Senior Ganda Putra Masih Jadi Tumpuan

Pemain muda sektor ganda putra Indonesia berguguran. Para senior masih menjadi tumpuan di Daihatsu Indonesia Masters 2025.

21 Jan 2025 22:13 WIB · Olahraga

Oleh Riana A Ibrahim, Rebiyyah Salasah

JAKARTA, KOMPAS — Kejutan yang diharapkan dari para pemain muda di gelaran Daihatsu Indonesia Masters 2025 ini, terutama di sektor ganda putra, urung terlaksana. Satu per satu perwakilan ganda putra gugur di hari pertama sebagai tuan rumah di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (21/1/2025).

Laga perdana dibuka babak kualifikasi pasangan Raymond Indra/Patra Harapan Rindorindo yang merupakan pemain pratama Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Keduanya melawan pasangan Malaysia, Kang Khai Xing/Aaron Tai, dan menang dalam tiga babak, 21-19, 19-21, 21-19.

Namun, ketika menjejak ronde 32 besar, keduanya yang sempat unggul hingga pertengahan set pertama harus mengakui kegigihan duo pemain Thailand, Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh, dengan skor dua set langsung, 18-21, 9-21.

Harapan selanjutnya, berada pada pasangan di luar PBSI, yaitu Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Akan tetapi, keduanya dipaksa mengakui keunggulan pasangan China, Xie Hao Nan/Zeng Wei Han, lewat pertarungan rubber game 21-15, 15-21, 16-21. Di atas kertas, Sabar/Reza yang berada pada peringkat ke-10 dunia lebih dijagokan melaju ke babak 16 besar.

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Rahmat Hidayat dan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan berhadapan dengan pebulu tangkis ganda putra Malaysia Low Hang Yee dan Ng Eng Cheong pada babak 32 besar Daihatsu Indonesia Master 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2025). Rahmat Hidayat dan Yeremia Rambitan harus mengakui kekalahan dari pasangan Malaysia Low Hang Yee dan Ng Eng Cheong dengan skor 14-21, 21-1, dan 18-21. Indonesia Master 2025 resmi digelar mulai dari 21-26 Januari 2025. Indonesia Masters Super 500 yang menjadi turnamen level menengah ini menjadi ajang para pemain muda Indonesia memperlihatkan kemampuannya. KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 21-01-2025

Kepahitan di nomor ganda putra disusul kekalahan Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Mereka terhenti langkahnya di 32 besar seusai menyerah dari wakil Malaysia, Low Hang Yee/Eng Cheong Ng, dengan skor 14-21, 21-19, 18-21. Sepanjang pertandingan, Rahmat/Yere kerap melakukan kesalahan sendiri yang berakibat kok jatuh di lapangan sendiri atau gagal melewati net.

Upaya Yere menjajal smes berulang kali juga sering gagal, terutama di set ketiga. Pengamatan keduanya kerap pula meleset sehingga kok yang semestinya jatuh di dalam lapangan justru terlewat dan menambah poin lawan.

Pertandingan terakhir ganda putra Indonesia di hari pertama, yakni pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, juga berakhir lesu. Leo, yang tahun lalu menjadi pemuncak Indonesia Masters 2024 bersama Daniel Marthin, kali ini tak bisa mengulangi prestasinya.

Bahkan bersama pasangan barunya, ia harus rela tersingkir di babak 32 besar melawan pasangan Malaysia, Nur Mohd Azryin Ayub Azryin/Tan Wee Kiong, dalam dua set, 21-16, 21-17.

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani berhadapan dengan pebulu tangkis ganda putra China Xie Ha Nan dan Zeng Wei Han pada babak 32 besar Daihatsu Indonesia Master 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2025). Sabar Gutama dan Reza Isfahani kalah dari Xie Hao Nan dan Zeng Wei Han dengan skor 21-15, 15-21, dan 16-21. Indonesia Master 2025 resmi digelar mulai dari 21-26 Januari 2025. Indonesia Masters Super 500 yang menjadi turnamen level menengah ini menjadi ajang para pemain muda Indonesia memperlihatkan kemampuannya. KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 21-01-2025

Asa senior

Baru pada pertandingan ke-10 di lapangan 1, ganda putra ranking keempat dunia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, meraih kemenangan di babak pertama menghadapi pasangan Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard, dengan skor 13-21, 21-19, 21-11.

Quote

Pada laga ini lawan bermain dengan sangat baik. Kami malah membuat banyak kesalahan sendiri.

Kendati demikian, kemenangan ini diperoleh dengan susah payah. Ganda putra berakronim FajRi itu banyak membuang kesempatan di awal laga sehingga harus tertinggal. Keduanya pun nyaris ikut tersingkir dari gelaran Indonesia Masters 2025 ketika sempat tertinggal di babak kedua.

