KEJAHATAN SEKSUAL

Segudang Pertanyaan soal Bill Gates, Putri Norwegia, dan Epstein

Nama Bill Gates dan Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit muncul dalam lebih dari 1.000 dokumen terkait kasus pedofil Jeffrey Epstein.

05 Feb 2026 07:52 WIB · Internasional

AFP/WILLIAM WEST

Oleh Elsa Emiria Leba

Ada banyak nama terkenal dari berbagai negara tercantum dalam berkas kasus Jeffrey Epstein. Sejauh apa hubungan mereka dengan pelaku kejahatan seksual itu?

Dari Inggris ada mantan pangeran Andrew Mountbatten-Windsor di berkas itu. Dari Amerika Serikat ada Presiden Donald Trump, mantan Presiden Bill Clinton. Selain itu, ada bos teknologi, yakni Elon Musk dan Bill Gates. Sementara dari Norwegia, muncul Putri Mahkota Mette-Marit.

Kesedihan tampak di mata Melinda French Gates (61). Suaranya terdengar lemas saat menjawab pertanyaan tentang keterlibatan mantan suaminya, miliarder Gates, dengan mendiang Epstein.

Nama Bill Gates muncul dalam 3 juta lebih berkas terkait kasus Epstein yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS pekan lalu. Setelah bercerai pada 2021, Melinda bersyukur karena ”menjauh dari semua kekacauan”.

”Apa pun pertanyaan yang tersisa di sana tentang apa, pertanyaan-pertanyaan itu untuk orang-orang itu dan bahkan untuk mantan suami saya. Mereka perlu menjawab hal-hal itu, bukan saya,” kata Melinda dalam video pratinjau untuk siniar Wild Card oleh NPR edisi Selasa (3/2/2026).

Hubungan Bill Gates dengan Epstein telah terdokumentasi dengan baik. Namun, muncul beberapa pertanyaan baru tentang hubungan mereka berdua setelah berkas-berkas kasus dirilis.

Menurut Wired, nama Bill Gates keluar dalam 2.592 dokumen. Dalam beberapa dokumen, menurut CNN, tertera sejumlah draf pesan dari tahun 2013 yang tersimpan dalam akun surel Epstein.

Foto tanpa tanggal ini menunjukkan pendiri Microsoft dan filantropis Amerika Serikat Bill Gates (kiri) bersama Pangeran Andrew dari Inggris. Foto ini berasal dari koleksi pribadi pebisnis dan pedofil dari Amerika Serikat, Jeffrey Epstein, yang diberikan oleh anggota Partai Demokrat di Komite Pengawasan DPR pada 12 Desember 2025. Sekumpulan berkas baru yang dirilis pada 31 Januari 2026 terkait penyelidikan Epstein menguak banyak nama orang terkenal.
FILE - Documents that were included in the U.S. Department of Justice release of the Jeffrey Epstein files are photographed Friday, Jan. 2, 2026. (AP Photo/Jon Elswick, File)

Draf-draf itu berisi tulisan tentang rasa dikhianati oleh Gates, diskusi kesepakatan bisnis. Ada juga soal perselisihan rumah tangga Gates, serta kekhawatiran Gates terkait penyakit menular seksual (PMS).

Terdapat juga pembahasan Gates berusaha memberi obat PMS kepada Melinda secara diam-diam. Belum jelas siapa penulis draf itu.

Melinda menambahkan, ia merasa kesedihan yang luar biasa saat mengetahui isi dari berkas-berkas Epstein. Berkas itu membuatnya teringat pada masa-masa yang menyakitkan dalam pernikahannya. Dia juga merasa prihatin terhadap para korban Epstein.

”Saya mampu mengesampingkan kesedihan saya sendiri dan melihat gadis-gadis muda itu dan berkata, ’Ya Tuhan, bagaimana itu bisa terjadi pada gadis-gadis itu?’ Setidaknya bagi saya, saya telah mampu melanjutkan hidup, dan saya berharap ada keadilan bagi mereka,” tutur Melinda.

