Semifinal Grand Slam Pertama Naomi Osaka sebagai Ibu

Naomi Osaka lolos ke semifinal turnamen tenis Amerika Serikat Terbuka. Dia mengalahkan petenis yang menyingkirkannya di turnamen yang sama pada 2024.

04 Sep 2025 12:50 WIB · Olahraga

Oleh Yulia Sapthiani

NEW YORK, RABU — Kekalahan pada babak kedua turnamen Grand Slam Amerika Serikat Terbuka 2024 begitu membekas pada Naomi Osaka. Bertemu kembali Karolina Muchova, yang mengalahkannya di New York pada tahun lalu, kali ini, Osaka menang.

Osaka menang atas Muchova pada perempat final tunggal putri di Stadion Arthur Ashe, Flushing Meadows, New York, Rabu (3/9/2025) malam waktu setempat atau Kamis pagi waktu Indonesia. Kemenangan dengan skor 6-4, 7-6 (3) membalas kekalahan setahun lalu 3-6, 6-7 (5).

Setelah merebut set pertama melalui pertandingan yang berjalan imbang, Osaka menghadapi tantangan lebih berat pada set berikutnya. Muchova sebenarnya menjalani perawatan di ruang medis sebelum set kedua dan kembali ke lapangan dengan paha kiri dibebat. Rasa tak nyaman di kaki dirasakan sejak melawan Marta Kostyuk pada babak keempat.

Namun, saat perebutan setiap poin berlangsung, semifinalis AS Terbuka 2023 dan 2024 itu sangat kompetitif. Walau memperlihatkan ekspresi kesakitan saat tubuhnya bergerak secara tiba-tiba, Muchova tak menyerah. Dia mencuri servis Osaka pada gim pertama, tetapi langsung dibalas petenis Jepang itu pada gim berikutnya.

Hal serupa terjadi pada gim kesembilan dan kesepuluh. Muchova mematahkan servis Osaka hinggal unggul 5-4. Namun, dia gagal memanfaatkan servis pada gim berikutnya untuk membuat pertandingan berjalan tiga set. Osaka bermain lebih solid dalam posisi menerima servis hingga bisa berbalik menekan lawannya.

Naomi Osaka melakukan pukulan saat menghadapi Karolina Muchova pada perempat final AS Terbuka di New York, Kamis (4/9/2025) pagi WIB. Osaka lolos ke semifinal.

Set kedua akhirnya berlangsung hingga tiebreak dan laju Osaka tak terhenti untuk mendapat tujuh poin terlebih dulu. Ekspresi wajahnya memperlihatkan rasa tak percaya bahwa dia lolos ke semifinal.

Di tribune, ibunya, Tamaki Osaka, menangis sambil dipeluk anggota tim pelatih yang dipimpin Tomasz Wiktorowski. Dia adalah mantan pelatih Iga Swiatek yang kalah dari Amanda Anisimova, 4-6, 3-6, pada perempat final, Rabu siang waktu setempat.

”Pertandingan yang sangat sulit. Karolina adalah salah satu petenis terbaik dan setiap kali bertemu dengannya, saya selalu kesulitan. Tahun lalu, dia mengalahkan saya saat saya mengenakan pakaian terbaik. Jadi, itu sangat mengecewakan,” kata Osaka diiringi tawa penonton yang memenuhi stadion.

Osaka tampil di AS Terbuka 2024 setelah absen dari turnamen sepanjang 2023 karena hamil dan melahirkan anak pertamanya, Shai. Penampilan yang selalu modis di luar lapangan tenis dibawa Osaka ke lapangan.

Kolaborasi dengan sponsornya, Nike, membuat Osaka bisa mengenakan pakaian yang selalu berbeda dengan petenis lain. Di Flushing Meadows pada 2024, Osaka memakai pakaian bergaya harajuku. Saat memasuki lapangan, dia mengenakan jaket pendek dengan pita besar di bagian punggung yang dipadukan rok tutu.

Naomi Osaka melakukan pukulan saat menghadapi Karolina Muchova pada perempat final AS Terbuka di New York, Kamis (4/9/2025) pagi WIB.

Begitu rok berbahan tulle dan jaketnya dibuka, pakaian bertandingnya terlihat tak kalah modis, yaitu gaun tanpa lengan dengan bagian rok yang terdiri atas beberapa lapisan (ruffle). Detail pita menghiasai pinggang bagian belakang. Pita kecil juga terdapat di bagian belakang sepatu.

Osaka menyiapkan dua warna, yaitu hitam untuk dipakai pada pertandingan malam dan hijau saat bertanding di saat terang. Namun, Osaka tak dapat memamerkan desain unik pakaiannya itu dalam waktu lama. Dia hanya sempat dua kali memakainya karena kalah dari Muchova pada babak kedua.

Pakaian tak hanya menjadi satu-satunya faktor yang disesali. Osaka begitu terpukul dengan kekalahan tersebut hingga mengatakan, ”Apa yang salah dengan diri saya?”

Dia tak menduga bahwa kembali ke turnamen setelah absen selama 16 bulan karena melahirkan bukan hal yang mudah. Apalagi, Osaka sangat antusias bertanding kembali dengan status sebagai ibu.

Pemilik empat juara Grand Slam ini berada di tribune Stadion Arthur Ashe saat Cori Gauff menjuarai AS Terbuka 2023. Osaka, yang hadir setelah dua bulan melahirnya, telah membayangkan bertanding kembali di tempat Gauff mendapatkan gelar Grand Slam pertamanya.

Karolina Muchova melakukan pukulan saat menghadapi Naomi Osaka pada perempat final AS Terbuka di New York, Kamis (4/9/2025) pagi WIB.

