Sempurna Lawan Tim Tuan Rumah, LKG BRI Indonesia Melaju ke 16 Besar

LKG BRI Indonesia melaju babak perdelapan final Piala Gothia 2025. Lima gim lawan tim Swedia diakhiri dengan kemenangan.

18 Jul 2025 17:55 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar dari Gothenburg, Swedia

GOTHENBURG, JUMAT — LKG BRI Indonesia menjaga rekor sempurna melawan tim asal tuan rumah Swedia pada babak 32 besar. Mengalahkan Stuvsta IF, 3-0, Jumat (18/7/2025), di Arena SKF, melanjutkan langkah ”Laskar Kera Sakti” ke fase 16 besar.

Tiga gol LKG BRI diciptakan oleh Muhammad Akbar Ramadhan (12'), Luthfi Helmi Hanafi (18'), dan Aldo Julian Al Ajri (55'). Dengan hasil itu, LKG BRI Indonesia menjaga rekor sempurna dengan selalu menang pada enam pertandingan Boys15 Piala Gothia 2025.

Lima dari enam lawan itu adalah tim asal Swedia. Laskar Kera Sakti mencatatkan 19 gol dan nirbobol menghadapi klub-klub muda tuan rumah.

Secara total, LKG BRI Indonesia sudah menghasilkan 25 gol dan 1 gol kemasukan. Satu-satunya gol yang bersarang tercipta melalui eksekusi penalti pada gim kedua babak penyisihan Grup 29 kontra Prep Schools District dari Inggris.

”Pemain bermain baik. Tidak ada waktu untuk berpuas karena kami harus segera bersiap menghadapi babak 16 besar,” kata Pelatih LKG BRI Indonesia Tb Wahyudin Syah seusai laga.

Demi menjaga energi pemain, tim pelatih melakukan rotasi mulai babak kedua. Sebanyak 17 pemain, kecuali bek tengah, Puma Nandhito, mendapat kesempatan bermain. Para pemain pengganti bermain lebih dari 15 menit.

Gelandang LKG BRI Indonesia, Aldo Julian Al Ajri, merayakan gol ke gawang Stuvsta pada laga babak 32 besar Boys15 Piala Gothia 2025, Jumat (18/7/2025), di Arena SKF, Gothenburg, Swedia. Kemenangan 3-0 antar LKG BRI Indonesia ke babak perdelapan final.

Pada babak 16 besar, LKG BRI Indonesia bakal menghadapi tim Inggris lainnya, Skouted FC. Mereka memenangi duel Britania Raya kontra Hutchinson Vale FC asal Skotlandia dengan skor akhir 3-0.

Laga perdelapan final itu tersaji di Lapangan Lemmingvallen 2. Para pemain terbaik Liga Kompas U-14 Powered by BRI itu menempuh perjalanan sekitar enam kilometer atau 25 menit dari Arena SKF, yang merupakan tempat pertandingan pertama, menuju lokasi pertandingan kedua.

Luthfi menjadi pemain ke-10 LKG BRI Indonesia yang menyumbang gol di Piala Gothia 2025. Kondisi itu menegaskan beragamnya sumber gol yang memberi keuntungan bagi permainan ofensif Laskar Kera Sakti. Akbar makin menunjukkan predikatnya sebagai pencetak gol terbanyak dengan tujuh gol.

”Tentu senang akhirnya bisa mencetak gol. Pertandingan sebelumnya sempat beberapa kali gagal, tetapi saya bisa menebus itu. Saya ingin memberikan kontribusi untuk kemenangan tim di gim selanjutnya,” kata Luthfi.

Mendominasi

Selain menang, LKG BRI Indonesia melanjutkan permainan dominan atas lawan. Sejak sepak mula, penguasaan bola telah dikuasai tim.

Laga berjalan enam menit, LKG BRI Indonesia sudah mengkreasikan tiga peluang besar. Hal itu diawali sepakan penyerang sayap, Rayina Pamungkas, yang bisa ditepis kiper Stuvsta.

Pemain LKG BRI Indonesia merayakan gol M Akbar Ramadhan (kedua dari kiri) ke gawang Stuvsta pada laga babak 32 besar Boys15 Piala Gothia 2025, Jumat (18/7/2025), di Arena SKF, Gothenburg, Swedia. Kemenangan 3-0 antar LKG BRI Indonesia ke babak perdelapan final.

Kemudian, situasi kemelut tercipta. Rayina melepaskan satu kali tembakan yang kembali bisa dihalau kiper lawan. Menyusul, Akbar melepaskan tembakan yang diblok bek tim Swedia di garis gawang.

Gol tercipta di menit ke-12 melalui sepakan terarah Akbar. Lima menit berselang, Akbar melayani Luthfi dengan memberikan operan di dalam kotak penalti Svursta. Sebelum asis itu, Akbar sempat melewati satu bek Stuvsta untuk membuka ruang pertahanan lawan.

Kemenangan LKG BRI Indonesia dikunci oleh Aldo melalui proses serangan balik cepat. Aldo melepaskan tembakan mendatar di dalam kotak penalti yang mampu menggetarkan jala gawang Stuvsta untuk ketiga kalinya.

Secara keseluruhan, Laskar Kera Sakti melepaskan 27 tembakan di sepertiga akhir pertahanan Stuvsta. Adapun tim asal Swedia itu hanya membuat tiga tembakan. Dua tembakan di antaranya tepat sasaran dan mampu diantisipasi kiper, Fazil Darvesh.

Dua peluang terbaik Stuvsta tercipta pada menit ke-41 dan ke-53. Peluang pertama mereka berawal dari umpan silang yang diakhiri sundulan, lalu ancaman kedua berasal dari tendangan bebas.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar dari Gothenburg, Swedia
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Apolonius Lase