Reputasi Mbappe sebagai salah satu penyerang terbaik dunia tak utuh tanpa keahlian tendangan bebas. Gol tendangan bebas kontra Leganes mematahkan penilaian itu.
30 Mar 2025 12:01 WIB · Olahraga
MADRID, MINGGU – Kylian Mbappe terbiasa mencetak gol, kecuali dari skema tendangan bebas. Kepingan puzzle seorang penyerang itu terlepas dari dirinya seiring belum ada satu pun gol Mbappe yang tercipta dari tendangan bebas. Mbappe akhirnya membuka selubung senjata tersembunyinya itu di laga melawan tim zona degradasi Leganes, Minggu (30/3/2025) dini hari WIB. Gol tendangan bebas Mbappe membawa Real Madrid berbalik menang 3-2.
Sebagai salah seorang penyerang terbaik di dunia, Mbappe kerap disandingkan dengan dua megabintang sepak bola, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Kemampuan Messi dan Ronaldo lengkap. Mereka bisa mencetak gol dari segala macam situasi dan posisi, tidak terkecuali tendangan bebas. Hal inilah yang belum pernah dilakukan Mbappe sepanjang kariernya.
Mbappe lebih sering memanfaatkan kecepatan berlarinya untuk menembus pertahanan lawan saat transisi. Selubung senjata tersembunyi Mbappe terkuak saat mencetak gol kemenangan Real atas Leganes di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid. Selain kecepatan, Mbappe menunjukkan keahliannya dalam mengeksekusi tendangan bebas dari jarak sekitar 22 meter.
Dalam proses mengeksekusi tendangan bebas, Mbappe sedikit dibantu oleh Fran Garcia. Bola lebih dulu ditahan oleh Garcia sebelum ditendang Mbappe. Bola bidikan Mbappe menukik melewati pagar hidup Leganes. Dalam sekejap, bola sudah bersarang di sudut kiri bawah gawang kiper Marko Dmitrovic.
Saya tahu bahwa dari sisi itu saya bisa menendang seperti itu. Saya melihat ruang dan bertanya kepada rekan setim apakah mereka mengizinkan saya melakukannya (tendangan bebas).
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/30/124662c7fab1af65a1c63b2daa981bff-AFP_38EK9LB.jpg)
Gol tersebut membuat seisi stadion bergemuruh. Selain merayakan gol langka Mbappe, para pendukung Real bersorak lantaran timnya mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dulu pada babak pertama. Dalam wawancara seusai laga, Mbappe mempersembahkan gol tersebut untuk rekan-rekan setim dan staf pelatih yang membantunya mengasah senjata tersembunyi berupa kemampuan mengeksekusi tendangan bebas.
”Kami telah berlatih tendangan bebas itu dengan staf pelatih selama beberapa minggu. Saya tahu bahwa dari sisi itu saya bisa menendang seperti itu. Saya melihat ruang dan bertanya kepada rekan setim apakah mereka mengizinkan saya melakukannya (tendangan bebas),” ujar Mbappe, dikutip dari laman Real.
Meski dikenal tidak memiliki keistimewaan dalam mengeksekusi tendangan bebas, Mbappe tetap ditunjuk oleh Pelatih Carlo Ancelotti sebagai eksekutor utama tim musim ini. Peran sebagai eksekutor tendangan bebas awalnya diemban oleh Toni Kroos. Setelah Kroos pensiun akhir musim lalu, Ancelotti tanpa ragu memilih Mbappe.
Banyak yang mempertanyakan keputusan Ancelotti itu. Sebab, selama bermain di Liga Perancis, Mbappe belum sekali pun pernah membobol gawang lawan lewat tendangan bebas. Statistik Mbappe jauh lebih mentereng saat mengambil tendangan penalti. Dari 47 kali tendangan penalti yang pernah diambil Mbappe sepanjang kariernya, ia hanya gagal sebanyak 12 kali.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/30/763a72f244c727420a1eaacb5ef10a3e-AFP_38EJ2BP.jpg)
Ancelotti pun membuktikan keputusannya memberi kepercayaan kepada Mbappe sebagai eksekutor utama tendangan bebas Real tidak keliru. Ia selalu percaya terhadap potensi yang dimiliki Mbappe. Di mata Ancelotti, Mbappe bukan sekadar penyerang yang hanya mengandalkan kecepatan berlari, melainkan juga teknik tendangan bebas.
”Dia telah beradaptasi dengan sangat baik dan membuat perbedaan. Itulah yang kami inginkan darinya. Dia mencoba tendangan bebas kemarin dan itu berjalan dengan baik. Dia sangat efektif. Kami menaruh kepercayaan kami padanya hari ini,” kata Ancelotti.
Kepercayaan Ancelotti dibayar dengan tuntas oleh Mbappe. Gol tendangan bebas itu pada akhirnya mengunci kemenangan Real yang pada babak pertama dikejutkan oleh gol Leganes yang dicetak Diego Garcia dan Daniel Raba. Adapun pada babak pertama, Real membuka keunggulan lebih dulu melalui penalti Mbappe.
Setelah tertinggal, Real meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua. Real total melepaskan 13 tendangan dengan lima di antaranya mengarah tepat sasaran. Gol penyeimbang Real akhirnya tercipta berkat kejelian Jude Bellingham mengoptimalkan bola liar hasil pantulan dari mistar gawang. Setelah itu, Real akhirnya memastikan poin penuh berkat tendangan bebas Mbappe.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/30/d97a422ecaa28c608d51945eabcdbd8b-334ca76b07eb42bea70935ab8c3a73dd_0_ef9bdfc6120c4e00a13a84ef2eb29cf5.jpg)
”Kami tidak berada dalam posisi yang baik, tetapi kami memiliki intensitas karena kami bangkit dari ketertinggalan dan pada akhirnya kami menang. Saya tidak dapat mengingat pertandingan di mana kami tidak menderita. Yang penting adalah kami semua menderita dan berkorban. Tidak ada pertandingan yang mudah dan kami sangat menyadari hal itu,” tutur Ancelotti.
Berkat tambahan tiga poin dari Leganes, Real bisa tetap memberi tekanan kepada Barcelona di puncak klasemen sementara Liga Spanyol. Kedua tim sama-sama mengoleksi 63 poin, tetapi Barca masih memiliki satu laga yang belum dimainkan kontra Girona. Jika berhasil menang, Barca dipastikan kembali unggul tiga poin atas Real.
Penulis:
I Gusti Agung Bagus Angga PutraEditor:
Wisnu Aji Dewabrata