Sebagai catatan, nama-nama orang yang muncul dalam berkas Epstein tidak langsung berarti orang tersebut melakukan kejahatan apa pun. Keluarnya nama seseorang bisa saja berarti bahwa Epstein atau rekannya sedang membicarakan orang itu atau membagikan dokumen yang menyebutkan nama orang itu. Sejauh ini, Gates juga belum dituduh melakukan kesalahan apa pun yang berkaitan dengan Epstein.

Kedekatan Norwegia

Perilisan berkas kasus Epstein juga berdampak hingga ke Eropa. Wajah Kerajaan Norwegia semakin tercoreng karena terkuak bahwa Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit dekat dengan Epstein si pedofil.

Padahal, putranya, Marius Borg Hoiby (29), sedang menjalani sidang karena 28 tuduhan. Dakwaannya termasuk pemerkosaan dan pelecehan berulang kepada mantan pasangan.

Surat kabar Norwegia VG melaporkan, Mette-Marit disebutkan dalam lebih dari 1.000 dokumen dalam berkas Epstein. Mereka bertemu dan berkomunikasi antara 2011 dan 2014.

Sejumlah besar surel menyiratkan persahabatan kontroversial antara Mette-Marit dan Epstein. Komunikasi mereka bahkan berlanjut setelah Epstein mengaku bersalah atas kejahatan meminta hubungan seksual dengan anak-anak.

Pada berkas tahun 2012, terdapat sejumlah surel dari ”H.K.H. Kronprinsessen”, yang diterjemahkan dari bahasa Norwegia menjadi ”Yang Mulia Putri Mahkota”, kepada Epstein. Mette-Marit memanggil Epstein dengan sebutan ’sayang’ dan berhati lembut”.

Dalam pertukaran surel lain pada 2012, Mette-Marit menyebut Epstein sangat menawan sambil melontarkan pertanyaan. ”Apakah tidak pantas bagi seorang ibu untuk menyarankan gambar dua perempuan telanjang membawa papan selancar sebagai wallpaper putra saya yang berusia 15 tahun?” tulis Mette-Marit.

Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit dan Putra Mahkota Norwegia Haakon berpose saat tiba untuk resepsi perayaan ulang tahun ke-25 kompleks kedutaan Nordik bersama perwakilan lain dari lima negara Nordik dan Jerman di Berlin, Jerman, pada 21 Oktober 2024. Saat putranya bersiap untuk diadili atas tuduhan pemerkosaan, Putri Mette-Marit terlibat dalam skandal lain, yaitu dia terungkap dekat dengan pedofil Amerika Serikat Jeffrey Epstein setelah berkas kasus Epstein dirilis ke publik. Nama Mette-Marit muncul setidaknya 1.000 kali.

Percakapan lain menunjukkan Epstein yang bercerita kepada Mette-Marit bahwa ia sedang berburu istri. Lalu Epstein menyatakan lebih menyukai orang Skandinavia ketimbang orang Paris.

Sebagai tanggapan, Mette-Marit menyebut Paris cocok untuk berselingkuh. Sementara orang Skandinavia lebih cocok untuk menjadi istri.

Terkuaknya surel-surel itu terjadi saat putra Mette-Marit, Hoiby, muncul dalam persidangan di Pengadilan Distrik Oslo, Selasa. Hoiby merupakan anak dari pernikahan Mette-Marit di masa lalu, sebelum ia menikahi Putra Mahkota Norwegia, Haakon. Oleh sebab itu, Hoiby tidak masuk dalam daftar ahli waris takhta.

Dalam dokumen dakwaan, Hoiby, antara lain, dituduh memerkosa, memukul, menghancurkan barang, hingga membuat ancaman. Ada pula tuduhan merekam perempuan tanpa izin. Jika terbukti bersalah, menurut NRK, Hoiby bisa menghadapi hukuman lebih dari 10 tahun penjara.