Namun, persoalan teknis yang dihadapi di lapangan,rupanya membuyarkan konsentrasi pasangan Denmark yang membuat keduanya kerap melakukan eror sepanjang permainan.

Juara All England 2024 itu akhirnya mampu memaksa laga berlanjut ke gim penentuan seusai mengubah gaya bermain lebih menyerang. Setelah mendapatkan momentum, Fajar/Rian akhirnya mampu menutup laga dengan kemenangan dalam tempo 54 menit.

”Pada laga ini lawan bermain dengan sangat baik. Kami malah membuat banyak kesalahan sendiri. Sepanjang pertandingan kami mencoba untuk mencari pola permainan yang pas. Kami mencoba terus menyerang untuk bisa bermain lebih baik lagi pada gim kedua dan ketiga,” ujar Rian.

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto, berhadapan dengan pebulu tangkis ganda putra Denmark, Daniel Lundgaard dan Mads Vestergaard, pada babak 32 besar Daihatsu Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2025). Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto melaju ke babak selanjutnya setelah menang dari pebulu tangkis ganda putra Denmark, Daniel Lundgaard dan Mads Vestergaard, dengan skor 13-21, 21-19, dan 21-11.
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto berhadapan dengan pebulu tangkis ganda putra Denmark Daniel Lundgaard dan Mads Vestergaard pada babak 32 besar Daihatsu Indonesia Master 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2025). Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto melaju ke babak selanjutnya setelah menang dari pebulu tangkis ganda putra Denmark Daniel Lundgaard dan Mads Vestergaard dengan skor 13-21, 21-19, dan 21-11. Indonesia Master 2025 resmi digelar mulai dari 21-26 Januari 2025. Indonesia Masters Super 500 yang menjadi turnamen level menengah ini menjadi ajang para pemain muda Indonesia memperlihatkan kemampuannya. KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 21-01-2025
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto berhadapan dengan pebulu tangkis ganda putra Denmark Daniel Lundgaard dan Mads Vestergaard pada babak 32 besar Daihatsu Indonesia Master 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2025). Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto melaju ke babak selanjutnya setelah menang dari pebulu tangkis ganda putra Denmark Daniel Lundgaard dan Mads Vestergaard dengan skor 13-21, 21-19, dan 21-11. Indonesia Master 2025 resmi digelar mulai dari 21-26 Januari 2025. Indonesia Masters Super 500 yang menjadi turnamen level menengah ini menjadi ajang para pemain muda Indonesia memperlihatkan kemampuannya. KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 21-01-2025
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto berhadapan dengan pebulu tangkis ganda putra Denmark Daniel Lundgaard dan Mads Vestergaard pada babak 32 besar Daihatsu Indonesia Master 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2025). Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto melaju ke babak selanjutnya setelah menang dari pebulu tangkis ganda putra Denmark Daniel Lundgaard dan Mads Vestergaard dengan skor 13-21, 21-19, dan 21-11. Indonesia Master 2025 resmi digelar mulai dari 21-26 Januari 2025. Indonesia Masters Super 500 yang menjadi turnamen level menengah ini menjadi ajang para pemain muda Indonesia memperlihatkan kemampuannya. KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN (FAK) 21-01-2025

”Kami mencoba mempercepat tempo permainan. Saat kami lebih banyak menunggu serangan di gim pertama, kami mempercepat tempo dan akhirnya pada gim ketiga mampu mengembalikan kedudukan,” Fajar menambahkan.

Dengan kemenangan ini, Fajar/Rian akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Low Hang Yee/Eng Cheong Ng yang pada laga sebelumnya mengalahkan wakil tuan rumah, Rahmat/Yere.

Menghadapi babak 16 besar turnamen BWF Super 500, peraih medali perak Asian Games 2018 itu bertekad untuk bisa memperbaiki penampilan agar bisa mewujudkan target meraih gelar juara di hadapan publik Istora Senayan.

”Diandalkan jadi juara itu merupakan tantangan dan motivasi buat kami. Kami juga sudah lama tidak menjadi juara. Semoga dengan gelar juara di turnamen BWF Super 500 ini bisa menjawab tantangan dari pengurus,” ungkap Fajar.

Selain Fajar/Rian, pasangan yang hendak pensiun, yaitu Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, justru mencipta kemenangan ketika menghadapi pasangan Taiwan, Chiang Chien-Wei/Wu Hsuan-Yi, dalam dua set langsung, 21-19, 22-20. Keduanya akan berlaga kembali pada Kamis (23/1/2025) melawan Junaidi Arif/Roy King Yap dari Malaysia.

Di hari kedua atau Rabu (22/1/2025), Indonesia untuk ganda putra masih menyisakan sepasang pemain muda yang belum lama ini dirombak, yakni Daniel Marthin/Muhammad Shohibul Fikri.


Kerabat Kerja

Penulis:

Riana A Ibrahim, Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata