BANJARMASIN
SURABAYA, KOMPAS — Tim penyelam Badan SAR Nasional (Basarnas) kembali menemukan satu jenazah korban kecelakaan Kapal Motor Penumpang Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (20/9/2026) siang. Dengan demikian, jumlah korban yang ditemukan meninggal dalam peristiwa tersebut bertambah menjadi 10 orang.
Jenazah satu korban itu ditemukan pada Minggu pukul 14.14 Wita oleh Tim Penyelam Basarnas Special Group. Ini merupakan korban keempat yang ditemukan dari dalam badan kapal yang kondisinya masih terbalik itu.
Begitu ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan menuju KN SAR Kamajaya. Selanjutnya, korban dievakuasi melalui jalur udara menggunakan Helikopter HR 3601 Basarnas.
”Penemuan satu korban hari ini merupakan kerja keras seluruh tim SAR gabungan,” ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syafi’i dalam keterangan tertulis.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/09/20/f0c6dfccdf5505cd1dd95d13d59c7498-20260920WER1.jpg)
Sebelumnya, pada Jumat (18/9/2026), tim penyelam menemukan tiga korban, masing-masing dua orang berjenis kelamin laki-laki dan satu korban berjenis kelamin perempuan.
Hasil identifikasi menyatakan tiga korban itu merupakan warga Kalimantan Selatan. Dua orang di antaranya adalah warga Kota Banjarmasin, yakni Muhammad Abdianoor (30) dan istrinya, Yuli (29). Adapun satu korban lain, yakni Surya (59), adalah warga Kabupaten Tapin.
Abdianoor teridentifikasi melalui identifikasi sekunder, yakni ciri medis, gigi, dan properti. Sedangkan Yuli teridentifikasi melalui identifikasi primer, yakni gigi dan identifikasi sekunder berupa properti. Adapun jasad Surya teridentifikasi melalui identifikasi primer sidik jari dan ciri medis.
Sebelumnya, tim juga telah menyerahkan enam korban meninggal yang dievakuasi lebih dulu. Dari enam orang itu, empat berasal dari Jawa Timur, yakni Reyner Fausta Yosilianto (22) asal Malang, Nurul Rian Hidayat (33) dari Pamekasan, Deny Ridzal Saputra (29) dari Kediri, dan Imam Soeparno (66) dari Surabaya. Adapun dua lainnya dari Garut, Jawa Barat, yakni Erick Maisul Latif (37) dan Risyan Kurnia Putra (28).
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/09/20/1527926fbf9e34718afabc98cea7a5bb-20260920WER2.jpg)
Operasi pencarian dan pertolongan penumpang dan awak KMP Virgo Transport 8 diperpanjang selama sepekan ke depan. Hingga saat ini, total korban yang telah ditemukan 118 orang. Dari jumlah tersebut, 108 orang selamat, sedangkan 10 orang meninggal. Adapun 125 orang masih dalam pencarian.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama Yudhi Bramantyo Nur Sasongko menyampaikan, perpanjangan masa operasi pencarian dan pertolongan dilakukan dengan beberapa pertimbangan. Salah satunya terkait rencana upaya pengangkatan badan kapal (salvage) yang saat ini masih didiskusikan.
Penemuan satu korban hari ini merupakan kerja keras seluruh tim SAR gabungan.
Menurut Yudhi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait operasi yang dilaksanakan. Pada Sabtu (19/9/2026) siang, ada dua tim salvage yang dikoordinasi oleh pemilik kapal. Mereka lalu melaksanakan rapat terkait langkah-langkah yang akan diambil.
Sambil menunggu hasil diskusi mengenai langkah-langkah yang akan diambil oleh tim untuk mengangkat kapal, Basarnas memanfaatkan waktu yang ada dengan tetap melaksanakan operasi patroli udara dan laut.
Sebelumnya diberitakan, KMP Virgo Transport 8 miring dan terbalik saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Minggu (13/9/2026) dini hari. Kapal membawa 243 penumpang dan kru serta 89 kendaraan.
Penulis:
Defri WerdionoEditor:
Haris FirdausPenyelaras Bahasa:
Retma Wati