PERANG TIMUR TENGAH

Serangan Israel Tewaskan 31 Orang di Lebanon, Arab Saudi Cegat ”Drone” Iran

Iran telah memperingatkan serangan ke negara itu akan berdampak luas. Hal itu terbukti. Serangan gabungan AS-Israel ke Iran menimbulkan kekacauan di Timur Tengah.

02 Mar 2026 18:49 WIB · Internasional

AFP

Oleh Tatang Mulyana Sinaga

BEIRUT, SENIN — Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran meluas ke sejumlah negara Timur Tengah. Serangan udara Israel ke Lebanon menewaskan 31 orang. Sementara Arab Saudi mencegat serangan drone yang menargetkan kilang minyak di negara itu.

Serangan Israel ke Lebanon, Senin (2/3/2026), merupakan balasan terhadap serangan roket Hizbullah, kelompok militan yang didukung Iran. Hizbullah menyerang Israel setelah gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei oleh serangan gabungan AS-Israel, Sabtu (28/2/2026).

Militer Israel berjanji mengintensifkan serangannya ke Lebanon dan membuat Hizbullah membayar harga yang mahal atas serangan roketnya. Serangan Israel menghantam pinggiran selatan Beirut dan wilayah Lebanon selatan yang diklaim sebagai daerah kekuasaan Hizbullah.

Data Kementerian Kesehatan Lebanon menyebutkan, sedikitnya 31 orang tewas akibat serangan Israel. Serangan ini juga melukai 149 orang. Penduduk di lebih dari 50 desa di Lebanon selatan dan kawasan Lembah Bekaa diminta untuk mengosongkan rumah mereka.

Debris covers a street beside an apartment building hit by an Israeli airstrike in Dahiyeh, Beirut's southern suburb, Lebanon, Monday, March 2, 2026. (AP Photo/Hussein Malla)
Api terlihat di sebuah bangunan yang rusak setelah serangan udara Israel di lingkungan pinggiran selatan Beirut, Haret Hreik, pada 2 Maret 2026.

Israel-Hizbullah saling serang saat otoritas Lebanon berupaya melindungi negaranya agar tidak terdampak oleh serangan AS-Israel ke Iran. Serangan Hizbullah ke Israel merupakan yang pertama sejak gencatan senjata November 2024.

Hizbullah melancarkan kampanye melawan Israel dalam semalam dan mereka sepenuhnya bertanggung jawab atas setiap eskalasi,” ujar Kepala Militer Israel Eyal Zamir.

Keterangan dari militer Israel menyebutkan, sejumlah proyektil ditembakkan dari Lebanon dan jatuh di area terbuka di Israel. Belum ada laporan korban atas serangan tersebut. Namun, serangan itu memancing kemarahan Pemerintah Lebanon yang tidak ingin terlibat dalam konflik di Timur Tengah.

Presiden Lebanon Joseph Aoun mengatakan, serangan dari wilayah negaranya berisiko menyeret negara itu ke dalam konflik regional. Sementara Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam menyebut serangan roket itu tidak bertanggung jawab.

Quote

Konflik Israel-Hizbullah terjadi saat otoritas Lebanon berupaya melindungi negaranya agar tidak terdampak oleh serangan AS-Israel ke Iran. Serangan Hizbullah ke Israel merupakan yang pertama sejak gencatan senjata November 2024.

”Kami tidak akan membiarkan negara ini terseret ke dalam konflik baru. Kami akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menangkap para pelaku dan melindungi rakyat Lebanon,” kata Salam.

Hizbullah mengakui serangan ke Israel sebagai balasan atas kematian Ali Khamenei. Hizbullah menyebutkan serangannya menargetkan situs militer Israel di selatan kota Haifa.

”Hizbullah memilih rezim Iran daripada negara Lebanon dan memulai serangan terhadap warga sipil kami. Mereka akan membayar harga yang mahal. Serangan terus berlanjut, intensitasnya akan meningkat,” ucap Kepala Komando Utara Israel Rafi Milo.

Dilansir dari Al Jazeera, otoritas Beirut telah meminta komunitas internasional untuk menekan Israel agar mengakhiri pelanggarannya. Pada Januari lalu, Beirut mengajukan pengaduan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mendokumentasikan 2.036 pelanggaran kedaulatan Lebanon oleh Israel selama Oktober-Desember 2025.

Officers from Israel's Home Front Command search through the rubble of a damaged apartment building after an Iranian missile strike, in Tel Aviv, Israel, early Sunday, March 1, 2026. (AP Photo/Ohad Zwigenberg)

Selain Hizbullah, Iran juga masih melanjutkan serangannya ke Israel. Iran telah memperingatkan Israel untuk melancarkan serangan balasan setelah terbunuhnya Ali Khamenei.

Keterangan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyebutkan, pihaknya menargetkan serangan ke pusat pemerintahan Israel di Tel Aviv serta pusat keamanan dan militer di Haifa. Serangan rudal balistik itu turut menyasar kawasan Yerusalem Timur.

”Drone” targetkan kilang minyak Saudi

Peringatan Iran bahwa serangan ke negara itu akan berdampak luas terbukti. Negara-negara Timur Tengah yang dianggap mendukung AS-Israel ikut terdampak. Pangkalan militer AS di Timur Tengah tidak luput dari serangan balasan Iran.

Dalam foto yang dirilis oleh Tentara Iran pada 24 Agustus 2022 ini terlihat pesawat-pesawat nirawak (drone) yang siap diluncurkan dalam latihan perang drone militer di Iran. *** Local Caption *** Iran

Tak hanya pangkalan militer, pesawat nirawak atau drone Iran juga menargetkan kilang minyak Ras Tanura di Arab Saudi. Kilang ini memiliki kapasitas produksi lebih dari setengah juta barel minyak mentah per hari.

Arab Saudi mengklaim menembak jatuh drone itu. Namun, meskipun dapat dicegat, puing-puingnya memicu kebakaran dan dapat melukai orang-orang. Asap hitam tebal mengepul di sekitar lokasi setelah serangan ini.

Pemerintah Siprus juga melaporkan sebuah drone Iran jatuh di pangkalan militer Inggris di Siprus, Senin. ”Sebuah pesawat nirawak Shahed jatuh di fasilitas pangkalan militer Inggris di Akrotiri dan menyebabkan kerusakan material kecil,” ujar Presiden Siprus Nikos Christodoulides.

Infografik Serangan AS-Israel ke Iran

Menurut Christodoulides, saat ini kondisi geopolitik menghadapi banyak tantangan dan mengalami ketidakstabilan. Krisis keamanan terjadi di banyak tempat setelah serangan gabungan AS-Israel ke Iran.

”Tanah air kita tidak berpartisipasi dengan cara apa pun dan tidak bermaksud untuk menjadi bagian dari operasi militer apa pun,” ucapnya.

Inggris telah mengizinkan AS menggunakan pangkalan militernya untuk melancarkan serangan yang bertujuan menghancurkan rudal Iran dan peluncurnya. Namun, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menekankan pihaknya tidak terlibat dalam serangan awal ke Iran dan tidak bergabung dalam serangan ofensif saat ini.

”Akan tetapi, Iran sedang mengejar strategi bumi hangus. Jadi, kami mendukung pertahanan diri kolektif sekutu dan rakyat kami di wilayah tersebut,” katanya. (AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Tatang Mulyana Sinaga
 | 

Editor:

Nur Hidayati
 | 

Penyelaras Bahasa:

Yuliana Karim