Hoiby akan bersaksi pada Rabu (4/2/2026). ”Hoiby menyangkal semua tuduhan pelecehan seksual, serta sebagian besar tuduhan terkait kekerasan. Dia akan menyampaikan penjelasan rinci tentang versinya mengenai kejadian tersebut di hadapan pengadilan,” ujar pengacara pembela Petar Sekulic, tahun lalu.

Pembelaan dan penyesalan

Seorang juru bicara Microsoft mengatakan, klaim di berkas Epstein tidak masuk akal dan salah. ”Satu-satunya hal yang ditunjukkan oleh dokumen-dokumen itu adalah rasa frustrasi Epstein karena dia (Epstein) tidak memiliki hubungan langgeng dengan Gates serta sejauh mana dia berusaha untuk menjebak dan mencemarkan nama baik Gates,” ujarnya.

Bill Gates pun berusaha menjelaskan diri dalam wawancara dengan Nine News di Australia. Menurut dia, Epstein yang menulis sendiri tersebut.

”Rupanya Jeffrey menulis surel kepada dirinya sendiri. Surel itu tidak pernah dikirim, surel itu palsu. Jadi, saya tidak tahu apa yang dia pikirkan di sana. Itu hanya mengingatkan saya setiap menit yang saya habiskan bersamanya saya sesali dan saya meminta maaf,” kata Gates.

Ia mengakui pernah makan malam bersama Epstein. Akan tetapi, ia membantah pernah pergi ke pulau pribadi Epstein atau bertemu dengan perempuan mana pun. Gates sudah berulang kali menyatakan penyesalan karena pernah menghabiskan waktu dengan Epstein.

Dalam foto yang diambil pada 8 Juli 2019 ini, sebuah kelompok protes yang disebut "Hot Mess" mengangkat foto Jeffrey Epstein di depan gedung pengadilan Federal pada 8 Juli 2019 di New York City, Amerika Serikat. Miliarder Jeffrey Epstein, didakwa atas tuduhan memperdagangkan seks dengan perempuan di bawah umur. Epstein, yang telah bergaul dengan para politisi dan selebriti selama bertahun-tahun, diduga meninggal akibat gantung diri di Metropolitan Correctional Center.
A mugshot of Jeffrey Epstein, former financier and convicted sex offender, is seen on a television at the US Capitol in Washington, DC, on July 16, 2025. US President Donald Trump blasted his own supporters and "stupid" Republicans as he went on the attack against anyone questioning his administration's handling of the case of dead sex criminal Jeffrey Epstein. Trump took his most combative tone yet to try and shut down the issue, after days of struggling to brush off a conspiracy theory that his base has long embraced, but which he now claims is a Democratic hoax. (Photo by Alex WROBLEWSKI / AFP)

Sementara itu, Putri Norwegia Mette-Marit mengaku menyesal serta malu atas interaksinya dengan Epstein. Ia mengaku telah melakukan ”penilaian yang buruk” karena berkontak, tetapi menegaskan bahwa Epstein sepenuhnya bertanggung jawab atas tindakannya.

”Saya harus bertanggung jawab karena tidak menyelidiki latar belakang Epstein lebih menyeluruh, dan karena tidak menyadari lebih awal seperti apa orangnya. Saya sangat menyesal, dan ini adalah tanggung jawab yang harus saya pikul,” kata Mette Marit dalam dalam sebuah pernyataan kepada CNN.

Mette-Marit turut menyampaikan dukungan terhadap para korban Epstein. ”Saya ingin menyampaikan simpati dan solidaritas mendalam saya kepada para korban pelecehan yang dilakukan oleh Jeffrey Epstein,” tuturnya.


Kerabat Kerja

Penulis:

Elsa Emiria Leba
 | 

Editor:

Kris Mada
 | 

Penyelaras Bahasa:

Apolonius Lase