Namun, perjalanannya tak sesuai ekspektasi. Dia menyatakan bahwa musim tersebut pada akhirnya menjadi tahun pembelajaran karena lebih sering tersingkir pada dua babak awal walaupun merasa sudah bermain baik.

Dalam tujuh turnamen Grand Slam dalam status sebagai ibu (sejak awal 2024), hasil terbaik yang didapat Osaka adalah babak ketiga Australia dan Wimbledon 2025. Adapun di Perancis Terbuka, dia tersingkir pada babak pertama.

Osaka kembali ke Flushing Meadows pada 2025 dengan penampilan yang tak kalah modis seperti setahun sebelumnya dan kali ini bisa mengenakannya lebih lama. Dia mempunyai dua gaun, berwarna merah dan ungu, yang dihias kristal di bagian dada dan pinggang.

Dia juga berbekal persiapan yang lebih baik meski dengan pengorbanan yang lebih besar. Demi mendapat hasil baik yang bisa menumbuhkan rasa percaya diri, petenis berusia 27 tahun itu tampil pada turnamen level rendah, WTA 125 Saint Marlo, Perancis, awal Mei. WTA 125 adalah turnamen di luar struktur WTA Tour yang terdiri atas WTA 250, 500, dan 1000.

Dia juara di Saint Marlo, tetapi itu tak membuatnya mendapat hasil baik dalam sekejap. Pada ajang besar di lapangan tanah liat dan rumput, Osaka tersingkir pada babak pertama Perancis Terbuka dan babak ketiga Wimbledon.

Rasa percaya dirinya kembali tumbuh saat didampingi Wiktorowski, yang menggantikan Patrick Mouratoglou, pada Juli. Pelatih asal Polandia itu langsung mendampingi Osaka pada turnamen WTA 1000 Kanada, salah satu ajang pemanasan AS Terbuka. Osaka mencapai final sebelum kalah dari remaja tuan rumah, Victoria Mboko.

Naomi Osaka (kanan) memeluk Karolina Muchova seusai bertemu pada perempat final AS Terbuka di New York, Kamis (4/9/2025) pagi WIB.

Maka, semifinal AS Terbuka 2025 menjadi pencapaian besar meski Osaka pernah mendapat hasil lebih baik, yaitu saat menjadi juara pada 2018 dan 2020.

”Saya sangat besyukur bisa berada di sini, semifinal pertama sebagai ibu. Tahun lalu, saya menonton di tribune dan berharap mendapat kesempatan bermain kembali di sini. Jadi, ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Saya terkejut, saya tidak menangis saat ini,” katanya.

Osaka memiliki rekor baik di ajang Grand Slam, yaitu selalu juara setiap kali menembus perempat final. Selain AS Terbuka 2028 dan 2020, Osaka menjuarai Australia Terbuka 2019 dan 2021.

Anisimova singkirkan Swiatek

Kemenangan atas Muchova membuka peluang bertahannya rekor tersebut. Namun, sebelum menatap gelar juara, dia harus menghadapi dulu Anisimova, yang performanya meningkat pada tahun ini, pada Kamis malam waktu setempat. Petenis tuan rumah itu mendapat gelar pertama dari level WTA 1000, yaitu dari turnamen di Doha, Qatar, pada Februari.

Dia pun tampil di final Grand Slam untuk pertama kali saat melawan Swiatek di Wimbledon. Namun, Anisimova kalah dengan hasil terburuk dalam kariernya, 0-6, 0-6. Sekitar 1,5 bulan setelah kekalahan tersebut, Anisimova membalasnya di hadapan publiknya sendiri yang akan menjadi semifinal pertamanya di AS Terbuka.

Kewaspadaan Osaka atas Anisimova didasari faktor lain, yaitu dia selalu kalah dalam dua pertemuan sebelumnya yang juga berlangsung di ajang Grand Slam. Osaka kalah pada babak ketiga Australia Terbuka 2022 dan babak pertama Perancis Terbuka di tahun yang sama.

APTOPIX US Open Tennis

Anisimova juga akan membawa rasa percaya diri yang tinggi setelah mengalahkan Swiatek. ”Hari ini saya menjalani pertandingan tanpa ada rasa takut sedikit pun. Dengan pola pikir yang positif dan usaha, hasilnya pun ternyata positif,” ujar Anisimova.

Selain Anisimova, tuan rumah juga diwakili Jessica Pegula yang akan melawan juara bertahan, Aryna Sabalenka, pada semifinal lain. Pertandingan ini merupakan ulangan final AS Terbuka 2024 yang dimenangi Sabalenka dengan skor 7-5, 7-5.

Di tunggal putra, petenis nomor satu dunia yang juga juara bertahan, Jannik Sinner, tak terbendung untuk lolos ke semifinal. Sinner mengalahkan Lorenzo Musetti 6-1, 6-4, 6-2 pada perempat final dan akan melawan Felix Auger-Aliassime di babak berikutnya.

Bagi Auger-Aliassime, yang pernah dilatih Toni Nadal, ini menjadi semifinal pertama di ajang Grand Slam setelah AS Terbuka 2021. Petenis Kanada tersebut menjadi salah satu angkatan ”NextGen” bersama Stefanos Tsitsipas, Alexander Zverev, dan Andrey Rublev. Namun, tak ada satu pun di antara mereka yang menjuarai Grand Slam hingga saat ini.

Selain Sinner melawan Auger-Aliassime, semifinal tunggal putra yang berlangsung Jumat juga mempertemukan Carlos Alcaraz dan Novak Djokovic. Alcaraz adalah salah satu favorit juara tunggal putra selain Sinner, tetapi dia kalah dalam dua pertandingan terakhir melawan Djokovic yang berusia 38 tahun. Kekalahan itu dialami di final Olimpiade Paris 2024 dan perempat final Australia Terbuka 2025. (AFP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Galih Rudanto